Hewan-hewan Klasik yang Telah Punah

Tyrannosaurus-rex

BIBLIOTIKA - Di Afrika, sebelum tahun 1880-an, ada hewan yang disebut Quagga. Hewan ini setengah zebra setengah kuda—bagian depannya bergaris-garis seperti zebra, namun garis itu hanya sampai di bagian punggung. Sementara di Irlandia, pada 7000-an tahun yang lalu, ada rusa berukuran raksasa yang disebut Irish deer. Hewan ini memiliki tinggi hingga mencapai 2 meter, sehingga dianggap sebagai rusa paling besar di dunia.

Quagga, juga Irish deer, juga beberapa hewan lain yang sekarang telah punah, dianggap hewan-hewan klasik karena memiliki keunikannya masing-masing, entah ukurannya, bentuknya, ataupun karena popularitasnya. Berikut ini adalah hewan-hewan yang dianggap klasik, yang sekarang telah punah.

Tyrannosaurus-rex

Tyrannosaurus-rex adalah salah satu hewan karnivora terbesar. Panjangnya mencapai 43,3 kaki, sementara tingginya mencapai 16,6 kaki, dengan bobot sekitar 7 ton. Tyrannosaurus-rex diperkirakan hidup pada zaman Cretaceous, dan telah punah 65 juta tahun yang lalu.

Lebih dari 30 spesimen Tyrannosaurus-rex telah diindentifikasi berdasarkan fosil-fosilnya yang ditemukan, beberapa di antaranya bahkan mempunyai tulang-tulang yang lengkap.

Quagga

Quagga adalah hewan setengah zebra setengah kuda, dan merupakan hewan paling terkenal di Afrika. Hewan yang merupakan subspesies antara kuda dan zebra ini diperkirakan hidup di daerah Afrika Selatan hingga tahun 1883.

Meski mirip zebra, namun Quagga dapat dikenali dengan ciri tubuhnya yang hanya loreng-loreng di bagian depan. Pada bagian tengah, garis-garis tubuhnya mulai pudar dan semakin ke belakang semakin hilang.

Tasmanian tiger

Tasmanian tiger atau yang juga disebut Thylacine adalah hewan karnivora terbesar di zaman modern. Hewan ini hanya dapat ditemukan di Australia dan New Guinea, dan diperkirakan punah pada awal abad ke-20.

Hewan ini mulai punah dari dataran Australia ribuan tahun sebelum orang-orang Eropa menemukan benua Australia, namun benar-benar dinyatakan punah pada tahun 1936. Kepunahan itu diyakini karena perburuan besar-besaran, namun ada pula yang menyatakan disebabkan oleh penyakit.

Steller’s sea cow

Hewan ini diperkirakan hidup di sekitar laut Bering Asiatik. Ditemukan pertama kali pada tahun 1741 oleh seorang pengembara yang sedang menjelajahi laut Bering, hewan yang mirip anjing laut ini memiliki panjang 7,9 meter dengan berat tubuh mencapai 3 ton.

Meski sekilas mirip anjing laut, namun hewan ini mempunyai dua buah kaki depan yang kuat. Mereka hidup di air, dan tidak pernah keluar ke daratan. Steller’s sea cow tidak mempunyai gigi, tetapi hanya mempunyai dua buah taring. Kepunahannya diyakini terjadi pada tahun 1768.

Irish deer

Irish deer adalah spesies rusa yang hidup di Irlandia, dan diperkirakan hidup di sekitar danau Baikal. Meski spesies rusa, namun hewan ini memiliki tinggi tubuh mencapai 2,1 meter, sehingga diperkirakan menjadi rusa terbesar di dunia. Fosilnya yang terakhir ditemukan diperkirakan telah berusia 7.700 tahun, dan hewan ini pun diperkirakan hidup pada tahun 5700 Sebelum Masehi.

Caspian tiger

Caspian tiger atau harimau Caspian dapat ditemukan di daerah Iran, Irak, Afghanistan, Turki, Mongolia, Kazakhstan, Kaukasus, Tajikistan, Turkmenistan dan Uzbekistan. Hewan yang dikenal sebagai harimau terbesar ketiga di dunia ini punah pada tahun 1970.

Hewan ini bertubuh pendek gemuk, dan memiliki kaki-kaki yang kuat serta panjang. Warnanya mirip harimau Bengala, dan yang jantan memiliki berat tubuh antara 169 sampai 240 kilogram, sedangkan yang betina 85 sampai 135 kilogram.

Aurochs

Aurochs adalah hewan dengan penampilan mirip sapi, yang hidup di benua Eropa. Meski berpenampilan mirip sapi, namun tubuh hewan ini jauh lebih besar. Pada masa hidupnya, hewan ini sangat terkenal, hingga kemudian punah pada tahun 1627. Diperkirakan, Aurochs berasal dari India sekitar 2 juta tahun yang lalu, lalu bermigrasi ke Timur Tengah, sebagian lagi ke Asia, dan sebagian lagi menuju Eropa sekitar 250.000 tahun yang lalu.

Great auk

Hewan ini merupakan spesies dari burung penguin, tetapi memiliki tubuh yang lebih besar. Tingginya dapat mencapai 75 sentimeter, dan mempunyai berat 5 kilogram. Hewan ini dapat ditemukan di kepulauan Kanada Timur, Greenland, Iceland, Norwegia, Irlandia dan Inggris. Great auk dinyatakan punah pada tahun 1844.

Cave lion

Cave lion atau singa gua, yang juga terkenal dengan sebutan singa gua Eurasian, adalah subspesies yang telah punah sekitar 2000 tahun yang lalu. Tinggi hewan ini diperkirakan sekitar 1,2 meter, dan panjangnya mencapai 2,1 meter. Ukurannya kurang lebih sama dengan singa di zaman modern saat ini.

Dodo

Dodo (Raphus cucullatus) adalah jenis burung yang tidak dapat terbang, yang hidup di kepulauan Mauritius. Hewan ini termasuk dalam spesies burung dara, dan memiliki tinggi sekitar 1 meter. Hewan ini diperkirakan punah sekitar abad ke-17, dan merupakan contoh sempurna untuk spesies yang kepunahannya terjadi bersamaan dengan sejarah peradaban manusia.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.