Tips dan Etika Menggunakan Ponsel

Tips dan Etika Menggunakan Ponsel

BIBLIOTIKA - Mungkin belum pernah ada aturan etika atau sopan-santun yang diajarkan secara tertulis menyangkut penggunaan ponsel dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi karena penggunaan ponsel merupakan aktivitas yang bisa saja mengganggu orang lain (jika tidak dilakukan secara baik dan benar), maka sesungguhnya etika dalam penggunaan ponsel sudah menjadi sesuatu yang perlu.

Sebagaimana hal-hal lain yang juga perlu batas-batas kesopanan ketika dilakukan secara terbuka, penggunaan ponsel pun sesungguhnya perlu diatur oleh batas-batas kesopanan yang sama, agar orang bisa merasa nyaman menggunakan ponselnya, juga agar orang lain tidak menjadi terganggu atas hal itu.

Restaurant Industry Association, sebuah asosiasi restoran nasional di Amerika yang berkantor pusat di Washington, melakukan survei mengenai penggunaan ponsel oleh orang-orang yang tengah menikmati santapan di restoran. Hasilnya, separuh dari responden yang disurvei itu mengaku bahwa mereka melakukan percakapan melalui ponsel ketika tengah berada di restoran.

Setelah hasil survei itu dipublikasikan, sekelompok restoran di Amerika pun memberlakukan peraturan baru bagi para tamu dan pelanggannya, yakni dilarang menggunakan ponsel selama berada di ruang restoran. Pada saat ini sebagian restoran kelas atas di Amerika telah memberlakukan peraturan yang sama.

Alasan pemberlakuan peraturan semacam di atas itu tentunya didasarkan pada kenyataan bahwa ada kalanya—bahkan mungkin seringkali—orang menjadi terganggu atau merasa tidak nyaman ketika ada orang lain di dekatnya berkomunikasi melalui ponsel. Dan ketidaknyamanan atau bahkan gangguan yang ditimbulkan dari aktivitas itu terjadi mungkin karena tidak adanya etika yang secara tegas mengatur bagaimana cara yang sopan dan baik dalam berkomunikasi melalui ponsel.

Sebenarnya, yang seringkali menjadi pencetus gangguan atau menimbulkan ketidaknyamanan orang lain bukanlah ponselnya itu sendiri, melainkan cara orang dalam berkomunikasi melalui ponsel. Yang umum, dan biasanya, orang berbicara melalui ponsel dengan intonasi suara yang lebih keras atau lebih lantang dibanding ketika berbicara secara langsung (face to face). Hal inilah yang kemungkinan besar menyebabkan orang lain jadi terganggu atau menjadi tidak nyaman karenanya.

Jadi, pada prinsipnya sesungguhnya, penggunaan ponsel untuk berkomunikasi merupakan sesuatu yang sah dan sopan untuk dilakukan dimana pun, selama menggunakan intonasi suara yang wajar selama berkomunikasi melalui ponsel tersebut.

Cara yang paling mudah untuk mendeteksi atau mengetahui apakah aktivitas bertelepon Anda mengganggu orang lain ataukah tidak adalah dengan mengamati orang di sekitar ketika Anda berkomunikasi melalui ponsel. Kalau orang-orang di sekitar Anda menunjukkan muka yang tidak senang atau memperlihatkan ekspresi yang aneh, maka kemungkinan besar aktivitas Anda telah membuat mereka terganggu atau menyebabkan mereka merasa tidak nyaman.

Memang, sebagaimana yang telah disinggung di atas, sampai sekarang belum ada aturan yang baku atau resmi mengenai etika atau sopan-santun dalam hal penggunaan ponsel. Tetapi, tidak adanya aturan atau etika yang baku bukan berarti kita dapat melakukan sesuatu dengan seenaknya sendiri, karena kebebasan kita selalu dibatasi oleh kebebasan orang lain.

Karenanya, agar aktivitas komunikasi melalui ponsel yang kita lakukan dapat berjalan dengan lancar tanpa harus membuat orang lain terganggu atau merasa tidak nyaman, ada baiknya kalau kita memahami beberapa hal berikut ini.

