Program GNOTA untuk Orang Tua Asuh

Program GNOTA untuk Orang Tua Asuh

BIBLIOTIKA - Artikel ini menjelaskan mengenai orang tua asuh yang ada di dalam program GNOTA (Gerakan Nasional Orang Tua Asuh), persyaratan dan cara menjadi orang tua asuh, serta ketentuan bagi orang tua asuh. Untuk memudahkan pemahaman, uraian berikut ini disajikan dalam bentuk tanya jawab.

Apa yang dimaksud dengan calon orang tua asuh?

Calon Orang Tua Asuh (C-OTA) adalah perorangan, kelompok dan atau lembaga / organisasi / badan yang mempunyai minat dan potensi untuk menjadi orang tua asuh.

Apa yang dimaksud dengan orang tua asuh?


Orang Tua Asuh (OTA) adalah perorangan, kelompok dan atau lembaga / organisasi / badan yang memberikan bantuan kepada anak asuh usia sekolah dari keluarga tidak mampu agar dapat mengikuti pendidikan dasar sembilan tahun sampai tamat.

Siapa yang bisa menjadi orang tua asuh?

Pada dasarnya setiap warga masyarakat dapat menjadi Orang Tua Asuh, baik secara perorangan atau berkelompok maupun melalui organisasi / lembaga / badan penyelenggara program bantuan anak asuh.

Bagaimana caranya menjadi orang tua asuh?

Ada beberapa cara untuk menjadi orang tua asuh antara lain:

Dapat dilakukan langsung dengan cara menentukan sendiri calon anak asuh dan memberikan bantuan langsung kepada anak asuh. Hal ini seperti yang biasa dilakukan selama ini oleh keluarga dalam masyarakat. Diharapkan data anak asuh tersebut dapat disampaikan kepada Yayasan Lembaga GN-OTA setempat agar tidak terjadi duplikasi dalam pemberian bantuan.

Dapat dilakukan secara berkelompok melalui kelompok sosial masyarakat, antara lain kelompok pengajian, arisan, paguyuban dan sebagainya. Diharapkan kelompok tersebut menyampaikan data anak asuhnya kepada Yayasan Lembaga GN-OTA setempat agar tidak lagi terjadi tumpang tindih dalam pemberian bantuan.

Dapat dilakukan melalui organisasi / lembaga / badan penyelenggara program bantuan anak asuh, misalnya melalui panti asuhan, non panti asuhan, atau badan sosial lainnya. Data anak asuh beserta orang tua asuhnya akan disampaikan oleh organisasi / lembaga / badan yang bersangkutan kepada Yayasan Lembaga GN-OTA setempat.

Cara yang paling mudah adalah melalui Yayasan Lembaga GN-OTA dengan mekanisme sebagai berikut:

Calon orang tua asuh datang ke Kantor Bank Rakyat Indonesia terdekat atau ke salah satu bank terdekat, atau melalui ATM.

Calon orang tua asuh dapat menentukan:
  1. Daerah asal calon anak asuhnya (untuk jumlah bantuan tertentu).
  2. Jumlah calon anak asuh yang akan dibantu.
  3. Tingkat pendidikan calon anak asuh yang akan dibantu.
  4. Lamanya bantuan akan diberikan.

Kirimkan uang bantuan kepada Yayasan Lembaga GN-OTA sertakan identitas lengkap calon anak asuh yang diisi pada waktu pengiriman uang.

Selanjutnya Yayasan Lembaga GN-OTA akan menyalurkan bantuan yang diterima kepada anak asuh sesuai dengan permintaan orang tua asuh.

Setelah bantuan diterima oleh anak asuh, Yayasan Lembaga GN-OTA akan mengirimkan data identitas anak asuhnya.

Calon orang tua asuh dapat memanfaatkan calon anak asuh yang ada di Yayasan Lembaga GN-OTA, dan membantunya langsung kepada calon anak asuh yang bersangkutan.

Apa yang akan diperoleh Orang Tua Asuh?

Orang tua asuh berhak memperoleh data identitas dan bila dikehendaki juga tentang perkembangan pendidikan anak asuhnya. Disamping itu, orang tua asuh dapat berkomunikasi langsung dengan anak asuhnya.

Sampai kapankah seseorang dapat menjadi Orang Tua Asuh?

Kesempatan menjadi orang tua asuh tidak terbatas, baik mengenai jumlah anak yang ingin dibantu maupun lamanya pemberian bantuan. Semuanya tergantung dari kemauan dan kemampuan orang tua asuh sendiri.

Apakah Orang Tua Asuh bisa menentukan Calon Anak Asuh?

Pada dasarnya, orang tua asuh dapat menentukan sendiri anak asuhnya, dengan ketentuan bahwa anak yang dimaksud benar-benar memenuhi persyaratan sebagai anak asuh.

Apakah orang tua asuh dapat berhubungan secara langsung dengan anak asuh atau sebaliknya?

Orang Tua Asuh dapat dan diperbolehkan berhubungan langsung dengan anak asuhnya, untuk memberikan motivasi kepada anak asuh agar lebih meningkatkan prestasi belajarnya.

Apabila anak asuh ingin berhubungan dengan orang tua asuhnya, dapat dilakukan melalui Yayasan Lembaga GN-OTA untuk disampaikan kepada orang tua asuh yang bersangkutan. Selanjutnya orang tua asuh dapat berhubungan langsung dengan anak asuhnya.

Apakah warga negara asing dapat menjadi Orang Tua Asuh?

Warga negara asing dapat dan diperbolehkan untuk menjadi orang tua asuh, sepanjang tidak melanggar ketentuan perundangan yang berlaku di Indonesia.

Apakah ada program untuk mempertemukan orang tua asuh dengan anak asuhnya?

Sampai saat ini belum ada program khusus untuk mempertemukan orang tua asuh dengan anak asuh, mengingat biaya yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan program tersebut cukup besar. Namun secara perorangan atau kelompok, orang tua asuh diberikan kebebasan untuk berkomunikasi dengan anak asuhnya.

Bolehkan orang tua asuh memberikan bantuan secara langsung kepada anak asuh?

Orang tua asuh dapat memberikan bantuan secara langsung kepada anak asuh, asal anak tersebut memenuhi persyaratan sebagai anak asuh dan datanya dikirim ke Yayasan Lembaga GN-OTA.

Bolehkah orang tua asuh memberikan bantuan secara langsung dalam bentuk uang kepada anak asuh?

Dianjurkan bahwa orang tua asuh tidak memberikan bantuan kepada anak asuh dalam bentuk uang karena:
  1. Dapat disalah-gunakan untuk hal-hal yang tidak berkaitan dengan kebutuhan pendidikan.
  2. Lebih sulit untuk dipertanggung-jawabkan pemanfaatannya.
  3. Dapat menimbulkan kesalah-pahaman dengan pihak orangtua atau wali anak asuh.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.