Tips dan Panduan Perawatan LCD Ponsel

Tips dan Panduan Perawatan LCD Ponsel

BIBLIOTIKA - LCD bisa dibilang sebagai bagian yang amat vital dalam sebuah perangkat ponsel, karena hampir semua informasi yang kita butuhkan di dalam perangkat ponsel akan kita lihat melalui layar LCD. Karenanya, perawatan yang benar terhadap LCD akan memungkinkan piranti yang satu ini bisa lebih awet, begitu pula sebaliknya. Selain akan mengganggu proses penggunaan ponsel, rusaknya LCD juga akan membuat kita ‘kebobolan kantong’ karena harga LCD biasanya sangat mahal.

Nah, tips berikut ini dapat Anda gunakan agar LCD ponsel Anda selalu dalam keadaan sehat wal afiat.

Hindari mengganti lampu layar LCD

Mungkin karena beralasan mengikuti tren atau karena merasa kurang cocok dengan warna lampu layar ponselnya, orang kemudian memutuskan untuk mengganti lampu layar LCD-nya. Hal ini bisa saja aman, namun bisa pula membawa petaka. Apabila proses pemasangan atau penggantian lampu itu tidak benar, tidak baik atau tidak rapi, atau apabila orang yang memasangnya tidak ahli, maka bisa saja ponsel itu akan menjadi rusak, dan LCD-nya akan mati total.

Ketika hal semacam itu terjadi, Anda akan menjadi repot. Lebih repot lagi jika ponsel tersebut masih dalam masa garansi. Apabila kerusakan ponsel terjadi karena kesalahan dalam penggantian lampu sebagaimana yang diuraikan di atas, maka kerusakan itu akan digolongkan sebagai ‘kerusakan karena modifikasi’. Akibatnya, garansi akan dianggap batal dan tidak berlaku lagi.

Perbaiki jika telah melewati masa penggunaannya

Umumnya, LCD ponsel akan mulai menurun kinerjanya setelah melewati masa pemakaian dua tahun. Untuk ponsel-ponsel tipe tertentu terkadang dapat mencapai masa penggunaan tiga tahun. Setelah masa itu terlewati, kinerja LCD akan menurun dengan indikasi makin redupnya sinar di layar LCD.

Ketika hal semacam itu terjadi, sebaiknya bawa ponsel Anda ke tempat servis resmi untuk memperbaiki LCD-nya agar dapat bekerja sebaik sebelumnya. Apabila ternyata LCD tersebut sudah tidak bisa diperbaiki, maka langkah paling baik adalah dengan menggantinya. LCD yang sudah berkurang kinerjanya akan mempengaruhi kinerja ‘onderdil’ yang lain di dalam ponsel tersebut, sehingga nantinya malah dapat memperparah keadaan ponsel Anda.

Hindari pengisian energi yang terlalu sering

Ketika ponsel dihubungkan dengan listrik untuk tujuan pengisian energi baterai (charge), maka listrik akan mengalirkan panas ke dalam ponsel tersebut. Terlalu lama atau terlalu sering melakukan charge akan mempengaruhi kesehatan LCD. Akibat yang paling sering terjadi dari terlalu lama atau terlalu seringnya charge ini adalah rusaknya LCD dalam bentuk garis-garis yang mengotori layar LCD.

Pada awalnya, ketika kerusakan itu mulai terjadi, di layar LCD hanya akan tampak satu lajur garis (biasanya di bagian bawah). Ketika hal itu masih terus dilakukan (charge yang terlalu lama atau terlalu sering), maka lajur garis itu akan semakin menebal, kemudian bertambah; dari satu garis menjadi dua lajur garis. Begitu seterusnya hingga akhirnya garis-garis tersebut semakin banyak dan makin memenuhi layar LCD.

Munculnya garis-garis di layar LCD itu bukan hanya akan mengganggu Anda dalam penggunaan ponsel nantinya (karena Anda tak bisa jelas lagi dalam melihat data di layar LCD), tetapi juga merupakan tanda bahwa LCD ponsel telah mengalami kerusakan.

