Cara Mengatasi Konflik Sistem dalam Komputer

 Cara Mengatasi Konflik Sistem dalam Komputer

BIBLIOTIKA - Di dalam sebuah piranti komputer, terjadinya konflik sistem merupakan sesuatu yang dapat dibilang biasa. Hal semacam itu terjadi biasanya karena disebabkan oleh pengguna yang memakai dua perangkat yang hampir sama atau mirip sehingga dalam sistem pengalamatan pada memori masing-masing perangkat tersebut memiliki address atau alamat yang juga tumpang-tindih.

Konflik semacam ini terjadi misalnya pada waktu penambahan atau digantinya sebuah periferal. Yang seringkali terjadi, misalnya, kita ingin menginstal sebuah printer atau scanner dari jenis yang berbeda. Nah, tidak menutup kemungkinan sistem dalam komputer menjadi kesulitan dalam hal proses instalasi tersebut. Yang jelas, kalau kondisinya sudah seperti itu, maka perangkat baru yang akan diinstal pun tidak akan dapat bekerja sama sekali.

Pada sistem komputer Windows, misalnya, adanya konflik sistem semacam ini biasanya dapat dideteksi dengan munculnya berbagai perintah atau pemberitahuan yang menyatakan kalau sistem belum dapat menerima perangkat baru tersebut.

Agar sistem komputer Anda terbebas dari konflik sistem akibat dua hal sebagaimana yang dicontohkan di atas, maka ada cara yang bisa ditempuh untuk mengatasianya, yaitu dengan membersihkan terlebih dulu alamat yang mengakibatkan terjadinya konflik tersebut, lalu kemudian baru menginstal periferal yang diinginkan untuk diinstal. Selain itu, bisa pula dengan cara yang lain, yaitu dengan melakukan update driver.

Setidaknya, cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi konflik sistem yang terjadi pada piranti komputer adalah dengan membuang atau me-remove terlebih dulu perangkat yang sedang konflik tersebut dari sistem.

Untuk melakukannya adalah dengan masuk ke Device Manager dan kemudian me-remove perangkat yang bermasalah tersebut. Langkahnya adalah dengan cara meng-klik kanan ikon My Computer di desktop, kemudian klik Properties > Hardware > Device Manager.

Kemudian, blok periferal yang bermasalah dan setelah itu klik tombol Remove. Secara otomatis, Windows akan membuang peralatan tersebut dari Device Manager.

Apabila itu telah selesai, restart-lah komputer, maka Windows pun secara otomatis akan melakukan update terhadap sistemnya. Setelah booting telah masuk pada sistem Windows, maka sistem secara otomatis pula akan memberikan perintah untuk melakukan instal driver yang diperlukan.

Masukkan CD driver dan kemudian ikuti perintah-perintah yang ada dengan menekan tombol Next pada setiap jendela yang muncul sampai selesai. Setelah itu, Windows pun akan mencari driver yang dibutuhkan secara otomatis. Ketika Windows selesai melakukan deteksi adanya perangkat yang baru ini pada sistemnya, maka kita tinggal menekan tombol Finish.

Tersedia paket e-book BIBLIOTIKA. 
Untuk mendapatkan, klik di sini.