Perbedaan GN-OTA dan Yayasan Lembaga GN-OTA

Yayasan Lembaga GN-OTA

BIBLIOTIKA - Perbedaan GN-OTA dengan Yayasan Lembaga GN-OTA adalah: GN-OTA merupakan sebuah gerakan masyarakat bersama Pemerintah yang berskala nasional. Sedangkan Yayasan Lembaga GN-OTA adalah organisasi yang merupakan wadah kepedulian masyarakat untuk menjaga kesinambungan dan pencapaian tujuan GN-OTA. Uraian selanjutkan berikut ini disajikan dalam bentuk tanya jawab.

Apa tujuan Yayasan Lembaga GN-OTA?

Tujuan Yayasan Lembaga GN-OTA adalah:

Memasyarakatkan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA) sebagai upaya memberdayakan potensi dan sumber masyarakat untuk menunjang penuntasan wajib belajar pendidikan dasar.

Menghimpun dan menginformasikan sekaligus sebagai pusat data dan informasi mengenai anak dari keluarga tidak mampu, termasuk anak cacat dan anak yang bertempat tinggal di daerah terpencil, anak asuh, calon anak asuh, orang tua asuh, dan calon orang tua asuh.

Menghimpun dan menerima sumbangan dari masyarakat selaku orang tua asuh untuk disalurkan sebagai bantuan pendidikan kepada anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu, anak penyandang cacat dan anak yang tinggal di daerah terpencil, agar dapat melanjutkan pendidikan dasar sampai tamat.

Menjalin jaringan koordinasi dan kemitraan dengan pihak swasta dan pemerintah sebagai upaya menggalang potensi serta sumber daya dan dana masyarakat guna menunjang penuntasan program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun.

Apa peranan Yayasan Lembaga GN-OTA?

Peranan Yayasan Lembaga GN-OTA adalah:

Pusat Pelayanan Informasi Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA).

Pusat Data Gerakan Nasional Orang Tua Asuh, yang menghimpun dan menginformasikan data mengenai anak asuh, calon anak asuh dan orang tua asuh.

Organisasi penghimpun dan penyaluran sumbangan masyarakat sebagai orang tua asuh.

Pusat jaringan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh.

Apa tugas pokok Yayasan Lembaga GN-OTA?

Tugas pokok Yayasan Lembaga GN-OTA adalah:

Menghimpun dan menginformasikan data anak kurang mampu, anak cacat dan anak yang bertempat tinggal di daerah terpencil dari keluarga tidak mampu dalam rangka Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun.

Menghimpun dan menginformasikan data mengenai anak asuh, calon anak asuh, orang tua asuh, dan calon orang tua asuh dalam rangka Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun.

Menghimpun dan menyalurkan bantuan anak asuh dalam rangka Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun.

Bagaimana pola kerja Yayasan Lembaga GN-OTA dalam menuntaskan anak asuh?

Yayasan Lembaga GN-OTA menganut pola kerja membagi habis tugas dari tingkat bawah ke atas. Dalam hal penuntasan anak asuh, Yayasan Lembaga GN-OTA berupaya memberdayakan potensi masyarakat mulai dari tingkat desa. Anak asuh yang belum dapat dituntaskan di tingkat desa, diupayakan untuk dituntaskan di tingkat kecamatan. Apabila di tingkat kecamatan belum juga dapat teratasi, maka akan diupayakan penuntasannya di tingkat kabupaten/ kota. Demikian seterusnya hingga ke tingkat pusat.

Selain itu Yayasan Lembaga GN-OTA akan bermitra kerja dengan berbagai pihak yang terkait dalam upaya menuntaskan anak asuh.

Bagaimana bentuk organisasi Yayasan Lembaga GN-OTA?

Organisasi Yayasan Lembaga GN-OTA terdiri atas:
  1. Pembina, yang dulu dikenal sebagai Dewan Orang Tua Asuh
  2. Pengurus, yang dibantu oleh karyawan pelaksana pada masing-masing Bidang
  3. Pengawas, yang juga memberikan nasihat kepada Pengurus.

Bagaimana hubungan antara Yayasan Lembaga GN-OTA dengan Mitra nya di Daerah?

Hubungan Yayasan Lembaga GN-OTA dengan Mitra di daerah berupa:

Hubungan kemitraan formal maupun informal untuk menyelenggarakan kegiatan secara bersama, atau mitra di daerah memberikan dukungan untuk kemudahan penyelenggaraan bantuan oleh Yayasan Lembaga GN-OTA di daerahnya.

Siapa yang menjadi ujung tombak Yayasan Lembaga GN-OTA?

Ujung tombak Yayasan Lembaga GN-OTA adalah para relawan sosial antara lain:

Guru dan Kepala Sekolah, dalam hal pendataan siswa di sekolahnya yang memerlukan bantuan pendidikan, serta penyaluran bantuan anak asuh.

Ketua RT/RW, Karang Taruna, Pekerja Sosial Masyarakat, ibu-ibu PKK, dalam hal pendataan anak-anak usia sekolah yang belum bersekolah.

Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), dalam hal mendata Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I.

Warga masyarakat yang peduli terhadap GN-OTA sebagai penggerak GN-OTA di lingkungan masing-masing.

Bagaimana hubungan antara Yayasan Lembaga GN-OTA dengan Orsos/LSM/Kelompok Sosial Masyarakat yang menyelenggarakan bantuan anak asuh?

Orsos/LSM/Kelompok Sosial Masyarakat yang menyelenggarakan bantuan anak asuh adalah mitra kerja dari Yayasan Lembaga GN-OTA dalam hal:
  1. Upaya-upaya pencapaian tujuan GN-OTA.
  2. Pemasyarakatan GN-OTA.
  3. Pendataan anak asuh dan orang tua asuh.
  4. Koordinasi penyaluran bantuan anak asuh agar tidak terjadi tumpang-tindih dalam pemberian bantuan.

Orsos/LSM/Kelompok Sosial Masyarakat tetap dapat melaksanakan program bantuan anak asuh sebagaimana biasanya. Yayasan Lembaga GN-OTA hanya meminta data anak asuh beserta orang tua asuhnya untuk dimasukkan dalam komputer Pusat Data Yayasan Lembaga GN-OTA.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.