Langkah-langkah Memasuki Sistem BIOS

Langkah-langkah Memasuki Sistem BIOS

BIBLIOTIKA - Di dalam komputer, BIOS merupakan salah satu komponen yang penting di dalam pengoperasian komputer. Setting BIOS yang benar akan menjadikan komputer Anda dapat berjalan dengan baik. Setting BIOS ini bisa dilakukan dengan cara masuk ke dalam program Setup BIOS yang pastinya telah disediakan pada BIOS yang terdapat di motherboard merek apapun.

Pada umumnya, apabila kita membeli komputer rakitan, maka masuk ke BIOS dapat dilalui dengan cara menekan tombol Del pada waktu di layar monitor muncul tulisan ‘Press Del to enter Setup’ ketika komputer mulai dihidupkan.

Tetapi, ada kalanya pula pada waktu komputer dinyalakan tidak ada pesan apapun yang tertulis di layar monitor kecuali hanya logo merek motherboard atau merek komputernya. Hal semacam itu biasanya ditemukan pada motherboard yang memiliki merek terkenal yang menggunakan BIOS buatannya sendiri, atau pada komputer-komputer bermerek tertentu.

Apabila buku manual komputer Anda masih ada, Anda bisa langsung membuka buku manual tersebut untuk mencari tahu bagaimana memasuki sistem BIOS di komputer Anda. Tetapi kalau kebetulan Anda tidak memiliki buku manualnya, maka berikut ini adalah cara-cara untuk dapat memasuki sistem BIOS di komputer Anda.

Penggunaan tombol keyboard untuk setting BIOS

Berikut ini adalah cara-cara penggunaan tombol pada keyboard untuk dapat memasuki BIOS dengan tujuan untuk melakukan setting pada BIOS komputer Anda.

Delete (Del)

Sebagaimana yang telah dinyatakan di atas, tombol Del ini memang merupakan tombol yang paling sering digunakan untuk tujuan masuk ke BIOS, terutama pada komputer-komputer rakitan. Hal itu disebabkan karena umumnya komputer rakitan menggunakan motherboard yang chip BIOS-nya bermerek Award, AMI dan Phoenix, yang ketiganya itu menggunakan tombol Del atau Delete untuk masuk ke BIOS.

F1

Tombol F1 ini merupakan tombol yang cukup umum digunakan dalam tujuan untuk masuk ke sistem BIOS, terutama untuk banyak komputer produk IBM dan beberapa komputer dari HP atau Hewlett-Packard. Hanya saja, penggunaan tombol F1 ini dapat menimbulkan ‘kekacauan’.

Kekacauan yang dimaksud di sini adalah karena tombol F1 juga digunakan untuk melakukan bypass apabila terjadi masalah yang terdeteksi oleh BIOS. Terkadang Anda mungkin mendapati pesan yang berbunyi seperti ini, ‘Floppy drive error. Press F1 to continue’.

F2

Tombol ini juga merupakan tombol yang banyak dipakai untuk tujuan masuk ke BIOS, bahkan mungkin lebih banyak dipakai dibanding dengan tombol F1. Salah satu motherboard yang menggunakan tombol F2 ini adalah Intel. Beberapa merek notebook atau laptop juga menggunakan tombol ini untuk tujuan yang sama.

F10

Tombol yang satu ini, yakni F10, adalah tombol yang secara khas digunakan oleh komputer produksi Compaq. Yang perlu diperhatikan adalah ada dua kemungkinan dari cara penggunaan tombol F10 ini, tergatung pada model Compaq yang dipakai.

Yang pertama adalah, pada saat muncul kursor yang berkedip di bagian kanan atas monitor, sedangkan yang kedua adalah ketika muncul tulisan ‘F10=Setup’ yang ada di bagian bawah monitor.

Esc

Penggunaan tombol Esc ini juga merupakan penggunaan tombol yang khas, sebagaimana tombol F10, hanya saja yang menggunakannya adalah notebook dari merek Toshiba. Cara penggunaannya dapat dibilang unik, yaitu dengan menekan tombol Esc selama power komputer dihidupkan.

Ctrl-Alt-X

Yang dimaksud ‘X’ dalam rangkaian tombol di atas bukanlah tombol huruf X, tetapi variabel. Beberapa kemungkinan yang terjadi adalah Ctrl-Alt-Esc, Ctrl-Alt-S atau juga Ctrl-Alt-Enter. Dari ketiga variasi tersebut, yang paling umum adalah Ctrl-Alt-Esc yang biasanya dipakai oleh produk-produk Acer.

Tersedia paket e-book BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.