Hewan-hewan Paling Panjang Umur di Dunia

tuatara

BIBLIOTIKA - Rata-rata umur hewan biasanya memang lebih pendek dibanding umur manusia yang berkisar antara 60 sampai 70 tahun. Namun, ada hewan-hewan tertentu yang dapat hidup hingga ratusan tahun—jauh di atas standar umur manusia.

Cacing Lamellibrachia, misalnya, dapat hidup antara 170 sampai 250 tahun. Sedangkan kura-kura Galapagos dapat hidup hingga berusia 100 tahun lebih, sementara tuatara (hewan khas Selandia Baru) masih bisa bertelur pada usia 111 tahun.

Tak jauh beda dengan manusia yang kadang bisa berumur sangat panjang melebihi rata-rata usia umumnya, beberapa hewan juga ada yang memiliki umur sangat panjang. Berikut ini beberapa hewan yang dianggap paling panjang umur di antara hewan-hewan lainnya.

Geoducks

Geoducks adalah kerang yang biasa hidup di air asin. Spesies ini dapat hidup hingga 160 tahun. Panjangnya umur itu dapat dilihat dari panjang lehernya yang menjulur dari cangkangnya. Semakin panjang umurnya, semakin panjang pula lehernya.

Tuatara

Tuatara (Sphenodon punctatus) adalah anggota keluarga reptil yang menyerupai kadal. Hewan ini merupakan satwa khas di Selandia Baru, dan hidupnya menyebar di antara 30 kepulauan negara tersebut. Tuatara memiliki warna tubuh cokelat kehijauan, dan memiliki panjang tubuh sekitar 80 sentimeter.

Hewan ini sudah ada sejak zaman dinosaurus, sekitar 200 juta tahun yang lalu. Karena itu tidak heran kalau tuatara dapat mencapai umur lebih dari 100 tahun hingga 200 tahun. Seorang peneliti bahkan pernah menemukan tuatara yang masih dapat bertelur pada usia 111 tahun.

Cacing lamellibrachia

Cacing ini memiliki tampilan tubuh yang berwarna-warni, dan biasa hidup di bawah laut. Keunikan cacing ini bukan hanya pada warna tubuhnya, tetapi juga kemampuan bertahan hidupnya, karena cacing ini dapat hidup antara 170 sampai 250 tahun.

Cacing lamellia

Tidak jauh beda dengan cacing Lamellibrachia, cacing Lamellia juga dapat hidup hingga 170 tahun, meski tubuh mereka tidak berwarna-warni seperti cacing di atas. Cacing ini juga hidup di dasar laut.

Red sea urchins

Hewan laut ini bisa dijumpai di lautan Pasifik, sebagian besar di sebelah timur Amerika, dan hidup di kedalaman laut yang tidak terlalu dalam—biasanya sekitar 90 meter dari permukaan—dan mereka menjauhi gelombang yang besar. Hewan yang berjalan dengan cara merangkak ini bisa hidup hingga 200 tahun.

Paus bowhead

Paus bowhead (Balaena mysticetus) adalah paus terbesar kedua setelah paus biru. Habitatnya ada di Kutub Utara dan lautan Arktik. Hewan ini memiliki lapisan lemak tebal yang menutupi kulitnya, sebagai sarana untuk beradaptasi dengan lingkungan hidupnya.

Paus bowhead memiliki ciri khas, yaitu adanya tonjolan pada bagian hidungnya, yang digunakan untuk menghancurkan es ketika ingin bernapas ke permukaan air. Hewan ini rata-rata memiliki berat mencapai 75 ton, dengan tinggi 3,7 meter, dan lebar 2,4 meter. Mulutnya sepanjang 4,9 meter, sementara bagian lidahnya saja bisa mencapai berat hampir 1 ton. Paus ini merupakan mamalia yang hidup paling lama di dunia, karena dapat berumur mencapai 211 tahun.

Ikan koi

Ikan koi sering dijadikan ikan hias, karena bentuknya yang indah. Ikan yang harganya mahal ini juga panjang umur, karena mampu bertahan hidup hingga 200 tahun. Koi paling tua adalah koi Hanako, yang mati pada 7 Juli 1977, dengan usia 226 tahun.

Kura-kura Galapagos

Kura-kura adalah vertebrata yang paling panjang umur di muka bumi. Salah satu kura-kura Galapagos, yang bernama Harriet, mati dalam usia 176 tahun. Sementara kura-kura lain, yang dinamai Adwaita, mati dalam usia 250 tahun.

Kura-kura Galapagos adalah jenis kura-kura terbesar yang masih ada. Kura-kura ini dapat memiliki berat hingga 400 kilogram, dengan panjang hingga 1,8 meter. Hewan ini memiliki tempurung raksasa, kaki-kaki yang besar, dan berleher panjang.

Habitat kura-kura ini ada di Kepulauan Galapagos, Samudra Pasifik, dan diperkirakan hanya tersisa 20.000 ekor. Karena itu, Kepulauan Galapagos ditetapkan sebagai daerah cagar alam untuk melindungi keberadaan salah satu jenis kura-kura terbesar ini. Selain berukuran raksasa, kura-kura Galapagos juga berumur panjang, karena rata-rata dapat hidup hingga lebih dari 100 tahun.

Kerang ocean quahog

Kerang ini sering dijadikan komoditas karena dibuat makanan. Yang menakjubkan, beberapa kerang quahog yang diteliti diketahui dapat hidup hingga 400 tahun.

Antarctic sponge


Makhluk yang hidup di lautan Antartika ini dapat hidup hingga ribuan tahun. Temperatur di samudera Antartika yang sangat rendah menjadikan spons ini memiliki tingkat pertumbuhan yang sangat lambat, dan hal itu sekaligus menjadikannya bertahan hidup sangat lama. Satu spesimen telah tercatat memiliki umur 1.550 tahun.

Ubur-ubur turritopsis nutricula

Ubur-ubur ini bisa dikatakan tidak bisa mati, karena mereka bisa mengulangi siklus hidupnya, dari masa kecil, dewasa, tua, lalu kembali lagi ke masa kecil—dan begitu seterusnya. Jadi, secara biologis, mereka diperkirakan dapat hidup hingga ribuan tahun.

Gajah Asia

Gajah Asia (Elephas maximus) memiliki telinga yang lebih kecil dibanding gajah Afrika, memiliki dahi rata, dan dua bonggol di bagian kepalanya. Hewan pemakan tumbuhan ini persebarannya meliputi India, Asia Tenggara, termasuk Indonesia bagian barat, dan Sabah (Malaysia Timur).

Meski berbadan besar, gajah adalah perenang yang andal. Mereka dapat berenang selama 6 jam, dan menempuh jarak hingga 50 kilometer. Selain itu, gajah Asia cenderung berumur panjang, dengan usia tertua yang diketahui mencapai 86 tahun.

Burung kakatua

Burung kakatua adalah jenis burung hias yang memiliki bulu-bulu indah, serta lengkingan suara yang cukup nyaring. Spesies ini termasuk salah satu burung yang memiliki kecerdasan cukup bagus, sehingga sering dijadikan peliharaan di rumah maupun di tempat-tempat hiburan atau pertunjukan di kebun binatang.

Kakatua biasa hidup pada ketinggian 0-1.520 meter dari permukaan laut, dan biasanya berkelompok. Burung ini juga umumnya berusia panjang, hingga mencapai 60 tahun lebih.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.