Program Bantuan Anak Asuh Dalam GNOTA

Program Bantuan Anak Asuh Dalam GNOTA

BIBLIOTIKA - Artikel ini menjelaskan mengenai bantuan dan sifat bantuan yang ada di dalam program GNOTA (Gerakan Nasional Orang Tua Asuh), jenis dan jumlah bantuan anak asuh, serta nilai indeks bantuan dan penghimpunan bantuan. Untuk memudahkan pemahaman, uraian berikut ini disajikan dalam bentuk tanya jawab.

Apa bentuk bantuan yang diberikan kepada anak asuh?

Bantuan anak asuh diberikan dalam bentuk bantuan biaya sekolah.

Bagaimana bentuk bantuan anak asuh?

Bantuan anak asuh berupa “Bantuan Biaya Sekolah” untuk pengadaan buku / alat tulis, pakaian seragam / sepatu / tas sekolah, dan lainnya yang tidak termasuk komponen bantuan yang telah disediakan oleh Sekolah melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Bagaimana sifat bantuan anak asuh?

Bantuan anak asuh bersifat stimulan, dalam arti bantuan yang diberikan hanya sebagian dari seluruh kebutuhan keperluan pendidikan anak asuh, dengan harapan bantuan tersebut dapat meringankan beban orang tua anak dan memotivasi orang tua anak untuk berupaya melengkapi kebutuhan pendidikan anaknya. Kemungkinan lain adalah dengan adanya bantuan anak asuh, maka dana keperluan sekolah dapat dialihkan untuk usaha lain yang dapat meningkatkan penghasilan keluarga.

Berapa nilai indeks bantuan untuk seorang anak asuh selama satu tahun?

Nilai bantuan yang diterima seorang anak asuh masing-masing:
  1. Untuk Tingkat SD/sederajat @ Rp. 120.000,-/tahun.
  2. Untuk Tingkat SLTP/sederajat @ Rp. 240.000,-/tahun.

Apakah nilai indeks bantuan sudah termasuk biaya pengiriman bantuan?

Biaya pengiriman bantuan tidak termasuk dalam nilai indeks bantuan. Biaya tersebut diupayakan secara terpisah oleh Yayasan Lembaga GN-OTA.

Sejak tahun 2000 bantuan kepada anak asuh tidak lagi dalam bentuk barang / peralatan tetapi seluruhnya dalam bentuk uang.

Bagaimana langkah-langkah penghimpunan bantuan?


Langkah-langkah penghimpunan bantuan:

Memasyarakatkan GN-OTA melalui berbagai media publikasi dengan tujuan memperkenalkan kegiatan GN-OTA.

Menghimpun dan menyusun daftar kelompok masyarakat yang potensial sebagai orang tua asuh.

Melakukan pendekatan awal terhadap kelompok potensial sebagai sasaran kegiatan penghimpunan bantuan.

Mengadakan pertemuan dengan kelompok sasaran untuk menyam-paikan informasi tentang:
  1. Latar belakang, tujuan dan sasaran GN-OTA.
  2. Kondisi dan permasalahan anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu yang memerlukan bantuan.
  3. Peranan Yayasan Lembaga GN-OTA dalam GN-OTA.
  4. Cara menjadi orang tua asuh.

Penyampaian informasi ini dimaksudkan untuk memperoleh pemahaman tentang GN-OTA guna menimbulkan kepedulian sebagai orang tua asuh.
  1. Menindaklanjuti kesepakatan pertemuan dalam penghimpunan bantuan.
  2. Menyetorkan bantuan yang diterima ke rekening Yayasan Lembaga GN-OTA.
  3. Menyampaikan ucapan terima kasih kepada orang tua asuh.
  4. Membuat laporan kegiatan penghimpunan bantuan.

Bagaimana cara penghimpunan bantuan?

Penghimpunan bantuan dapat dilakukan dengan cara:

Memberdayakan warga dan atau kelompok masyarakat yang potensial agar mereka mau menjadi orang tua asuh.

Melalui kegiatan pengumpulan dana sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pengurus Yayasan Lembaga GN-OTA.

Bantuan yang telah diterima dari orang tua asuh diinformasikan kepada masyarakat melalui madia cetak dan elektronik.

Dimana Yayasan Lembaga GN-OTA menyimpan dana bantuan yang diterima?

Yayasan Lembaga GN-OTA hanya mempunyai satu nomor rekening untuk menyimpan dana bantuan anak asuh.

Yayasan Lembaga GN-OTA hanya menggunakan bank khusus dengan satu nomor rekening dengan maksud agar pengawasannya lebih mudah dan juga mempermudah pekerjaan Kantor Akuntan Publik pada waktu memeriksa (mengaudit) keuangan Yayasan Lembaga GN-OTA.

