Agar Kendaraan Lebih Awet dan Uang Lebih Hemat

Agar Kendaraan Lebih Awet dan Uang Lebih Hemat

BIBLIOTIKA - Kendaraan pribadi, entah itu mobil ataupun sepeda motor, sudah menjadi bagian penting dalam hidup kita sehari-hari, baik untuk berangkat kerja, ataupun menjalankan aktivitas keseharian lainnya. Karenanya, salah satu pengeluaran wajib kita adalah membeli bahan bakar kendaraan, termasuk juga oli pelumas dan servis berkalanya.

Berkaitan dengan kendaraan, yang seringkali membuat kita mengeluarkan uang adalah bahan bakar. Karena tanpa bahan bakar, maka kendaraan tak bisa jalan. Begitu vitalnya fungsi bahan bakar ini, sampai-sampai selalu saja ada demo besar-besaran setiap kali pemerintah menaikkan harga bahan bakar. Namun, tahukah Anda, bahwa boros tidaknya bahan bakar kendaraan kita seringkali berkaitan erat dengan onderdil dan kinerja mesinnya?

Pemakaian bahan bakar kendaraan akan jauh lebih boros jika ada onderdil yang tidak beres atau jika kinerja mesin tidak maksimal. Karenanya, jika Anda merasa kebutuhan bahan bakar kendaraan Anda melebihi yang seharusnya, maka segera bawa ke tempat servis dan segera ganti onderdil yang memang perlu diganti.

Di sinilah penting dan perlunya servis berkala; yakni untuk mengecek kesehatan kendaraan kita, sekaligus menjaga kinerja mesinnya agar tetap dapat bekerja secara maksimal. Muaranya tentu saja agar pemakaian bahan bakar tidak menjadi boros dan membengkakkan pengeluaran kita.

Ada orang-orang tertentu yang berpikir instan; mengapa harus repot membawa kendaraan ke tempat servis kalau masih enak dipakai? Atau, mengapa harus mengganti onderdil kendaraan kalau masih bisa digunakan?

Mesin kendaraan dirancang dan dibangun dengan sistem yang presisi. Artinya, semua bagian dan semua onderdil yang ada di dalamnya telah diset dan saling berhubungan dengan tingkat ketepatan yang amat tinggi.

Jika salah satu bagian atau onderdilnya ada yang aus namun tidak segera digantikan, maka bagian atau onderdil yang aus ini akan mempengaruhi bagian atau onderdil lainnya yang bersinggungan atau berhubungan dengannya. Dan itu artinya akan ada satu bagian atau onderdil lagi yang akan segera aus dan rusak. Kemudian itu akan menulari bagian yang lainnya lagi, dan begitu seterusnya.

Karenanya, membiarkan satu onderdil yang rusak dan tak mau menggantinya dengan alasan penghematan adalah motivasi yang keliru; itu bukannya akan menghemat namun justru akan membengkakkan biaya yang kelak harus dikeluarkan untuk membenahinya.

Lebih dari itu, karena adanya satu bagian atau onderdil yang tidak beres, maka kinerja mesin menjadi tidak optimal, dan akibatnya pemakaian bahan bakar akan menjadi boros. Jadi, lebih baik segera mengatasi satu bagian yang tidak beres daripada menunggunya sampai terjadi kerusakan yang lebih parah.

Hal lain yang terkesan remeh dan sepele adalah tekanan ban kendaraan. Coba lihat kembali buku manual kendaraan Anda dan pastikan berapa tekanan yang diperlukan untuk ban kendaraan Anda. Karena jika tekanan ban tidak tepat, maka pemakaian bahan bakar akan terpengaruh.

Lebih dari itu, ban yang tekanannya kurang akan mudah pecah saat dipacu dalam kecepatan tinggi, sementara yang tekanannya terlalu tinggi terancam selip karena kontak ke aspal menjadi berkurang.

Setiap ban punya standar tekanan yang aman. Untuk mengetahui secara pasti berapa tekanan angin yang terdapat pada ban kendaraan Anda, belilah alat pengukur tekanan ban. Jika itu dirasa tidak perlu, biasakanlah untuk menanyakan hal itu pada petugas yang mengisi tekanan angin pada ban kendaraan Anda. Setiap bulan tekanan angin pada ban akan berkurang, dan itu artinya Anda perlu melakukan pengecekan setiap bulan dan sekaligus menambah tekanan anginnya.

Contoh-contoh di atas itu tentunya belum mencakup semua hal menyangkut kendaraan dalam upaya untuk dapat menghemat bahan bakar. Namun, setidaknya, jika kita mematuhi hal-hal di atas itu, maka kita pun dapat menekan tingkat penggunaan bahan bakar seoptimal mungkin.

Lebih dari itu, kalau mesin dan onderdil kendaraan sudah baik dan Anda ingin tetap dapat atau lebih menghemat penggunaan bahan bakar, maka gunakanlah kendaraan hanya untuk keperluan transportasi yang memang penting.

Kalau memang suatu keperluan keluar rumah dapat ditempuh dengan jalan kaki, mengapa harus repot mengeluarkan kendaraan? Selain lebih menyehatkan karena bisa menggerakkan tubuh, itu juga akan menghemat bahan bakar kendaraan. Bukankah begitu…?

Dapatkan banyak e-book bermanfaat secara mudah dan aman. Baca penjelasannya di sini.