Hal-hal Penting Seputar Wawancara Kerja (1)

Hal-hal Penting Seputar Wawancara Kerja

BIBLIOTIKA - Menghadapi acara wawancara membutuhkan persiapan yang matang, karena ini bisa dikatakan menyangkut masa depan kita. Acara wawancara adalah pintu gerbang untuk memasuki pekerjaan yang kita harapkan, dan dengan sukses melaluinya, kita pun akan bisa memperoleh pekerjaan yang telah kita lamar, yang kita idamkan.

Apa saja yang harus diperhatikan ketika akan menghadiri suatu acara wawancara kerja? Berikut beberapa poin penting mengenai hal tersebut.

Yang harus dibawa ke wawancara kerja

Siapkan dan rapikan semua dokumen serta berkas yang akan dibutuhkan saat wawancara berlangsung. Surat lamaran, curriculum vitae adalah dokumen utama yang tidak boleh ketinggalan saat menghadiri acara wawancara.

Persiapkan daftar referensi

Lebih bagus kalau kita datang ke acara wawancara dengan persiapan daftar referensi mengenai orang-orang yang dapat memberikan penilaian positif terhadap diri kita atau terhadap pekerjaan kita. Setidaknya, daftarlah tiga nama orang yang dapat dijadikan referensi; bisa mantan atasan, teman profesional, atau orang yang memugkinkan untuk memberikan referensi yang terpercaya.

Akan lebih bagus lagi kalau kita bisa mendapatkan surat referensi langsung dari orang-orang tersebut. Caranya, sebelum acara wawancara berlangsung, temuilah orang-orang yang sekiranya layak untuk memberikan referensi untuk kita, dan mintalah mereka untuk menuliskan surat referensi kerja. Lalu kita bawa dan serahkan surat referensi tersebut pada acara wawancara.

Perhatikan waktu wawancara

Pastikan agar kita datang ke tempat wawancara, sepuluh menit sebelum acara wawancara berlangsung. Ini bukan saja bertujuan untuk menunjukkan bahwa kita tepat waktu (dan tidak ngaret dalam janji), namun juga untuk mempersiapkan mental kita dalam menghadapi wawancara.

Karenanya, jangan membuat jadwal apapun yang terlalu dekat dengan acara wawancara, dan matikan ponsel selama wawancara berlangsung sehingga acara wawancara sama sekali tak terganggu oleh interupsi apapun yang sekiranya mungkin muncul.

Selain itu, usahakanlah untuk datang sendirian ke tempat wawancara, untuk menunjukkan kesan bahwa kita sosok yang mandiri. Meminta seseorang untuk mengantar kita pada acara wawancara bisa saja menunjukkan kesan kalau kita tidak atau kurang mandiri.

Perhatikan penampilan

Gunakanlah pakaian yang konservatif dengan warna yang tidak terlalu mencolok saat datang ke acara wawancara, dan hindari pakaian yang terlalu kasual atau terlalu formal.

Untuk pria; pastikan telah bercukur rapi dan berpakaian bersih, dan untuk wanita; pastikan agar rambut tidak menutupi wajah di atas alis, dan sebaiknya diikat ke belakang. Gunakan make up yang lebih halus / lembut.

Penampilan sangat penting ketika acara wawancara, karena ini akan memberikan kesan terhadap diri kita. Jika kita berpenampilan buruk saat acara wawancara, maka pihak perusahaan pun akan berpikir bahwa begitulah penampilan kita ketika kita bekerja.

Kenalilah perusahaan yang kita lamar

Sebagaimana seorang lelaki melamar perempuan, tentu saja kita juga harus memiliki ketertarikan yang khusus ketika melamar kerja di suatu perusahaan. Karenanya, sebisa mungkin cari tahu sebanyak-banyaknya hal menyangkut perusahaan tersebut, baik lewat kawan, internet ataupun berita-berita di koran.

Ini akan sangat bermanfaat ketika dalam acara wawancara ditanyakan tentang apa yang kita ketahui tentang perusahaan itu, dan mengapa kita melamar kerja ke perusahaan tersebut.

Kenalilah diri sendiri

Setelah mengenal perusahaan yang kita lamar dengan baik, kenalilah pula diri sendiri dengan segala potensi, kelebihan, keahlian dan kemampuan yang telah kita miliki, berdasarkan pendidikan, pengalaman, kursus atau pelatihan yang selama ini kita ikuti.

Upayakanlah untuk selalu memberitahu si pewawancara tentang apa saja yang dapat kita lakukan, dan bukannya tantang apa saja yang tidak dapat kita lakukan. Ketahui secara tepat jenis pekerjaan seperti apa yang kita lamar, dan tipe pekerjaan seperti apa yang kita inginkan.

Perhatikan sikap saat wawancara

Ketika datang ke ruangan wawancara dan berjabatan tangan dengan si pewawancara, jabatlah tangannya dengan hangat dan erat, sehingga mengesankan sikap yang bersahabat sekaligus profesional.

Usahakan untuk selalu mengulumkan senyum yang tulus selama wawancara berlangsung, namun bukan senyum pura-pura atau yang dipaksakan. Usahakan pula untuk melakukan kontak mata ketika wawancara, dan jika kita tidak bisa / tidak mampu menatap ke matanya, tataplah di antara matanya. Ini akan kelihatan sama dengan melihat matanya.

Selain itu, duduklah dengan tegak dan terarah kepada si pewawancara, sehingga akan memperlihatkan kesan kalau kita sangat antusias dengan apa yang dikatakannya. Terakhir, jangan merokok atau terlihat lesu ketika wawancara berlangsung. Jika terasa tegang, cobalah untuk tenang.

Baca lanjutannya: Hal-hal Penting Seputar Wawancara Kerja (2)

Tersedia paket e-book BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.