Tips Menjaga Kesehatan dan Kinerja Ponsel

Tips Menjaga Kesehatan dan Kinerja Ponsel

BIBLIOTIKA - Sebagaimana manusia yang perlu menjaga kesehatannya, ponsel juga perlu dijaga dan dipelihara agar selalu ‘sehat wal afiat’. Sebagaimana manusia, ponsel juga dapat menjadi ‘sakit’ apabila terkena virus, terlalu banyak mengkonsumsi sesuatu yang tidak sehat, tercemar oleh polusi, dan lain-lain.

Secara rata-rata, ponsel yang rentan ‘sakit’ sehingga perlu diperhatikan kesehatannya adalah ponsel jenis symbian yang saat ini menjadi ‘pegangan umum’ para pemilik ponsel.

Karenanya, kalau kebetulan ponsel Anda belum bertipe symbian, Anda boleh berlega hati karena ponsel Anda tergolong ‘tak mudah sakit’. Tetapi apabila ponsel yang Anda gunakan adalah jenis symbian, maka tips berikut ini akan ikut menjaga kesehatan ponsel Anda, sehingga Anda tak perlu sering membawanya ke rumah sakit, eh…ke tempat servis.

Jangan ‘asal makan’ aplikasi

Sebagaimana manusia yang dapat sakit jika tidak memperhatikan makanan yang dikonsumsinya, ponsel Anda pun akan cepat sakit jika Anda menjejalinya dengan sembarang makanan berbentuk aplikasi.

Pada saat ini, tak terhitung banyaknya aplikasi ponsel yang siap diperoleh dan diinstal secara gratis, khususnya di internet. Tawaran-tawaran aplikasi ini terkadang juga diiklankan di berbagai media sehingga membuat banyak orang tergoda.

Apabila Anda sembarangan menginstal aplikasi ke dalam ponsel, maka efek yang akan langsung terasa adalah beratnya sistem kinerja ponsel Anda. Tak jauh beda dengan tubuh yang akan menjadi susah diajak bergerak apabila kekenyangan, maka sistem kinerja ponsel pun akan menjadi lamban ketika di dalamnya dijejali banyak aplikasi, khususnya yang tidak diperlukan.

Karenanya, sebelum menginstal suatu aplikasi untuk ponsel, sebaiknya pelajari terlebih dulu apakah aplikasi itu memang Anda butuhkan atau tidak, apakah kapasitas aplikasi terlalu besar sehingga akan memberatkan kinerja ponsel ataukah tidak. Selain itu, sebaiknya hindari aplikasi-aplikasi yang masih berstatus ‘beta’ karena biasanya masih mengandung banyak bug (belum sempurna).

Simpanlah semua data di memori eksternal

Secara rata-rata, ponsel symbian telah dilengkapi dengan memori eksternal, meskipun ada kalanya hanya menyediakan memori sistem. Secara rata-rata pula, memori eksternal memiliki kapasitas yang lebih luas atau lebih besar dibanding dengan memori sistem.

Kalau memang ponsel Anda telah dilengkapi dengan memori eksternal, usahakan agar semua data di dalam ponsel berada di memori eksternal. Aturlah agar semua data apapun yang masuk, baik melalui SMS, MMS, infra red atau bluetooth tersimpan di memori eksternal.

Dengan cara begitu, maka memori sistem akan lebih longgar yang akan membuat kinerjanya menjadi lebih baik dan lebih maksimal. Jika memori sistem dipenuhi dengan banyak data hingga penuh sesak, kinerja ponsel biasanya akan menjadi lamban.

Menempatkan semua data di memori eksternal bukan hanya akan mempercepat kinerja ponsel Anda, tetapi juga akan memudahkan Anda untuk mengembalikan data yang hilang apabila Anda secara tidak sengaja menghapus suatu data di ponsel.

Tak perlu antivirus, cukup virus cleaner

Penggunaan antivirus biasanya ditujukan untuk menjaga dan menghalau virus yang kemungkinan masuk ke sistem ponsel. Karena tugasnya adalah untuk menjaga, maka antivirus pun aktif bergerak atau aktif bekerja sepanjang ponsel diaktifkan.

Bekerjanya antivirus yang secara diam-diam ini menambah beban kerja RAM di ponsel yang kemudian mengakibatkan kinerja ponsel tidak maksimal. Lebih parah lagi kalau sebuah ponsel dijejali dengan beberapa antivirus sekaligus, maka hampir bisa dipastikan kinerja ponsel akan sangat lamban karena terlalu berat menahan beban.

Karenanya, kalau memang memungkinkan, sebaiknya gunakan virus cleaner saja dan bukan antivirus. Virus cleaner dapat berfungsi sebagaimana antivirus, yakni membersihkan virus dari sistem ponsel, tetapi virus cleaner relatif lebih ringan karena ia hanya akan bergerak apabila memang dituntut untuk bergerak.

Selain itu, virus cleaner juga memiliki kapasitas yang lebih kecil dibanding rata-rata antivirus, sehingga keberadaannya di ponsel tidak terlalu banyak menyita ruang sistem.

Biasakanlah menutup aplikasi secara sempurna

Coba perhatikan ketika Anda membuka suatu aplikasi tertentu di ponsel. Biasanya, Anda akan melewati beberapa tahap sampai kemudian aplikasi tersebut dapat terbuka dan digunakan. Nah, begitu pula halnya dengan ketika menutupnya. Sebuah aplikasi telah dirancang sedemikian rupa agar keberadaannya tidak terlalu menjadi beban sistem ponsel Anda. Karenanya, biasakanlah untuk selalu menutup aplikasi secara sempurna.

Apa yang dimaksud dengan menutup aplikasi secara sempurna itu? Maksudnya, biasakanlah untuk menggunakan menu ‘Exit’ setiap kali akan keluar dari suatu aplikasi. Seringkali, karena mungkin merasa malas menunggu, orang mengambil jalan pintas dengan cara menekan tombol warna merah (tombol end call atau pemutus hubungan telepon) untuk menutup suatu aplikasi.

Cara ini mungkin dapat dikatakan cepat dalam menutup suatu aplikasi, tetapi sesungguhnya aplikasi tersebut tidak tertutup secara sempurna, alias masih jalan di sistem tanpa Anda ketahui. Hal itu kemudian menyita RAM di ponsel Anda. Ketika hal itu terjadi, maka akibat yang biasanya muncul adalah seringnya ponsel Anda mengalami hang.

Lakukan update firmware jika mungkin

Ini tidak diharuskan, tetapi lakukanlah update jika memungkinkan. Anda mungkin akan merasa heran apabila sudah lama tidak melakukan update dan kemudian meng-upgrade firmware ponsel Anda. Yang biasanya akan Anda dapati adalah ponsel Anda memiliki kinerja yang jauh lebih baik, juga terkadang Anda mendapatkan menu-menu baru yang selama ini belum pernah Anda kenali.

Perhatikan waktu charge baterai

Idealnya, waktu charge baterai adalah ketika energi baterai tersebut memang sudah hampir habis, misalnya ketika tinggal satu garis di indikatornya. Jika hal ini dilakukan secara rutin, maka kinerja baterai biasanya akan lebih maksimal.

Selain itu, perhatikan lamanya waktu charge. Jika memang baterai telah penuh terisi, segera cabut kabel charger dari stop kontak. Hindari meninggalkan ponsel yang tengah di-charge sehingga kemudian Anda terlupa untuk melepaskan kabelnya. Apabila ponsel Anda terlalu lama terhubung dengan listrik padahal baterai telah penuh terisi, maka mesin ponsel akan menjadi panas, dan baterai akan memuai.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.