Membersihkan Harddisk agar Kinerja Komputer Makin Optimal

Membersihkan Harddisk agar Kinerja Komputer Makin Optimal

BIBLIOTIKA - Di dalam sebuah perangkat komputer, harddisk yang berfungsi sebagai media penyimpanan program dan data sepertinya tak berbeda dengan sebuah ruangan kantor tempat bekerja, dimana di dalamnya terdapat berbagai dokumen, kertas-kertas kerja dan segala hal yang biasa dibutuhkan dalam pekerjaan.

Semua informasi, data ataupun program yang ada di dalam sebuah komputer memang semuanya tersimpan di dalam piranti bernama harddisk ini. Karena itulah, hampir bisa dipastikan kalau ruangan harddisk ini pun disesaki dan dipadati oleh berbagai data dan program.

Banyaknya data yang ada pada harddisk secara otomatis akan mengurangi kecepatan dalam akses data di komputer. Keadaan semacam ini terjadi karena harddisk harus mencari tahu terlebih dulu data yang diinginkan dari sekian banyaknya data yang ada di dalamnya.

Kalau data yang mendiami ruang penyimpanan di dalam harddisk tersebut memang data yang penting semua, dalam arti kita memang selalu membutuhkannya setiap hari, tentu saja tidak masalah. Hanya saja, yang sering menjadi masalah adalah, ruangan pada harddisk seringkali tidak digunakan secara maksimal atau optimal.

Tanpa kita sadari, ada cukup banyak ruangan di dalam harddisk yang ternyata berisi file-file sampah atau file-file yang tidak diperlukan. Seringkali para pengguna komputer pun tidak mengetahui keadaan semacam ini, bahwa harddisk di kompternya ternyata terisi oleh file-file sampah ini, karena file-file semacam ini memang kadang tidak terlihat atau dalam keadaan hidden pada Windows Explorer.

Nah, untuk dapat mengoptimalkan penggunaan harddisk ini, beberapa cara dapat ditempuh untuk melakukannya. Biasanya, yang paling standar dan umum, adalah dengan melakukan scandisk dan defragment untuk mendekorasi ulang ruangan di dalam harddisk.

Namun, meskipun demikian, dua cara tersebut belum dapat benar-benar memecahkan masalah dalam hal optimalisasi harddisk ini. File sampah biasanya tetap ada di dalamnya, hanya saja kemudian dirapikan atau lebih ditata. Tetapi tetap saja file-file sampah tersebut tetap saja ada.

Untuk mengatasi keadaan semacam itu, maka ada beberapa cara lain yang dapat ditempuh, yang fungsinya adalah untuk membersihkan harddisk dari file sampah tersebut. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan.

Buang program yang tak terpakai

Lakukan unistall untuk semua program di dalam komputer yang tidak pernah dipakai atau yang sudah tidak terpakai lagi. Program semacam ini terkadang berkapasitas besar dan memakan ruangan atau space di dalam harddisk.

Apabila memang sudah tidak lagi dibutuhkan, sebaiknya buang saja program yang tidak perlu tersebut. Apalagi jika Anda kebetulan memiliki CD software programnya, maka sewaktu-waktu Anda pun akan dapat kembali menginstalnya lagi kalau memang sudah dibutuhkan.

Untuk melakukan uninstall atau pembuangan program yang tak terpakai ini dari komputer, Anda bisa melakukannya dengan cukup mudah. Bukalah menu Windows dan kemudian tekan Start > Control Panel > Add/Remove Program.

Setelah masuk pada jendela Add/Remove Program, maka pada layar akan terlihat daftar program yang telah terinstal di dalam komputer Anda. Klik program yang akan Anda buang, lalu klik tombol Add/Remove, lalu tunggu beberapa saat sampai program itu terhapus atau terbuang secara sempurna.

Bersihkan keranjang recycle bin

Buanglah secara berkala sampah-sampah file yang masih ada di keranjang sampah yang dalam komputer disebut sebagai Recycle Bin. Langkah ini juga dapat dilakukan karena terkadang file yang Anda buang dari komputer masih ‘mampir’ pada folder Recycle Bin ini.

