Memeriksa Kebiasaan untuk Menghemat Uang

 Memeriksa Kebiasaan untuk Menghemat Uang

BIBLIOTIKA - Apakah Anda seorang pengumpul atau kolektor kartu keanggotaan? Mungkin kartu anggota suatu klub olahraga (gymnasium), kartu anggota warnet tertentu, atau bahkan kartu kepemilikan atas sesuatu yang menyebabkan Anda membayar iuran atau biayanya.

Cobalah lihat kembali efektivitas dari kepemilikan atau keanggotaan-keanggotaan itu. Apakah Anda memang memanfaatkan keanggotaan atau kepemilikan itu dengan baik dan rutin? Atau telah sangat jarang sekali menggunakannya?

Biasanya, keanggotaan untuk suatu klub tertentu, baik klub olahraga sampai klub internet, memungut iuran atau biaya keanggotaan sebagai sarana untuk memberikan fasilitas bagi anggotanya. Apabila fasilitas keanggotaan ini tidak pernah lagi dipakai atau setidaknya jarang digunakan, maka sebaiknya batalkan saja keanggotaan itu karena biaya yang telah Anda keluarkan menjadi tidak bermanfaat lagi.

Kalau Anda saat ini menjadi anggota di suatu klub fitnes dan membayar biaya keanggotaan yang dihitung setiap tahun, cermati berapa kali Anda menggunakan fasilitas tempat fitnes itu.

Kalau Anda hanya pergi ke sana tiga bulan sekali atau setidaknya dua bulan sekali, maka sebaiknya Anda tidak perlu menjadi anggota dan Anda dapat membayar sejumlah yang ditetapkan secara reguler setiap kali ke sana; ini akan jauh lebih hemat.

Kalau selama ini Anda berlangganan koran harian, majalah mingguan atau bulanan, lihat dan cermati kembali, apakah Anda memang memiliki waktu yang cukup untuk membaca dan menikmati koran-koran yang diantarkan setiap hari itu? Atau mempelajari majalah yang telah Anda bayar itu?

Kalau kemudian koran-koran dan majalah itu hanya menjadi tumpukan kertas yang tak terbaca, atau Anda hanya punya waktu membacanya beberapa menit saja setiap hari, maka sebaiknya hentikan saja langganan koran atau majalah itu. Tumpukan koran dan majalah yang tak terbaca hanya akan memberati pikiran Anda, menyita ruangan di rumah Anda, sekaligus juga memboroskan pengeluaran Anda.

Begitu pula dengan kepemilikan sesuatu yang mengharuskan Anda membayar biayanya. Kepemilikan SDB (Safe Deposit Box) di bank, misalnya, atau kepemilikan kotak pos di kantor pos. Lihat dan perhitungkan apakah kepemilikan yang berbiaya cukup mahal itu memang memberikan manfaat yang setimpal ataukah hanya menghambur-hamburkan uang?

Kalau kepemilikan sebuah SDB di bank hanya berfungsi untuk menyimpan sebuah paspor, maka sebaiknya batalkan saja kepemilikan itu. Kalau kepemilikan sebuah kotak pos hanya untuk menerima sepuluh surat pertahunnya, maka batalkan saja kepemilikan kotak pos itu.

Nah, mungkin di rumah Anda juga ada telepon rumah yang mewajibkan Anda membayar biaya abonemen setiap bulannya? Kalau sekarang Anda lebih sering menggunakan ponsel dan dering telepon rumah sudah jarang sekali terdengar, kenapa tidak putuskan saja sambungan telepon itu daripada membayar abonemen yang terbuang sia-sia?

Mungkin Anda berpikir kalau suatu saat nanti Anda akan rajin ke tempat fitnes lagi dan merasa berat kalau sekarang harus membatalkan keanggotaan Anda? Tak perlu khawatir.

Jika suatu waktu nanti Anda memang membutuhkan keanggotaan atas suatu klub atau organisasi tertentu, mereka selalu siap menerima kehadiran Anda kembali. Begitu pula bank akan selalu menyediakan SDB untuk Anda kalau Anda ingin menyewanya lagi, sebagaimana kantor pos akan mengulurkan satu nomor kotak pos kalau Anda ingin memilikinya lagi.

Penerbit koran atau majalah pun akan dengan senang hati melayani Anda kalau suatu saat nanti Anda kembali menjadi pelanggan mereka lagi—kalau Anda memang sudah merasa membutuhkannya, dan sudah memiliki waktu yang cukup untuk membacanya.

Dapatkan banyak e-book bermanfaat secara mudah dan aman. Baca penjelasannya di sini.