Panduan agar Belanja Lebih Hemat

Kiat-kiat Belanja Hemat

BIBLIOTIKA - Saat berbelanja, sering kali kita kehilangan kontrol karena melihat aneka barang bagus di rak-rak swalayan atau supermarket. Dari baju, makanan, sampai pernak-pernik. Hal semacam itu umumnya dialami wanita, meski tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada kaum pria.

Karena tertarik pada aneka barang yang ada, kita pun jadi ingin memilikinya, kemudian memutuskan untuk membeli. Padahal, bisa jadi waktu itu kita sedang membutuhkan hal lain yang lebih penting, dan uang kita juga tidak berlebih. Pemborosan selama belanja biasanya terjadi melalui hal semacam itu.

Untuk mengatasi dan mengantisipasinya, berikut ini adalah panduan serta kiat-kiat agar bisa berbelanja hemat. Jika Anda mengikuti panduan ini, Anda bisa menghemat pengeluaran belanja Anda, sehingga sisanya bisa ditabung untuk hal lain yang lebih penting, atau untuk saat darurat yang bisa muncul sewaktu-waktu. 

Gunakan daftar belanja

Salah satu cara lain untuk dapat menghemat uang daripada menghambur-hamburkannya untuk hal-hal yang tak perlu adalah tidak memasuki pusat perbelanjaan tanpa ada tujuan yang pasti atau tujuan yang kuat untuk membeli sesuatu. Karenanya, biasakan untuk pergi ke swalayan, mal, supermarket ataupun tempat-tempat perbelanjaan lainnya dengan membawa daftar belanjaan yang ingin dibeli, dan patuhilah daftar itu.

Mempersiapkan sebuah daftar sebelum berangkat berbelanja adalah penting, karena seringkali kita terlupa pada apa yang perlu kita beli setelah berada di tempat belanja. Karenanya, daftar belanja adalah bahan pengingat.

Lebih dari itu, sebuah daftar belanja juga dapat membuat kita berdisiplin untuk tidak membeli barang-barang lain yang tidak terdaftar di dalamnya. Tentu saja barang yang dimaksud di sini bukan barang-barang kebutuhan sehari-hari yang mungkin saja terlupa untuk dicatat.

Ketika menyusuri rak-rak barang di swalayan, ambil dan masukkanlah semua barang ke keranjang atau kereta barang—hanya barang-barang yang memang namanya terdapat di dalam daftar belanja yang telah Anda persiapkan.

Apabila Anda tergoda untuk memasukkan suatu barang tertentu ke keranjang atau kereta belanjaan Anda, tengok kembali daftar belanja Anda. Jika barang tersebut tidak terdaftar di sana, abaikan saja godaan itu dan teruslah melangkah ke bagian barang lainnya.

Sekilas, disipilin semacam ini memang terkesan sulit, karena seperti yang juga Anda tahu, hasrat untuk membeli sesuatu itu memang seringkali muncul berdasarkan emosi, dan emosi biasanya sangat sulit untuk ditentang.

Namun, jika kita bisa mendisiplinkan diri dalam belanja seperti yang ditunjukkan di atas, kita akan mendapati bahwa ternyata ada begitu banyak barang yang sesungguhnya tidak kita butuhkan, meskipun mungkin ada begitu banyak yang kita inginkan.

Jadi, daftar barang belanjaan itu penting. Namun yang lebih penting dari itu adalah disiplin untuk mematuhi daftar belanja itu. Tak ada gunanya daftar belanja jika kita tak bisa mendisiplinkan diri untuk dapat mematuhinya.

Manfaatkan kupon belanja dan kartu diskon

Perusahaan-perusahaan yang peduli dengan pelanggannya biasanya memberikan pelayanan tambahan ini; kartu diskon atau kupon belanja untuk jumlah tertentu. Fasilitas atau pelayanan semacam itu tidak hanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang telah mapan atau yang sudah terkenal, namun juga sering dilakukan oleh perusahaan-perusahaan baru.

Belum lama, saya mendapatkan dua buah kartu diskon senilai 50 persen untuk pembelian kemeja keluaran baru dari suatu merek tertentu yang baru beredar. Kartu diskon ini saya dapat dari belanja saya pada suatu swalayan di kota saya.

Nah, ketika saya menggunakan kartu diskon ini untuk membeli kemeja yang ditawarkan, saya mendapati kalau kemeja tersebut memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda dengan kemeja-kemeja lain yang mereknya lebih terkenal.

Apa artinya itu? Saya menyimpulkan kalau kartu diskon adalah suatu promosi yang jujur, bukan upaya untuk menjual barang cacat atau menguras isi stok barang di gudang sebagaimana yang biasa digelar pada waktu diskon.

Dan hal di atas itu bukan pengalaman satu-satunya. Setiap kali saya menggunakan kartu diskon yang saya peroleh untuk membeli barang yang ditawarkan, yang memang saya butuhkan, saya selalu puas dengan kualitas barangnya dan belum pernah kecewa.

Karenanya, kalau Anda juga sering memperoleh kartu diskon semacam itu, manfaatkan saja dan tak perlu malu, khususnya kalau Anda memang benar-benar memerlukan barang yang ditawarkan oleh kartu diskon itu. Namun jika barang yang ditawarkan bukanlah sesuatu yang Anda perlukan atau Anda butuhkan, abaikan saja. Untuk apa diskon besar kalau barangnya tidak kita butuhkan?

Begitu pula dengan kartu belanja. Ini fasilitas yang lebih menyenangkan. Kalau kartu diskon biasanya terbatas hanya untuk item atau produk-produk tertentu saja, maka kartu belanja biasanya memiliki jangkauan produk yang lebih luas. Kalau Anda sering memperoleh kartu belanja, kumpulkan dan manfaatkanlah ketika Anda berbelanja—itu akan banyak menghemat pengeluaran Anda.

Dapatkan banyak e-book bermanfaat secara mudah dan aman. Baca penjelasannya di sini.