Hindarkan ponsel dari guncangan dan benturan

Ada beberapa tipe ponsel tertentu yang memang dibuat dan dirancang untuk penggunaan yang ‘kasar’, dalam arti ponsel tersebut memang sudah dipersiapkan untuk menerima dan menahan guncangan yang mungkin terjadi. Ada kalanya ponsel semacam itu juga telah dirancang agar tahan saat terkena air, atau bahkan sampai tenggelam ke dalam air.

Namun, kebanyakan ponsel yang kita pakai adalah ponsel biasa, dalam arti bukanlah ponsel yang memang dirancang untuk tahan guncangan dan benturan. Apabila ponsel terlalu sering terjatuh, terbentur atau mengalami guncangan, maka nasib LCD benar-benar akan terancam, karena LCD inilah yang merupakan bagian paling sensitif dari sebuah perangkat ponsel.

Hindarkan LCD dari kemungkinan tertekan atau ditekan

Seringkali, karena bertujuan untuk merawat ponselnya, orang pun membungkus ponselnya dengan sarung ponsel. Langkah itu merupakan langkah yang baik, dengan catatan kalau sarung ponsel yang digunakan memang cukup longgar, atau setidaknya cukup memberikan ruang bagi layar LCD.

Tetapi, ada kalanya orang mengenakan sarung ponsel yang amat ketat, sehingga seluruh bodi ponsel benar-benar rapat dengan sarungnya. Ketika hal semacam itu terjadi, maka layar LCD juga akan ikut tertekan.

Selain menggunakan sarung ponsel, ada kalanya pula orang mengganti casing ponselnya. Penggantian casing yang tidak tepat atau penggunaan casing yang bukan original terkadang juga mengakibatkan LCD menjadi tertekan karena jarak antara casing dengan LCD sebegitu dekat. Pemasangan casing yang tidak benar juga dapat mengakibatkan LCD menjadi tertekan oleh bagian pinggir casing.

Sebenarnya, LCD adalah layar kristal yang berisi cairan di dalamnya. Karenanya, ketika layar LCD ini ditekan atau tertekan, maka cairan yang ada di dalamnya akan keluar. Ketika cairan ini keluar, maka layar LCD akan menjadi blank, dan Anda pun harus mengganti LCD ponsel Anda dengan LCD yang baru.

Usahakan agar ponsel selalu berada di suhu yang tepat

Seperti yang dinyatakan di atas, LCD adalah bagian yang paling sensitif di dalam sebuah perangkat ponsel. Juga sebagaimana yang telah disebutkan di atas, LCD adalah layar kristal yang berisi cairan di dalamnya. Karenanya, untuk dapat menjaga LCD agar benar-benar awet dan tidak mudah rusak adalah dengan selalu menjaga agar ponsel berada di tempat yang bersuhu tepat.

Jika ponsel diletakkan di tempat yang bersuhu sangat panas atau diletakkan di bawah sinar matahari secara langsung, cairan di dalam LCD akan menguap. Begitu pula kalau ponsel diletakkan di dalam tempat yang bersuhu sangat dingin (misalnya di dalam lemari es), cairan di dalam LCD akan membeku. Ketika hal semacam itu terjadi, maka LCD pun akan rusak.

Bersihkan LCD dengan kain yang lembut

Ada kalanya kita perlu membersihkan layar LCD ponsel karena terlihat kotor, kusam atau karena adanya debu-debu yang menempel di permukaannya. Cara paling baik dalam membersihkan layar LCD adalah dengan menggunakan kain yang lembut dan sedikit basah. Apabila permukaan layar LCD tampak berdebu, sebaiknya lap terlebih dulu dengan kain yang kering, lalu usapkan kain yang sedikit basah setelah semua debu disingkirkan dari permukaan LCD.

Lalu bagaimana jika layar LCD terkena minyak? Bisa saja kita baru menyentuh tempe goreng atau pisang goreng lalu tanpa sengaja menyentuh ponsel, dan jari-jari yang masih tertempel minyak itu menyentuh LCD. Kalau hal semacam itu yang terjadi, sebaiknya gunakan kertas tisu basah untuk membersihkannya. (Tisu basah yang dimaksud di sini adalah tisu yang memang benar-benar basah, bukan tisu kering yang dibasahi dengan air).

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.