Bila berdering, segera angkatlah

Tak jauh beda dengan pesawat telepon yang ada di rumah, ketika ponsel Anda berbunyi atau berdering yang merupakan tanda adanya panggilan, segera angkat dan terimalah. Bukan hal yang bijak kalau Anda sengaja memperlama atau memperlambat penerimaan panggilan telepon tersebut, karena orang lain dapat terganggu karena suara atau dering ponsel tersebut, sementara orang yang menelepon Anda juga bisa terlalu lama menunggu.

Berkomunikasilah secara wajar

Berbicaralah dan berkomunikasilah secara wajar selama bertelepon dengan menggunakan ponsel. Gunakan intonasi suara yang wajar, tak perlu berbisik-bisik, juga tak perlu berteriak atau bersuara keras. Selain itu, perhatikan reaksi dan ekspresi orang-orang di sekitar Anda untuk menjaga tingkah-laku Anda selama bertelepon.

Matikan ponsel di tempat dan acara tertentu

Ketika berada di tempat-tempat yang melarang adanya bunyi-bunyian yang mengganggu, semisal di tempat rapat, di tempat ujian, di rumah sakit, di tempat ibadah dan semacamnya, sebaiknya matikan nada dering ponsel Anda. Gunakan saja nada getar, sehingga Anda akan tetap dapat mengetahui jika ada panggilan yang masuk tanpa harus mengganggu orang lain di tempat itu.

Begitu pula ketika Anda tengah berada di depan banyak orang, semisal tengah menjadi pembicara. Jangan sampai acara menjadi terganggu hanya karena suara dering dari ponsel Anda.

Tunjukkanlah secara wajar

Apabila Anda membungkus ponsel dengan sarung ponsel dan meletakkannya di ikat pinggang, sebaiknya satu ponsel saja yang diletakkan di situ, meskipun mungkin Anda memiliki ponsel lebih dari satu. Anda tentunya akan mengganggap aneh kalau melihat orang yang meletakkan dua atau tiga ponsel di ikat pinggangnya, kan?

Selain itu, fungsi dari sebuah ponsel adalah untuk sarana komunikasi. Karenanya, tak peduli sebagus, semahal dan sehebat apapun ponsel milik Anda, tak perlu menggunakannya untuk mencari atau menarik perhatian orang lain.

Saat bersama orang lain

Ketika Anda tengah bercakap-cakap dengan orang lain dan kemudian menerima telepon melalui ponsel, sebaiknya berkomunikasilah dengan menggunakan ponsel—dan bukan dengan menggunakan handsfree. Penggunaan handsfree untuk berkomunikasi melalui ponsel akan membuat orang-orang di sekeliling Anda menjadi bingung untuk menentukan apakah Anda sedang ada ‘di sini’ ataukah ‘di sana’.

Begitu pun, ketika Anda tengah bercakap-cakap dengan orang lain, semisal kawan, tak perlulah menghidupkan musik atau fitur lain di ponsel Anda kalau memang tidak penting. Selain hal itu akan bisa mengganggu teman-teman Anda, mereka juga bisa menyangka kalau Anda sedang pamer.

Saat berkendara di jalan raya

Saat sedang berkendara di jalan raya, entah menggunakan sepeda motor atau mobil, sebaiknya hindari melakukan komunikasi melalui ponsel. Kalau memang panggilan di ponsel bersifat mendesak atau penting dan Anda mau tak mau harus menerimanya, maka pinggirkanlah terlebih dulu kendaraan Anda, lalu terimalah panggilan telepon itu.

Gunakanlah secara wajar

Gunakanlah ponsel kalau memang penting dan kalau Anda memang butuh menggunakannya, khususnya kalau Anda sedang berada di kawasan umum. Bukanlah pemandangan yang baik kalau melihat orang sepertinya sangat ketergantungan pada ponsel sampai-sampai seperti tak bisa lepas dari ponselnya.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.