Tips bila Menggunakan Nomor Ponsel Lebih dari Satu

Tips bila Menggunakan Nomor Ponsel Lebih dari Satu

BIBLIOTIKA - Pada masa sekarang ini, memiliki nomor ponsel lebih dari satu sudah dianggap biasa, terlepas dari apapun alasannya. Ada orang yang membutuhkan beberapa nomor ponsel karena luasnya cakupan komunikasinya, karena tak ingin mencampurkan urusan komunikasi bisnis dengan urusan komunikasi di luar bisnis, ataupun alasan-alasan lainnya.

Banyaknya pilihan ponsel dengan berbagai model dan bentuk juga memicu orang untuk memiliki lebih dari satu ponsel yang kemudian menjadikan orang juga memiliki lebih dari satu nomor ponsel.

Yang biasanya terjadi di kalangan orang yang menggunakan nomor ponsel lebih dari satu adalah karena tujuan penghematan. Sebagaimana yang kita tahu, masing-masing operator ponsel memiliki kebijakan yang khas; yakni memberikan tarif yang lebih murah untuk berhubungan ke nomor operator yang sama, tetapi mengenakan tarif yang lebih mahal jika digunakan untuk menghubungi ke nomor dari operator lain.

Karena kenyataan semacam itulah kemudian banyak orang yang sengaja memiliki nomor ponsel lebih dari satu dan dari berbagai operator, dengan tujuan agar dapat memperoleh tarif murah untuk menghubungi nomor dari operator mana pun. Ketika menghubungi nomor dari operator A, misalnya, orang akan menggunakan nomornya yang juga dari operator A, begitu pula ketika ingin menghubungi nomor dari operator lainnya.

Memiliki nomor ponsel lebih dari satu memang terkadang memberikan kemudahan, tetapi terkadang juga membuat bingung orang lain. Kalau Anda mendapatkan tiga buah nomor ponsel dari seseorang, misalnya, Anda bisa saja bingung nomor manakah yang bisa Anda hubungi sewaktu-waktu.

Begitu pula kalau Anda menyebarkan beberapa nomor ponsel milik Anda ke semua teman Anda, mereka pun tidak jarang akan kebingungan untuk menentukan nomor manakah milik Anda yang senantiasa aktif dan siap dihubungi.

Karenanya, agar penggunaan nomor ponsel yang lebih dari satu ini tidak justru menjadikan Anda repot, tips-tips berikut akan membantu Anda dalam mengelola ‘koleksi’ nomor Anda agar penggunaannya tetap memberikan rasa nyaman untuk Anda, juga bagi orang-orang yang mungkin akan menghubungi Anda.

Gunakan ponsel dengan fasilitas beberapa nomor

Pada saat ini, ponsel yang dapat digunakan atau dipasangi beberapa nomor sekaligus sudah banyak beredar di pasaran. Maraknya ponsel seperti ini tentu saja didasari oleh kenyataan karena makin banyaknya orang yang menggunakan nomor ponsel lebih dari satu. Pada saat ini, ada jenis ponsel yang dapat dimasuki dua nomor sekaligus, ada pula yang dapat dijejali dengan tiga nomor sekaligus.

Jika Anda menggunakan nomor ponsel lebih dari satu, maka memilih ponsel jenis ini dapat membantu Anda, daripada membawa-bawa beberapa ponsel sekaligus, atau menjadikan Anda seringkali mengganti-ganti kartu SIM di ponsel hanya untuk dapat mengaktifkan beberapa nomor ponsel yang Anda miliki.

Kalau umpama Anda memiliki dua nomor ponsel dan Anda menggunakan ponsel jenis dual card, maka Anda hanya perlu memasukkan dua nomor tersebut ke satu ponsel, dan dua nomor itu dapat digunakan untuk menelepon atau ditelepon kapan pun.

Dengan hanya membawa dan menggunakan satu ponsel saja, Anda sudah mengaktifkan dua nomor yang Anda miliki. Begitu pula kalau Anda memiliki tiga nomor ponsel dan kemudian menggunakan ponsel jenis triple card atau ponsel yang memiliki fasilitas dapat digunakan untuk tiga nomor sekaligus.

Kepraktisan semacam itu tentunya tidak akan Anda dapatkan kalau umpama Anda menggunakan dua ponsel atau tiga ponsel dengan tujuan untuk selalu mengaktifkan nomor-nomor yang Anda miliki. Tentunya Anda akan kerepotan kalau kemana-mana harus membawa-bawa dua atau tiga ponsel sekaligus, kan? Lebih repot lagi kalau Anda sedang menerima panggilan dari satu ponsel, dan kemudian ponsel Anda yang lain berdering-dering karena ada panggilan serupa.

Dengan menggunakan ponsel yang memberikan keleluasaan kepada Anda untuk mengaktifkan nomor lebih dari satu, masalah semacam di atas itu tidak terjadi. Ketika satu nomor Anda sedang digunakan untuk menelepon atau menerima telepon, umpamanya, maka nomor yang lain (yang juga ada di ponsel itu) secara otomatis akan memperdengarkan nada sibuk jika dihubungi oleh orang lain.

