Anak-anak, Mainan, dan Bekal di Masa Depan

 Anak-anak, Mainan, dan Bekal di Masa Depan

BIBLIOTIKA - Siapa yang tak menginginkan anaknya yang masih kecil terlihat bahagia dan bergembira? Tentu saja setiap orangtua menginginkan anaknya memiliki segala-galanya; segala yang diinginkan oleh anak. Karenanya, tidak heran kalau ada begitu banyak anak yang memiliki mainan sebanyak satu kamar atau bahkan satu gudang—dari mainan pistol sampai mobil-mobilan bermesin.

Memenuhi kebutuhan anak adalah kewajiban orangtua, namun memanjakan anak adalah hak. Karena ini hanya sebatas hak, maka orangtua bisa memberikannya atau juga bisa tidak memberikannya. Namun, jika kita bisa memberikan mainan yang lebih baik dan lebih mendidik untuk anak kita, mengapa harus memilih yang mahal dan terkesan menghambur-hamburkan uang?

Pernahkah Anda mengajak anak-anak kecil Anda untuk duduk bersama dan kemudian membacakan sebuah buku dongeng untuk mereka? Atau memberikan beberapa lembar kertas koran kepada mereka dan mengajari mereka membuat kapal-kapalan atau rumah-rumahan?

Contoh-contoh di atas itu jauh lebih murah dan lebih baik jika dibandingkan kalau Anda membelikan mereka pistol-pistolan, misalnya. Sebuah buku dongeng yang diceritakan kepada anak akan merangsang imajinasi mereka, meskipun mungkin waktu itu mereka belum bisa membaca. Bahan mentah semisal kertas koran yang diberikan untuk dibuat sesuatu akan mengajarkan kepada mereka bahwa segala sesuatu membutuhkan proses, kreativitas dan kerja keras, meskipun mungkin mereka belum mengenal istilah itu.

Lebih dari itu, hal-hal di atas itu tetap dapat membuat si anak bergembira—dan membuat Anda bergembira bersama mereka. Perhatikanlah bahwa anak kecil selalu bergembira melakukan apa saja, selalu bergairah mendapati apa saja, selalu memiliki keinginan yang besar terhadap apa saja.

Karenanya, dibanding memanjakan mereka dengan barang-barang mahal yang belum tentu bermanfaat namun juga menghambur-hamburkan uang Anda, alangkah lebih baik jika memanjakan mereka dengan mainan-mainan dan hal-hal yang lebih baik, lebih mendidik, lebih kreatif serta lebih positif. Sisa uang yang dapat Anda hemat dari hal itu dapat Anda tabungkan untuk pendidikan yang lebih baik bagi masa depan mereka. 

Pelajaran yang dapat diambil dari ilustrasi di atas adalah; ada perbedaan antara hak dan kewajiban. Memberikan kehidupan yang layak untuk anak adalah kewajiban siapa pun yang menjadi orang tua. Namun, jika Anda ingin memanjakan anak, tentu saja itu hak Anda.

Meski begitu, ada hal lain yang lebih baik daripada sekadar memanjakan anak, yaitu mengajari mereka mengenai hal-hal baik, merangsang kreativitas dan imajinasi mereka, serta mendidik anak-anak untuk sejak dini mulai mengenal hidup hemat.

Dapatkan banyak e-book bermanfaat secara mudah dan aman. Baca penjelasannya di sini.