Bagaimana kalau nilai sumbangan yang diberikan oleh orang tua asuh lebih kecil daripada indeks bantuan anak asuh?

Nilai indeks bantuan yang diterima seorang anak asuh masing-masing:
  1. Untuk Tingkat SD / setara @ Rp. 120.000,-/tahun
  2. Untuk Tingkat SLTP / setara @ Rp. 240.000,-/tahun

Apabila sumbangan yang diterima dari orang tua asuh tidak mencapai indeks bantuan, maka sumbangan tersebut akan dikumpulkan bersama sumbangan dari orang tua asuh yang lain sampai mencapai nilai indeks minimal bantuan anak asuh.

Bagaimana kalau nilai sumbangan yang diberikan oleh orang tua asuh lebih besar daripada indeks bantuan anak asuh?

Kelebihan nilai sumbangan akan dihimpun bersama sumbangan dari orang tua asuh yang lain untuk membantu anak asuh yang lain.

Apakah orang tua asuh dapat memberi bantuan yang dibayarkan secara angsuran?

Apabila ada calon orang tua asuh yang ingin memberi bantuan secara angsuran, maka dapat dilakukan hal sebagai berikut:

Dana tersebut ditabung sendiri oleh calon orang tua asuh yang bersangkutan dan baru diserahkan ke Yayasan Lembaga GN-OTA setelah jumlah uangnya memenuhi indeks bantuan.

Dana yang ada diserahkan kepada Yayasan Lembaga GN-OTA, kemudian Yayasan Lembaga GN-OTA akan menggabungkan dana tersebut dengan sumbangan dari orang tua asuh yang lain agar mencapai nilai indeks bantuan.

Bagaimana caranya apabila ada seseorang yang ingin menjadi orang tua asuh akan mengirimkan bantuan namun di daerahnya belum ada cabang BRI?

Apabila belum ada cabang BRI di daerahnya, orang tua asuh dapat mengirimkan bantuannya dengan cara:

Melalui poswesel yang dialamatkan langsung kepada Pengurus Yayasan Lembaga GN-OTA.

Melalui transfer dari bank lain yang ditujukan ke rekening Yayasan Lembaga GN-OTA.

Apa yang menjadi bukti bahwa bantuan dari orang tua asuh telah diterima oleh Yayasan Lembaga GN-OTA?

Yayasan Lembaga GN-OTA akan mengirimkan Surat Ucapan Terimakasih yang merupakan bukti bahwa sumbangan dari orang tua asuh sudah diterima.

Apakah dana yang terhimpun dari suatu daerah dapat digunakan untuk membantu anak asuh setempat?

Dana yang terhimpun dari suatu daerah memang diutamakan untuk membantu anak asuh di daerah tersebut. Apabila ada kelebihan dana di satu daerah, dapat dipergunakan untuk membantu daerah yang lain.

Bagaimana penggunaan dana bantuan yang berasal dari dana zakat?

Dana yang berasal dari zakat akan digunakan khusus untuk membantu anak asuh dari Madrasah Ibtidaiyah dan atau Madrasah Tsanawiyah.

Dari mana sumber dana operasional Yayasan Lembaga GN-OTA?

Sumbangan orang tua asuh sepenuhnya digunakan untuk bantuan anak asuh, sedangkan sumber dana operasional Yayasan Lembaga GN-OTA berasal dari:
  1. Di waktu yang lalu bantuan dari Pemerintah/Departemen Sosial.
  2. Bunga dari dana abadi milik Yayasan Lembaga GN-OTA.
  3. Upaya Yayasan Lembaga GN-OTA yang khusus dilakukan untuk menghimpun dana operasional atau dana abadi.
  4. Usaha lain yang dilakukan oleh Pengurus Yayasan Lembaga GN-OTA, seperti: Malam Amal dan lain-lain.

Apakah Yayasan Lembaga GN-OTA diperbolehkan bekerjasama dengan Mitra untuk menghimpun dana untuk kepentingan operasional?

Yayasan Lembaga GN-OTA bersama Mitra-nya diperkenankan untuk menghimpun dana bagi kepentingan operasional.

Apakah anggota masyarakat dapat mengadakan kegiatan pengumpulan dana untuk kepentingan GN-OTA?

Pengumpulan dana oleh masyarakat dengan mengatasnamakan GN-OTA, harus mendapat persetujuan tertulis dari Pengurus Yayasan Lembaga GN-OTA, ijin pengumpulan sumbangan dari Dinas Sosial di daerah, dan memenuhi persyaratan perijinan sesuai ketentuan peraturan Pemerintah yang berlaku.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.