Hewan-hewan yang Paling Banyak Memakan Korban

nyamuk

BIBLIOTIKA - Sebagai hewan pembunuh, gajah Afrika memang pembunuh yang “ideal”. Hewan itu memiliki tubuh yang amat besar sekaligus kuat. Korban yang diinjak atau ditimpanya bisa dipastikan akan tewas.

Gajah juga memiliki sepasang taring tajam yang dapat digunakannya untuk mencabik dan menusuk mangsa. Kemudian, hewan itu juga memiliki belalai yang kuat yang dapat digunakannya untuk membelit, hingga korbannya kehabisan napas. Karenanya tidak heran jika gajah Afrika termasuk salah satu di antara hewan-hewan yang paling banyak memakan korban.

Namun, ada pula hewan yang kecil dan tampak tidak berbahaya, tapi sama-sama mematikan dan telah banyak menewaskan orang. Berikut ini uraian selengkapnya.

Nyamuk

Hewan ini kecil, mudah dibunuh karena akan mati dengan satu tepukan tangan. Namun, hewan kecil ini merupakan hewan pembunuh yang paling banyak memakan korban. Setiap tahun, diperkirakan ada dua juta manusia yang tewas akibat serangannya. Nyamuk menggigit, menyerang manusia dengan virus malaria yang dibawanya, dan hewan ini telah menyebarkan penyakit ke jutaan manusia di seluruh dunia.

Ular kobra Asia

Memiliki penampilan yang mengerikan, ular kobra Asia merupakan hewan yang sangat buas di antara spesiesnya. Bisa atau racun hewan ini diperkirakan telah membunuh 50 ribu jiwa setiap tahun di berbagai belahan dunia.

Ubur-ubur kotak

Hewan yang tampak rapuh ini memiliki diameter yang dapat mencapai 15 kaki panjangnya. Yang berbahaya dari ubur-ubur kotak adalah tentakelnya. Dalam tentakel hewan ini terdapat racun yang dapat membunuh 50 orang sekaligus. Sejak tahun 1884, tercatat ada 5.567 orang yang telah menjadi korban hewan ganas ini. Di luar yang tercatat, diperkirakan jumlahnya tiga kali lipat.

Hiu putih besar

Hiu dengan tubuh putih dan berukuran besar ini diperkirakan memiliki berat hingga 5 ton. Hampir bisa dipastikan hewan ini memangsa manusia setiap tahun, bahkan juga diketahui menyerang anjing. Manusia atau hewan yang kebetulan ada di wilayahnya, misalnya berada di pinggiran kapal, dapat menjadi mangsa yang sangat empuk, karena hiu ini mampu meloncat dengan agresif.

Singa Afrika

Bahkan di habiatnya di hutan pun hewan ini sudah dianggap berbahaya bagi hewan-hewan lain. Karenanya, ketika ada manusia yang apes berpapasan dengannya di hutan, hampir bisa dipastikan akan dikejar, diserang, dan dicabik-cabik. Singa Afrika tercatat membunuh 70-an orang setiap tahun.

Buaya air asin

Buaya ini merupakan sosok yang mengerikan, sekaligus mematikan. Bobotnya mencapai 1,6 ton, dan dengan ukurannya yang besar itu mereka bahkan dapat memangsa seekor kerbau dengan mudah sekaligus cepat. Yang mengerikan, buaya ini juga dapat bergerak dengan lincah secepat lumba-lumba. Di air ataupun di darat, buaya ini dapat membunuh mangsanya hanya dalam waktu satu menit.

Gajah Afrika

Di alam liar, gajah Afrika merupakan pembunuh yang mematikan. Hewan ini memiliki taring yang panjang, dan dengan itu mereka bisa membunuh mangsanya dengan cara menusuk dan mencabik-cabiknya. Gajah juga memiliki belalai panjang yang kuat, dan dengan itu mereka dapat membelit mangsanya hingga kehabisan napas.

Hewan itu juga memiliki berat mencapai 16 ton, dan dengan bobotnya yang luar biasa itu mereka dapat membunuh mangsa dengan cara menginjak atau menimpanya. Setiap tahun, gajah Afrika tercatat membunuh 500-an orang.

Beruang Kutub

Di Kutub Utara, beruang kutub adalah hewan yang paling buas. Hewan ini sering memangsa gajah laut, walrus, paus, juga hewan-hewan lainnya. Ketika berpapasan dengan manusia, beruang kutub juga tidak akan ragu menyerang.

Setiap tahun, tercatat ada banyak manusia yang terbunuh oleh beruang kutub, sehingga para ilmuwan atau orang-orang yang melakukan ekspedisi ke Kutub Utara selalu diingatkan untuk waspada dan berhati-hati.

Kerbau Afrika

Kerbau Afrika memiliki berat hingga 1,5 ton, dan merupakan hewan yang berbahaya. Ketika berdiri, tingginya mencapai 1,7 meter, dan panjangnya mencapai 2,8 meter. Sebagaimana namanya, kerbau ini banyak ditemukan di Afrika. Yang paling berbahaya adalah ketika hewan ini marah.

Ketika marah, kerbau Afrika akan menerjang, menyerang, dan menusuk korbannya dengan kedua tanduknya yang tajam. Tak terhitung banyaknya korban manusia yang tewas akibat serangannya.

Katak panah beracun

Hewan ini kecil, tampak tidak berdaya, namun sangat mematikan, dan banyak ditemukan di Amerika Selatan bagian tengah. Berbeda dengan katak lainnya, katak panah beracun memiliki cairan beracun pada tubuhnya, yang dapat membunuh 10 orang dewasa sekaligus.

Yang menakutkan, hewan ini sangat pintar menyamar, sehingga orang yang kebetulan menemukannya biasanya tidak waspada. Akibatnya tentu bisa ditebak, korban-korban pun terus berjatuhan setiap tahun.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.