Dengan sistem yang otomatis semacam itu, Anda tidak akan repot dalam menerima suatu panggilan ketika panggilan yang lain masuk ke nomor Anda yang lain.

Kemudian, ada pula orang yang memiliki beberapa nomor ponsel tetapi hanya menggunakan satu ponsel. Orang semacam ini biasanya sering menggonta-ganti kartu SIM di ponselnya untuk mengecek masing-masing nomor yang dimilikinya.

Dalam jangka pendek, hal semacam itu tidak menjadi masalah, selain hanya sedikit repot. Tetapi, dalam jangka panjang, penggonta-gantian kartu SIM semacam itu akan dapat merusakkan chip yang terdapat pada kartu SIM tersebut, juga akan membuat slot kartu SIM di ponsel akan cepat rusak.

Ketika chip di kartu SIM mengalami masalah, maka ponsel tidak akan dapat lagi mendeteksi kartu SIM tersebut. Begitu pula kalau slot penerima kartu SIM di ponsel mengalami kerusakan, maka ponsel itu tidak dapat lagi membaca kartu SIM yang dimasukkan ke dalamnya.

Ketika hal-hal semacam itu terjadi, maka kepemilikan nomor lebih dari satu bukan hanya akan menjadikan Anda repot karena harus sering-sering mengganti kartu SIM di ponsel, tetapi juga akan membebani Anda dengan kemungkinan kerusakan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Karenanya, solusi paling baik apabila memiliki beberapa nomor ponsel adalah dengan menggunakan ponsel yang memiliki fasilitas dual card atau triple card.

Ponsel yang dimasuki lebih dari satu kartu SIM mungkin akan membuat Anda berpikir kalau ponsel itu akan boros baterainya karena harus dapat menangkap dua sinyal dari dua operator sekaligus. Kenyataan itu memang terjadi, yakni bahwa ponsel dual card atau triple card memang harus menangkap sinyal lebih dari satu yang berkonsekuensi memboroskan energi baterai.

Tetapi, para produsen ponsel jenis itu telah mengetahui kenyataan tersebut, sehingga baterai yang biasa digunakan untuk ponsel semacam itu juga memiliki energi besar (rata-rata memiliki daya hingga 1000 mAH), sehingga daya tahannya tetap lama, meskipun harus menyedot energi yang lebih besar dibanding ponsel biasa yang hanya menggunakan satu kartu SIM.

Selain itu, ponsel-ponsel jenis ini juga biasanya telah dilengkapi dengan baterai cadangan serta desktop charger dalam paket penjualannya, sehingga Anda akan dapat mengisi energi baterai cadangan tanpa harus menggunakan ponsel.

Jadi, kalau memang kepemilikan atas beberapa nomor ponsel adalah sesuatu yang penting bagi Anda, maka penggunaan ponsel dual card atau triple card dapat membantu Anda untuk bisa lebih praktis menggunakan nomor-nomor tersebut.

Jika menggunakan lebih dari satu ponsel

Sebagaimana yang dinyatakan di atas, tujuan orang memiliki nomor ponsel lebih dari satu bisa karena macam-macam alasan, salah satunya adalah karena model ponsel yang makin bermcam-macam.

Bisa saja orang memiliki ponsel lebih dari satu karena tertarik dengan suatu model ponsel tertentu sementara dia juga belum ingin melepas atau menjual ponsel lama miliknya. Dan kemudian, karena memiliki ponsel lebih dari satu, maka orang pun merasa butuh memiliki nomor yang juga lebih dari satu.

Selain itu, ada pula orang yang menggunakan ponsel lebih dari satu untuk mengaktifkan semua nomor miliknya karena mungkin berpikir bahwa ponsel dual card atau triple card rentan rusak, apalagi ponsel semacam itu kebanyakan bukan diproduksi oleh perusahaan terkenal. Meskipun anggapan semacam itu tidak seratus persen benar, tetapi anggapan itu masih melatarbelakangi kenyataan orang menggunakan beberapa ponsel demi untuk dapat mengaktifkan beberapa nomor yang dimilikinya.

Nah, kalau memang Anda menggunakan beberapa ponsel sekaligus, ada baiknya kalau Anda mengaktifkan alarm khusus yang akan mengingatkan Anda mengenai habisnya masa aktif atau masa tenggang dari masing-masing nomor ponsel yang Anda gunakan.

Seringkali, orang tidak bisa terus-menerus mengecek masa aktif atau masa tenggang nomor ponselnya apabila memiliki lebih dari satu nomor, apalagi jika ada di beberapa ponsel, khususnya lagi kalau menggunakan sistem prabayar. Karenanya, untuk amannya, sebaiknya ingatkan diri Anda sendiri dengan alarm khusus yang dapat Anda setting sendiri di masing-masing ponsel tersebut, agar Anda selalu ingat untuk mengisi pulsa, agar nomor yang Anda gunakan tersebut dapat selalu aktif dan tidak kedaluwarsa.

