Penyebab Hewan Menyerang Manusia

harimau

BIBLIOTIKA - Beberapa hewan memang buas, dalam arti mereka akan menyerang apa atau siapa saja yang kebetulan berpapasan dengannya. Namun, tidak semua hewan sebuas itu. Bahkan hewan yang paling buas pun kadang-kadang tidak menyerang jika memang tidak ada alasan atau penyebab yang mengharuskannya.

Berikut ini adalah beberapa alasan hewan menyerang manusia. Hal-hal berikut bisa diingat jika kita kebetulan jalan-jalan ke hutan, dan tidak ingin “berurusan” dengan hewan di sana.

Merasa terancam

Sebagaimana manusia umumnya, hewan juga memiliki rasa takut. Ketika mereka merasa ketakutan atau terancam, entah apa pun alasannya, mereka akan berusaha bertahan, meski untuk itu harus menyerang terlebih dulu untuk dapat keluar dari situasi yang dianggapnya berbahaya.

Ketika keberadaan manusia di dekatnya dianggapnya sebagai ancaman, hewan akan menyerang, mengejar, menggigit, atau melakukan sesuatu untuk mengalahkan pihak yang dianggapnya ancaman.

Situasi semacam itu biasa terjadi pada hewan-hewan yang hidup di alam liar. Karenanya, langkah paling tepat untuk menghindari serangan hewan—khususnya di hutan—adalah menjaga jarak dan tidak mengusiknya.

Melindungi anaknya

Beberapa hewan memang ada yang tidak mempedulikan anaknya. Namun, lebih banyak hewan yang sangat menjaga anaknya, khususnya ketika baru lahir.

Hewan-hewan itu akan menjaga dan melindungi anaknya dengan sekuat tenaga dari gangguan siapa pun, terutama dari mereka yang berusaha mengambilnya. Mengganggu hewan yang sedang bersama anaknya bisa dibilang mengundang bahaya.

Tua, sakit, atau terluka

Ketika semakin menua, atau ketika sakit dan terluka, hewan mengalami kondisi yang tak jauh beda dengan manusia, yakni melemahnya tenaga. Dalam kondisi itu, hewan tersebut akan berusaha mendapatkan makanan dengan mudah. Ketika upayanya itu diganggu, dia pun akan menyerang membabi buta.

Digoda

Tidak semua hewan suka digoda. Hewan-hewan jinak di kebun binatang mungkin akan melayani godaan kita dengan manis. Namun, hewan-hewan liar di hutan cukup berbahaya untuk digoda. Jika kita mencoba menggoda mereka, itu sama halnya memberikan peluang bagi mereka untuk menyerang, apalagi jika mereka merasa terpojok.

Dibangunkan saat tidur

Ada istilah terkenal yang berbunyi, “Jangan membangunkan macan tidur”. Membangunkan macan yang sedang tidur sama halnya mengundang bahaya. Namun bahaya yang sama juga akan muncul jika kita membangunkan hewan lain—selain macan—yang juga sedang tidur atau beristirahat. Hewan yang tergolong pemarah cenderung menyerang jika mereka merasa terganggu tidurnya.

Diganggu ketika makan

Bagi hewan, menemukan makanan adalah peristiwa penting di alam liar, karena mereka sering kali harus berburu dengan susah-payah dulu untuk mendapatkan makanannya.

Karena itu, ketika sedang makan, kebanyakan hewan tidak akan membiarkan apa atau siapa pun yang mengganggu mereka. Mengganggu hewan yang sedang menyantap makanannya sama saja mengundang bahaya.

Kehilangan pasangan

Tidak jauh beda dengan manusia, kehilangan pasangan bagi hewan juga mempengaruhi sisi emosionalnya. Hewan jantan ataupun betina menjadi lebih sensitif ketika mereka baru kehilangan pasangan. Ketika hal itu terjadi, mereka cenderung menganggap semua hal di hadapannya sebagai ancaman atau saingan. Ketika berpapasan dengan manusia, tidak jarang mereka akan menyerang.

Kelaparan

Hewan yang paling bahaya adalah hewan yang lapar. Meski dalam kondisi kenyang beberapa hewan tampak jinak, namun hal itu dapat berubah total ketika mereka kelaparan. Ketika kecewa karena tidak mendapatkan makanan, hewan yang paling jinak sekalipun bisa berubah liar dan menyerang apa atau siapa saja yang dilihatnya.

Hal itu mungkin tidak terlalu berbahaya jika terjadi pada hewan yang relatif kecil, namun tentu menjadi bahaya mengerikan jika terjadi pada hewan besar.

Kaget atau takut

Ketika hewan merasa takut atau terkejut secara tiba-tiba, insting pertama mereka yang biasanya muncul adalah sikap waspada, sementara hewan yang lain akan bereaksi dalam bentuk yang lebih berbahaya; segera menerkam. Reaksi itu merupakan reflek yang terjadi terhadap sesuatu yang datang tanpa mereka duga.

Melindungi daerah kekuasaan

Hampir semua hewan memiliki daerah atau wilayah kekuasaan, terutama untuk jenis hewan pemangsa. Penguasaan suatu kawasan atau wilayah penting bagi mereka, karena daerah itu akan menjadi tempat tinggal mereka sekaligus tempat mencari makanan.

Ketika ada pihak lain yang dianggap mengancam daerah kekuasaannya, hewan yang ada di sana pun tidak akan segan menyerang demi mempertahankan kekuasaan.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.