Mengatasi Pengeluaran yang Lebih Besar dari Pemasukan

uang

BIBLIOTIKA - Tanya jawab berikut ini hanyalah ilustrasi untuk mendapatkan kerangka pemikiran atau gambaran dalam hal mengelola keuangan keluarga.

Pertanyaan:

Saya memiliki penghasilan sekitar Rp. 4 juta perbulan, namun memiliki pengeluaran rumah tangga bulanan sebesar Rp. 5 jutaan. Lebih besarnya jumlah pengeluaran dibanding dengan besarnya pemasukan selama ini ditunjang dengan adanya uang warisan yang saya peroleh dari orangtua yang berjumlah sebesar Rp. 500 juta yang saya masukkan ke dalam tabungan.

Tentu saja saya menyadari bahwa keadaan seperti ini harus segera diatasi, namun saya masih bingung tentang bagaimana cara mengatasinya. Saya ingin uang yang saya dapatkan dari warisan tersebut di atas dapat berkembang dan bisa membantu perekonomian keluarga kami, namun saya tidak terlalu paham dengan seluk-beluk investasi. Apa yang harus saya lakukan?

Jawaban:

Melihat kondisi keuangan keluarga Anda yang mengalami defisit setiap bulannya sebagaimana yang Anda gambarkan tersebut, memang sebisa mungkin situasinya diperbaiki, setidaknya dapat menghentikan kondisi defisitnya yang sama saja menggerogoti simpanan uang Anda sendiri. Karena, sebesar apapun uang yang Anda miliki lama-lama akan habis apabila tidak diimbangi dengan pemasukan yang baru, atau tidak dikembangkan dengan baik.

Untuk mengatasi masalah ini, yang pertama kali perlu dilakukan adalah menghentikan arus kas yang defisit. Kemudian, setelah itu, baru dipikirkan menyangkut bagaimana pengembangan yang bisa dilakukan menyangkut uang simpanan tersebut.

Menyangkut upaya menghentikan arus kas yang defisit, maka satu-satunya jalan adalah dengan mengurangi biaya hidup Anda sekeluarga. Ini adalah konsekuensi logis dari besarnya penghasilan yang Anda peroleh setiap bulannya. Maksudnya, kalau penghasilan bulanan Anda adalah sebesar Rp. 4 juta, maka pengeluaran bulanan Anda tidak boleh lebih dari angka Rp. 4 juta. Tentu saja ini berarti Anda sekeluarga harus mengurangi standar hidup yang biasa dinikmati selama ini.

Untuk tujuan tersebut, cobalah untuk melakukan anggaran bulanan secara tertulis, dan lakukan urutan prioritas pengeluaran dengan baik. Dengan cara ini, kita akan bisa melihat bahwa ternyata ada hal-hal tertentu yang dapat dihapuskan dari anggaran bulanan, atau ada pula pos-pos tertentu yang tidak memerlukan pengeluaran namun selama ini belum kita ketahui.

Atau, ada pula hal-hal tertentu yang mungkin dapat kita kurangi pembiayaannya sehingga tidak perlu memakan dana yang lebih besar seperti selama ini. Jika Anda ingin mengetahui hal-hal semacam itu secara detail, Anda bisa meminta jasa perencana keuangan keluarga dan berkonsultasi secara langsung.

Nah, untuk dapat mengembangkan uang simpanan yang dimiliki, Anda dapat menempuh dua cara yang dapat dipilih. Cara pertama adalah dengan menginvestasikannya. Sedangkan cara kedua adalah dengan membuat suatu usaha keluarga yang dapat memberikan keuntungan.

Untuk pilihan berinvestasi, saat ini sudah ada cukup banyak produk investasi yang dapat Anda pilih yang sesuai dengan minat dan selera Anda, dari deposito, reksadana, asuransi plus investasi, sampai investasi dalam bentuk saham. Sedangkan untuk pilihan dengan membuka suatu usaha keluarga yang diharapkan dapat memberikan keuntungan, Anda dapat memilih jenis-jenis usaha yang sekiranya dapat Anda lakukan atau yang sekiranya Anda kuasai.

Kalau memang tidak ingin terlalu repot dalam mengurusi suatu usaha, atau kalau memang pengetahuan dalam mengelola suatu usaha belum mencukupi, maka Anda bisa menggunakan uang simpanan Anda sebagai modal bagi suatu usaha tertentu yang dikelola oleh seseorang yang Anda percaya.

Jadi di sini Anda hanya berperan sebagai pemodal, sementara orang lain yang menjalankan usahanya. Usaha yang dapat dipilih tentu saja dari usaha berskala kecil sampai usaha berskala besar yang dapat disesuaikan dengan kondisi atau jumlah dana yang Anda miliki.

Alternatif lainnya menyangkut membuka usaha ini adalah dengan membeli suatu franchise atau waralaba. Dengan membeli sebuah produk waralaba, Anda tidak harus memulai suatu usaha dari nol, namun tinggal menjalankannya saja, karena produk waralaba biasanya telah dilengkapi dengan sistem manajemen yang solid yang tinggal dijalankan. Jika tertarik pada produk investasi dalam bentuk franchise atau waralaba ini, Anda pun bisa memilih produk yang sekiranya sesuai dengan dana yang Anda miliki.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.