Mengetahui Tingkat Radiasi Handphone

Mengetahui Tingkat Radiasi Handphone

BIBLIOTIKA - Masalah radiasi yang dihasilkan oleh pesawat handphone sudah menjadi isu umum, meskipun mungkin secara medis belum dapat dibuktikan dengan ilmiah. Berbagai analisis yang muncul di media bahkan ada yang menyebutkan bahwa radiasi dari handphone ini dapat menyebabkan kanker otak. Bentuk dan antena serta daya yang dipancarkannya tetap diklaim sebagai penyebab utama radiasi tersebut.

Nah, benar atau tidaknya analisis tersebut, tidak ada salahnya kalau kita ingin mengetahui tingkat radiasi beberapa handphone yang ada di pasar Indonesia, berdasarkan daya yang dipancarkan oleh handphone-handphone tersebut. Berikut ini adalah tabel yang diturunkan dari hasil survei yang dilakukan oleh FCC (Federal Communication Commission) yang ada di Amerika.

Tabel posisi antena

Di bawah ini adalah penjelasan mengenai antena handphone, kaitannya dengan kemungkinan radiasi yang dipancarkannya.

Handphone dengan antena eksternal 
(Radiasi antena mengarah ke otak)

Pada jenis handphone ini, posisi antena berada persis di samping otak, sehingga risiko terkena kanker otak menjadi paling besar.

Handphone dengan desain model lipat 
(Radiasi antena mengarah ke rahang)

Karena bentuknya yang lipatan atau calm-shell, maka pada handphone jenis ini posisi antenanya berada di samping rahang. Dengan posisi antena jauh dari otak, maka risiko kanker otak pada jenis handphone ini tergolong paling kecil.

Handphone dengan antena internal 
(Radiasi mengarah ke telinga)

Posisi antena handphone ini berada di samping telinga, sehingga risiko terkena kanker otak tidak terlalu besar, namun memiliki efek samping telinga menjadi lebih cepat panas.

Memanfaatkan handsfree: aman sekaligus nyaman

Di banyak media yang terbit, sudah sering kita ketahui tentang ulasan mengenai radiasi yang ditimbulkan oleh penggunaan handphone yang disinyalir dapat mengganggu kinerja otak.

Daya pancaran sebuah handphone dan penerimaan sinyal melalui antena yang letaknya di dekat kepala kita dikhawatirkan akan menimbulkan radiasi elektromagnetik, yang apabila sampai pada otak maka akan menyebabkan simpul-simpul otak mengalami gangguan.

Efek mengenai hal tersebut memang tidak langsung terasa. Itu mirip dengan radiasi layar monitor komputer atau layar televisi terhadap kesehatan mata dan otak, dimana efek yang ditimbulkan baru akan terasa setelah beberapa tahun ke depan; kinerja pikiran akan menjadi berkurang, di samping itu efek-efek radiasi juga dikhawatirkan akan menimbulkan penyakit serius seperti kanker.

Karena didasari oleh kenyataan semacam itu, sampai-sampai Departemen Perdagangan dan Industri di Inggris mengeluarkan rekomendasi yang menyarankan agar masyarakat di sana memakai handsfree pada waktu menggunakan handphone. Rekomendasi tersebut disertai dengan sebuah laporan yang menyatakan bahwa penggunaan handsfree pada handphone akan dapat mengurangi efek samping akibat radiasi elektromagnetik.

Untuk hal itu pula bahkan kemudian dibentuk suatu Badan Perlindungan Radiasi Nasional yang akan berafiliasi dengan Komisi Internasional untuk Perlindungan Terhadap Radiasi Non-Ion.

Dapatkan banyak e-book bermanfaat secara mudah dan aman. Baca penjelasannya di sini.