Jangan sampai ‘acara’ berganti-ganti ponsel itu juga mengakibatkan Anda harus pula berganti-ganti nomor baru karena terlupa mengisi pulsa sehingga nomor itu jadi hangus dan tak dapat digunakan lagi.

Bagi-bagilah penggunaan nomor

Agar orang yang akan menghubungi Anda nantinya tidak bingung dan Anda sendiri juga tidak bingung dalam menerimanya, maka bagi-bagilah nomor ponsel yang Anda miliki tersebut sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Umpama, satu nomor dikhususkan untuk urusan bisnis, satu nomor lagi dikhususkan untuk urusan pertemanan dan keluarga. Atau, bisa pula satu nomor diberikan kepada semua orang, sementara satu nomor lainnya adalah untuk urusan yang lebih bersifat pribadi yang tidak diberikan secara sembarangan.

Dengan pembagi-bagian semacam itu, Anda akan lebih dapat mengetahui siapa yang menelepon Anda, begitu pula orang yang akan menghubungi Anda tidak menjadi bingung. Bayangkan kalau umpama seorang teman Anda memiliki tiga buah nomor Anda dan kemudian suatu hari dia terburu-buru ingin menghubungi Anda karena harus mengabarkan berita penting. Teman Anda bisa bingung untuk menghubungi nomor Anda yang mana.

Nah, apabila masing-masing nomor telah dibagi sesuai dengan fungsinya, maka Anda pun tentunya harus berdisiplin ketika menggunakan nomor-nomor itu. Umpama, kalau nomor A secara khusus hanya digunakan untuk lingkungan bisnis, maka usahakanlah selalu untuk menggunakan nomor A jika menghubungi para relasi dan rekanan bisnis.

Sebaliknya, kalau Anda dihubungi orang lain melalui SMS, misalnya, gunakanlah nomor yang sama sesuai dengan fungsi nomor itu. Kalau orang yang mengirimkan SMS itu menujukannya ke nomor A, jangan gunakan nomor B untuk membalas SMS-nya.

Gunakan fasilitas call divert

Umpama Anda memiliki tiga buah ponsel yang mengaktifkan tiga buah nomor yang berbeda, dan Anda harus bepergian jauh. Tentunya Anda tidak mungkin membawa-bawa tiga ponsel Anda sekaligus, kan?

Di samping tidak praktis dan akan merepotkan selama dalam perjalanan, membawa tiga ponsel sekaligus juga membuat Anda rawan menjadi korban kejahatan. Tetapi, Anda pun merasa bingung jika hanya membawa satu ponsel saja dan meninggalkan ponsel yang lain, karena bisa saja sewaktu-waktu ada orang yang akan menghubungi Anda melalui nomor-nomor yang lain itu.

Nah, kalau Anda menghadapi masalah semacam itu, ada cara mudah untuk mengatasinya, yakni dengan mengaktifkan fitur call divert yang ada di dalam pesawat ponsel Anda. Hampir semua ponsel (bahkan yang produksi lama sekalipun) telah dilengkapi fasilitas call divert. Fasilitas call divert akan memberikan kemudahan sekaligus kenyamanan jika Anda memiliki beberapa buah ponsel sekaligus dan menghadapi masalah semacam di atas.

Jadi, cara kerja dari call divert ini secara mudahnya adalah meneruskan atau mengalihkan suatu panggilan dari suatu nomor ke nomor yang lain. Kalau Anda mengaktifkan call divert di ponsel A agar semua panggilan yang masuk dialihkan ke ponsel Anda yang lain yang bernomor B, maka nantinya semua panggilan yang ditujukan ke nomor A akan secara otomatis teralih atau diteruskan ke nomor ponsel B. Begitu pula sebaliknya.

Bagaimana cara menggunakan fasilitas call divert ini? Anda hanya perlu masuk ke menu ponsel Anda dan cari fitur call divert tersebut, kemudian memasukkan nomor ponsel yang Anda inginkan. Setelah itu, orang-orang yang nantinya menghubungi nomor ponsel Anda semuanya akan dialihkan ke nomor ponsel yang Anda set di dalam call divert—tanpa Anda harus mengabarkan hal itu kepada orang-orang yang mungkin akan menghubungi Anda. Praktis, kan?

Fasilitas call divert memang hanya dapat mengalihkan panggilan telepon tetapi tidak dapat mengalihkan kiriman SMS. Tetapi itu bukan masalah. Orang yang menelepon secara langsung biasanya memang memiliki keperluan yang penting, sehingga Anda pun nantinya tidak akan diganggu dengan SMS-SMS yang masuk yang kemungkinan besar tidak penting dan malah akan mengganggu aktivitas Anda.

Dengan menggunakan call divert, Anda akan merasa nyaman bepergian kemana saja meskipun Anda harus meninggalkan ponsel Anda yang lain, karena Anda akan selalu dapat dihubungi dan terhubung dengan nomor-nomor ponsel Anda yang lain.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.