Membaca Bisa Mengobati dan Menghilangkan Stres

Membaca Bisa Mengobati dan Menghilangkan Stres

BIBLIOTIKA - Dengan banyak membaca, kita akan mengalami perubahan sudut pandang tertentu dalam menghadapi sesuatu. Kita akan mengalami perubahan cara berpikir dari suatu sudut pandang ke suatu sudut pandang lain. Masing-masing buku yang kita baca akan memberikan sudut pandang baru, dan kita biasanya akan terus menyerap hal itu untuk kemudian menemukan sudut pandang sendiri yang dianggap paling baik dan paling tepat.

Contohnya yang mudah seperti ini. Dengan membaca kisah-kisah perjuangan zaman Rasulullah, misalnya, kita akan dapat memperoleh kesadaran bahwa sepahit apapun perjuangan dilakukan, hasilnya adalah kesuksesan yang manis.

Apabila sebelum membaca buku itu kita cenderung menjadi pribadi yang mudah menyerah serta gampang putus asa, maka isi buku yang kita baca itu pun akan dapat mengubah cara berpikir kita. Setelah membaca buku semacam itu, kita akan dapat tertular semangat Rasulullah dan para sahabatnya dalam hal berjuang, dan tanpa sadar kita pun akan dapat memandang hidup kita sehari-hari dengan pandangan serta pola pikir yang lebih baik.

Dapat mengobati dan menghilangkan stres

Mungkin kita belum sampai mengalami stres pada tahap yang berat, tetapi stres kecil-kecilan pastilah kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Entah stres karena memikirkan tugas-tugas sekolah, ataupun karena hal-hal lainnya. Beban-beban pikiran juga ada kalanya menghinggapi ketika kita menghadapi suatu masalah tertentu yang belum kunjung terselesaikan.

Dengan membaca, stres dan beban pikiran semacam itu akan dapat berkurang, terobati, atau bahkan dapat terhilangkan. Untuk stres yang ringan, kita bisa mengobati dan menghilangkannya dengan membaca buku-buku ringan atau yang jenaka. Meski pada awalnya wajah kita muram dan murung, bisa saja kita berubah menjadi tertawa ketika membaca buku-buku kisah jenaka atau yang lucu. Setelah itu, kita pun merasakan kepala jadi lebih ringan dan stres yang tadinya terasa kini telah hilang.

Begitu pula ketika menghadapi masalah yang cukup besar, membaca juga dapat dijadian terapi untuk mengobatinya. Meskipun untuk masalah atau stres yang lebih besar ini tidak secara otomatis hilang atau masalahnya teratasi, namun setidaknya kita akan dapat menghadapinya secara lebih baik karena pikiran kita telah tersegarkan kembali dengan aktivitas membaca.

Ketika membaca novel yang mengasyikkan, misalnya, atau ketika membaca kisah-kisah perjuangan yang memukau, mau tak mau pikiran kita pun akan tersedot pada sesuatu yang kita baca itu. Untuk sejenak, pikiran kita akan terlepas dari stres atau masalah yang sedang kita hadapi. Setelah itu, kita pun merasakan pikiran menjadi lebih baik dan segar kembali, dan saat itulah kita akan dapat menghadapi masalah yang ada dengan sama lebih baiknya.

Tersedia paket e-book BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.