Aturan dan Etika Seputar Handphone

Aturan dan Etika Seputar Handphone

BIBLIOTIKA - Memang, sampai saat ini bisa dikatakan belum ada aturan atau etika yang baku dalam menggunakan handphone. Namun, meskipun begitu, kita toh tak bisa seenaknya sendiri dalam menggunakan fasilitas yang satu ini, karena meskipun mengandung sesuatu yang positif, handphone juga memiliki akibat yang negatif.

Di dalam perjalanan di jalan raya, misalnya, alangkah lebih baik jika kita tidak mengaktifkan handphone, atau setidaknya tidak menerima panggilan telepon, karena selain akan membahayakan diri sendiri juga akan mengakibatkan kecelakaan bagi orang lain.

Di luar negeri, saat ini sudah ada aturan keras yang melarang pemakaian handphone di jalan raya. Hal tersebut karena didasari kenyataan bahwa ada begitu banyak kecelakaan lalu-lintas yang diakibatkan oleh karena kelalaian pengendara saat berkendara sambil bertelepon melalui handphone.

Di Indonesia, saat ini belum ada aturan yang tertulis mengenai hal itu, namun setidaknya kita dapat memilih hal yang bijak demi keselamatan diri sendiri dan orang lain, yakni dengan tidak menggunakan handphone selama dalam perjalanan.

Di tempat-tempat umum tertentu juga ada kalanya, secara etika, kita tidak menggunakan handphone atau bertelepon dengan handphone. Di rumah sakit, di acara rapat atau seminar, di dalam kelas atau di ruang kuliah, di bioskop, ataupun di pom bensin, misalnya, penggunaan handphone akan dianggap sebagai sesuatu yang menarik perhatian, mengganggu, bahkan kalau di pompa bensin rawan terjadi ledakan akibat pengaruh dari radiasi sinyal handphone yang digunakan. Karenanya, tidak jarang di tempat-tempat umum seperti itu sampai diberi papan peringatan untuk tidak menggunakan handphone.

Nah, pemakaian handphone di tempat-tempat umum juga rawan mengundang kejahatan. Maraknya perampokan handphone disebabkan karena banyaknya orang yang sering menggunakan handphone di tempat-tempat umum, seperti di stasiun, di terminal, ataupun di dalam mobil-mobil pribadi.

Sebagaimana yang kita ketahui dari berbagai surat kabar, kecenderungan meningkatnya kejahatan pencurian dan perampokan handphone di berbagai tempat berkait dengan hal tersebut.

Karenanya, agar kita dapat menggunakan dan memanfaatkan handphone yang kita miliki secara aman sekaligus nyaman, maka sebaiknya gunakan handphone secara bijak. Menggunakan handphone secara bijak bukan hanya sekedar menggunakannya sesuai dengan kebutuhan, namun juga menggunakannya dengan etika, dengan pengetahuan, juga dengan kesadaran.

Kita, handphone, dan orang lain

Pernahkah Anda mendapati seseorang yang nampak sibuk bertelepon di handphone-nya dengan suara keras hingga mengganggu ketenangan orang lain? Orang-orang seperti ini ada kalanya kita jumpai di angkutan-angkutan umum, semisal di bis kota, mikrolet atau kereta api. Orang-orang semacam itu kadang pula kita lihat di tempat lain, dimana orang semacam ini berjalan kesana-kemari sambil menenteng handphone dan berbicara keras-keras. Bukankah ini pemandangan yang mengganggu?

Atau, bayangkan ini. Suatu hari Anda baru pulang kerja pada malam hari dan menaiki bus untuk pulang ke rumah. Anda berharap untuk dapat beristirahat dengan tenang selama dalam perjalanan karena merasakan tubuh yang begitu letih dan capek setelah seharian bekerja. Anda berharap dapat tertidur sejenak selama dalam perjalanan, namun Anda terus-menerus terganggu oleh suara dering handphone yang tak pernah berhenti. Bukankah Anda jadi merasa amat jengkel dan terganggu?

Begitu pula halnya dengan orang lain kalau kita menggunakan handphone secara tidak baik atau tidak bijak, semisal menggunakannya di tempat yang tidak tepat, atau menggunakannya dengan cara yang amat demonstratif.

Karenanya, usahakanlah untuk menerima telepon melalui handphone di tempat yang memang layak untuk menerimanya. Dan jika terpaksa harus menerima telepon tersebut, maka bicaralah dengan tenang dan usahakan suara Anda tidak sampai bernada tinggi. Cukuplah agar si penelepon mendengar suara kita, tanpa harus mengundang perhatian orang-orang lain di sekitar kita.

Selain itu, kalau memang kita tengah berada di tempat-tempat umum, maka alangkah baiknya kalau handphone kita menggunakan nada yang sunyi (silent) sehingga apabila ada panggilan yang masuk tidak akan membunyikan suara, namun hanya berupa getar (vibrasi). Ini tidak akan menarik perhatian, sekaligus juga akan lebih sopan secara etika.

Dapatkan banyak e-book bermanfaat secara mudah dan aman. Baca penjelasannya di sini.