Mengenal WAP dan Cara Kerjanya

Mengenal WAP dan Cara Kerjanya

BIBLIOTIKA - WAP (Wireless Application Protocol) adalah suatu teknologi dengan prinsip dasar WML (Wireless Markup Language) yang diterapkan pada handphone untuk dapat akses ke internet. Pada waktu pertama kali penciptaannya, WAP diyakini akan menjadi salah satu terobosan baru yang akan mempermudah kita dalam menikmati internet hanya dengan menggunakan pesawat handphone.

Karena teknologi yang satu ini diyakini sebagai sesuatu yang pasti akan digunakan oleh banyak orang, maka pada waktu itu pun perusahaan-perusahaan handphone segera berlomba-lomba memproduksi handphone-handphone yang bisa menggunakan fasilitas WAP.

Siemens, Nokia, Motorola dan beberapa vendor yang lain segera meluncurkan produk-produk mereka untuk mendukung layanan baru itu, bahkan juga ada Linux dan Hewlett Packard yang menyediakan fasilitas yang mendukung penggunaan WAP tersebut.

Kesemuanya itu membuat apa yang dapat dilakukan internet seperti e-mail, chatting, e-commerce dan lain-lainnya dapat dilakukan hanya dengan menggunakan sebuah handphone.

Keberadaan WAP ini kemudian didukung dengan munculnya suatu teknologi baru yang disebut GPRS (General Packet Radio Service). Teknologi ini diyakini akan mendukung WAP dengan kecepatan empat kali lebih cepat dari GSM yang sudah ada. GPRS ini muncul karena WAP kemudian dianggap sebagai suatu piranti yang mahal namun sia-sia, tidak ekonomis, juga tidak efisien. Bandwidth yang dibutuhkan oleh GPRS ini hanya 9,6 kbps, jauh lebih kecil kalau dibandingkan dengan bandwidth yang digunakan oleh internet pada umumnya.

Anggapan bahwa WAP tidak efisien ini terus meningkat seiring dengan banyaknya pemakai layanan ini yang merasa kurang puas. Ada yang sampai menyatakan bahwa teknologi WAP sungguh membosankan dan sangat tidak menarik. Tetapi, riset dari International Data Corp (IDC) malah memperkirakan bahwa pengguna WAP akan terus meningkat pertahunnya.

Paul Budde, seorang analis dari Australia, bahkan menyatakan bahwa WAP tidak akan berkembang di pasar umum (masyarakat) konsumen pengguna handphone. Dengan pemikiran logika yang praktis bahwa hal yang penting dapat diakses di internet, Paul Budde menambahkan bahwa WAP tidak akan berguna.

“Apakah kita akan menggunakan handphone hanya untuk mencari sebuah restoran Italia pada satu kota asing yang kita singgahi? Mengapa tak menanyakannya langsung pada layanan kota, sopir taksi ataupun penduduk setempat?” katanya dengan sinis.

Apa yang dikatakan oleh Paul Budde itu mungkin saja benar, karena apabila peminat WAP yang dijadikan sebagai acuan, maka pengguna WAP memang telah dianggap gagal dalam jumlah apabila dibandingkan dengan pengguna jasa lainnya pada handphone, semisal jasa penggunaan SMS.

Namun, keberadaan WAP tidak kemudian berhenti sampai di situ meskipun dihujani oleh banyaknya kritikan. Tiga bulan setelah diluncurkan pertama kali, WAP Server Versi 2.0 kembali diluncurkan ke pasaran. Hasilnya memang belum jelas waktu itu. Perkembangan WAP akan tetap menjadi suatu pro-kontra yang menarik untuk disimak, karena meskipun menuai banyak kritikan namun tetap banyak yang merasa membutuhkan.

Apabila handphone yang dilengkapi dengan WAP dapat mencapai titik kesamaan dengan internet dalam hal kecepatan akses, nilai estetika, harganya yang murah ataupun dalam layanan informasi, maka bisa jadi ia akan menjadi teknologi yang dibutuhkan. Itu bisa saja terjadi karena WAP pada prinsipnya diorientasikan pada objek yang terus bergerak dan tidak statis pada satu ruang saja. Pasar untuk piranti mobile semacam ini sangat besar. Tetapi, tentu saja semuanya akan kembali ke masyarakat yang akan menggunakannya.

Bila ingin mengakses WAP

Punya handphone yang memiliki fasilitas WAP? Jangan ragu menggunakan fasilitas ini meski tidak terbiasa menggunakan internet sebelumnya. Berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui untuk dapat mengakses WAP:

Anda perlu memiliki handphone yang berkemampuan (memiliki fasilitas) WAP. Hanya handphone berbasis WAP yang memiliki kemampuan menampilkan content WAP.

Anda harus mengaktifkan fasilitas data call option yang ada pada SIM Card GSM Anda. Hubungi operator Anda untuk pengaktifan data call option ini.

Berbeda dengan akses internet melalui telepon yang menggunakan kabel, akses WAP dilakukan tanpa kabel (wireless). Lebih banyak faktor yang mempengaruhi mutu koneksi, misalnya; network busy (banyak yang menggunakan handphone dalam radius tertentu), kualitas sinyal (minimum dibutuhkan handphone dalam radius tertentu), interference (user bergerak, ada obyek besar yang lewat, bangunan, dan lain-lain), serta blank spot dan hal-hal lainnya.

WAP merupakan standar industri dan layaknya bisa diakses melalui semua ponsel yang berbasis WAP.

Panduan setting WAP untuk berinternet

Untuk dapat melakukan akses internet dengan menggunakan WAP, maka kita harus terlebih dulu melakukan setting WAP di handphone kita. Berikut ini adalah langkah-langkah umum untuk melakukannya:
  1. Masuklah ke menu utama di handphone.
  2. Pilih Connectivity.
  3. Pilih Internet Setting.
  4. Pilih Internet Profiles.
  5. Tekan Add pada New Profile.
  6. Muncul menu Name: Ketiklah WAP (atau boleh menggunakan nama lain yang disukai).
  7. Muncul APN, Username dan Password. Isilah sesuai dengan operator yang digunakan.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.