Makanan-makanan untuk Menambah Kecerdasan

buah dan sayuran

BIBLIOTIKA - Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat kecerdasan seseorang, dari tingkat IQ, pendidikan, lingkungan, keluarga, sampai hal-hal lain semisal bacaan dan tontonan, sampai makanan. Untuk hal terakhir, yaitu makanan, diketahui ada makanan-makanan yang baik untuk kecerdasan otak, dan ada pula yang sebaliknya.

Salah satu cara terbaik dalam menjaga fungsi otak adalah dengan mengasup makanan yang dapat memberikan zat gizi yang esensial bagi otak. Jika itu terpenuhi, maka otak akan dapat bekerja dengan baik, yang dampaknya bisa meningkatkan kecerdasan.

Cara lain adalah menambahkan protein sehat ke dalam diet. Protein mengandung asam amino, dan tubuh membutuhkan asam amino untuk membangun neurotransmitter seperti serotonin dan dopamin di dalam otak. Secara umum, semakin banyak neurotransmitter yang dimiliki seseorang, maka semakin pintar pula otaknya. Untuk mendapat protein sehat, Anda bisa mengonsumsi protein hewani berkualitas dalam jumlah sedang, serta kuning telur. Kuning telur mengandung kolin, yang baik untuk kinerja otak.

Berikut ini adalah sumber-sumber makanan yang bisa dikonsumsi untuk tujuan meningkatkan kecerdasan otak.

Vitamin B kompleks

Makanan-makanan yang mengandung vitamin B kompleks dapat membantu meningkatkan fungsi otak. Vitamin B kompleks membantu tubuh mengonversi kolin—asam amino yang terdapat dalam sumber makanan—menjadi asetilkolin, yaitu neurotransmiter kimia yang membantu dalam memori serta proses belajar.

Vitamin B kompleks banyak terdapat dalam kentang, biji-bijian, brokoli, bayam, jamur, pisang, serta berbagai produk olahan kacang kedelai, telur, dan kacang almond.

Buah dan sayuran

Buah dan sayuran segar merupakan makanan yang baik untuk fungsi otak, karena vitamin-vitamin yang terkandung di dalamnya melindungi otak dari kerusakan, dengan cara mengurangi penurunan fungsi otak.

Gandum utuh

Selain baik untuk menunjang kesehatan tubuh, gandum utuh juga baik untuk fungsi otak. Makanan-makanan yang berasal dari gandum utuh di antaranya adalah roti gandum, beras merah, dan millet.

Gandum utuh berfungsi meningkatkan aliran darah ke otak, yang berarti menunjang kualitas dan kuantitas fungsi otak. Biji-bijian gandum utuh juga mengandung banyak vitamin B6, yang penuh tiamin. Tiamin sangat baik untuk siapa pun yang berusaha meningkatkan daya ingat.

Asam lemak Omega-3

Asam lemak Omega-3 dapat diperoleh melalui konsumsi minyak ikan, minyak zaitun, bawang putih, ikan tuna, kalkun, salmon, telur, nasi, sereal, dan pasta. Selain baik untuk kesehatan, Omega-3 juga membantu Anda memiliki memori yang tajam, dan konsentrasi yang baik. Di luar itu, Omega-3 juga dapat membantu mengontrol stres dan depresi.

Karbohidrat

Ketika dikonsumsi, karbohidrat kompleks dalam makanan akan diubah oleh tubuh menjadi glukosa, kemudian menggunakannya sebagai bahan bakar untuk meningkatkan kewaspadaan, fungsi memori, dan konsentrasi. Karenanya, mengonsumsi karbohidrat sangat baik untuk menunjang fungsi otak.

Makanan yang merupakan sumber karbohidrat di antaranya adalah beras merah, apel, pisang, kismis, biji-bijian, dan kecambah.

Makanan rendah lemak dan daging tanpa lemak


Makanan yang tinggi lemak dapat meningkatkan kadar kolesterol yang menyumbat arteri, dan mengurangi aliran oksigen ke otak. Sebaliknya, makanan rendah lemak adalah sumber karnitin dan asam amino yang penting untuk perkembangan saraf. Karenanya, mengonsumsi makanan rendah lemak atau daging tanpa lemak sangat baik untuk fungsi otak. Jika terpaksa mengonsumsi makanan berlemak, pilihlah makanan dengan lemak tak jenuh.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.