Cara membuang file pada folder ini lebih mudah lagi dibanding dengan cara membuang program sampah. Anda tinggal masuk ke jendela Recycle Bin, kemudian Select All file yang ada di dalamnya, lalu hapus sampai bersih. Atau, kalau mau lebih mudah lagi, arahkan kursor pada ikon Recycle Bin yang ada di desktop, klik kanan, lalu klik pilihan ‘Empty Recycle Bin’.

Buang file pada menu akses dokumen

Ketika kita membuka-buka dokumen di dalam komputer, maka secara otomatis komputer akan menyimpan bekas-bekas pembukaan dokumen tersebut. Hal itu bisa kita lihat dengan jelas jika kita meng-klik Start, lalu arahkan ke Recent Document.

Nah, file-file itu kemudian akan menumpuk di dalam harddisk komputer, dan semuanya tersimpan di dalam folder yang disebut ‘Recent’. Semakin hari dan semakin banyak file dokumen yang kita buka, maka semakin banyak pula file-file sampah tersebut menumpuk di sana.

Untuk dapat membersihkannya secara tuntas, langkahnya cukup mudah. Masuklah ke drive C > Document and Setting > User > Recent. Maka Anda akan lihat seberapa banyak file sampah yang telah tertumpuk di sana.

Untuk membersihkan file-file sampah yang ada di sana, cukup dengan Select All dan kemudian menghapusnya sampai bersih. Cara ini akan mengurangi beban harddisk untuk menyimpan file yang pernah dibuka tetapi tidak lagi terpakai.

Buang file-file temporary

Beberapa file temporary yang tidak sengaja tersimpan di dalam harddisk juga sebaiknya dibuang atau dibersihkan. File dengan ekstensi *.tmp terkadang menumpuk di dalam harddisk tanpa pernah diketahui oleh pengguna komputer.

File temporary tersebut muncul ketika program-program yang sedang dijalankan menyimpan data sementara untuk mempercepat waktu akses dan untuk mencegah hilangnya data pada waktu terjadi masalah pada komputer, semacam hang atau matinya listrik secara tiba-tiba.

Pada program Word, misalnya, file temporary ini memiliki kegunaan untuk mempercepat eksekusi pada waktu pengguna melakukan aktivitas copy paste. Tetapi, ketika file tersebut dibuang, maka masih ada beberapa file temporary yang tidak bisa terhapus dan biasanya file temporary dengan tanggal yang sama ketika Anda menghapus jenis file ini tidak bisa terhapus.

Cara untuk dapat menghapusnya, masuklah ke Start > Menu > Search atau Find, lalu klik File & Folder dan isikan atau ketik *.tmp pada kotak ‘All or path of the file name’ d an pilih lokasinya pada drive C.

Setelah tombol Find atau Search di-klik, maka beberapa saat kemudian semua file temporary yang terdapat pada harddisk, khususnya di drive C, akan terlihat semua di sana. Untuk menghilangkannya, sekali lagi gunakan Select All dan lalu hapus semuanya.

Selain temporary file seperti di atas, ada juga file temporary lain yang perlu dihapus dari harddisk, yakni file temporary internet atau Temporary Internet File. Ini khususnya berlaku kalau Anda biasa menggunakan komputer untuk juga mengakses internet. File-file yang berisi daftar alamat yang pernah dibuka ini akan membuat komputer Anda menjadi lebih lambat kerjanya karena file-file ini memenuhi cache memori yang ada.

Cara membuangnya adalah dengan masuk ke Control Panel, kemudian klik Internet Option.

Klik Delete File yang ada pada bagian Temporary Internet Files, kemudian klik OK. Setelah langkah di atas itu dilakukan, maka semua alamat situs atau website yang pernah dikunjungi akan terhapus. Namun, meskipun penghapusan dengan cara ini akan membuat harddisk di komputer menjadi lebih bersih, tetapi cara atau langkah pembersihan ini menimbulkan konsekuensi tertentu, dalam hal ini adalah hilangnya atau terhapusnya situs-situs favorit yang biasa Anda kunjungi.

Untuk mengatasi hal itu, maka sebelumnya Anda perlu memasukkan website atau situs-situs favorit tersebut ke dalam daftar situs favorit yang ada pada toolbar di Internet Explorer atau yang lainnya terlebih dulu.

Tersedia paket e-book BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.