Hewan-hewan dengan Wajah Teraneh

axoloth

BIBLIOTIKA - Hatchetfish adalah ikan yang hidup di kedalaman jurang, dan merupakan ikan paling menakutkan dalam hal penampilan. Wajah ikan ini mengingatkan orang pada nenek sihir yang jahat. Sebenarnya, hewan ini tidak berbahaya bagi manusia, namun melihatnya seperti menyaksikan mimpi buruk.

Selain Hatchetfish, ada pula spesies tikus yang disebut tikus mondok telanjang. Hewan pengerat ini memiliki dua gigi besar yang keluar dari bibirnya, sehingga menjadikannya sebagai tikus berwajah paling aneh di antara tikus lainnya. Berikut ini hewan-hewan yang dianggap memiliki wajah paling aneh di dunia.

Kelelawar hidung tabung

Kelelawar hidung tabung (Tubenosed bat) merupakan hewan dengan wajah paling aneh di antara mamalia. Hewan yang dapat ditemukan di hutan hujan Filipina ini memiliki telinga berwarna gelap, yang ditutupi bintik kuning, mata berwarna oranye, dan hidung yang berbentuk tabung yang membuat penampilannya mirip sosok kartun.

Kelelawar ini kebanyakan mengkonsumsi buah ara dan buah-buahan lainnya, tetapi terkadang mereka juga memakan serangga.

Axolotl

Axolotl adalah salah satu spesies salamander yang hanya hidup di Danau Xochimilco, Meksiko. Dalam bahasa Aztec, “Axolotl” memiliki arti “Monster air”. Tidak seperti namanya yang mungkin terdengar menyeramkan, Axolotl memiliki tampilan wajah yang terkesan lucu.

Mereka juga memiliki rambut merah unik yang menyerupai bulu, yang berfungsi sebagai insang—karena Axolotl adalah hewan amfibi. Pada saat ini, Axolotl terancam punah, karena polusi, juga karena sering diburu di beberapa bagian Meksiko untuk dijadikan santapan.

Aye-aye

Aye-aye dapat dikatakan primata dengan penampilan paling aneh. Hewan ini memiliki telinga besar dan sepasang mata berwarna kuning. Aye-aye dapat ditemukan di Madagaskar, dan saat ini populasinya sangat terancam punah akibat perusakan habitat.

Selain itu, orang-orang di sana juga banyak membunuh hewan ini karena menganggapnya sebagai binatang pembawa sial.

Monyet hidung pesek

Monyet hidung pesek (Snubnosed monkey), sebagaimana namanya, memiliki hidung yang secuil. Hewan yang hanya dapat ditemukan di Cina dan Tibet serta Vietnam ini sekarang juga terancam punah karena rusaknya habitat. Monyet hidung pesek biasa tinggal di gunung dengan ketingggian hingga 4.000 meter, bersama beberapa primata yang beradaptasi dengan lingkungan dingin.

Tikus tanah hidung bintang

Tikus tanah hidung bintang (Starnosed mole) mendapatkan namanya karena bentuk daging pada hidungnya yang ditutupi reseptor sensorik, yang meningkatkan kemampuan sentuhannya. Hewan ini memiliki penglihatan yang sangat buruk, sehingga keberadaan sensor pada bagian hidung itu membantu indra perasanya. Bentuk hidung itu sekilas memang mirip bintang.

Tikus tanah hidung bintang juga tercatat sebagai perenang dan penyelam, sekaligus penggali yang hebat. Layaknya tikus tanah lainnya, hewan ini memakan cacing tanah, belatung, dan apa pun yang berlendir di tanah. Hewan ini dapat ditemukan di Kanada dan Amerika Serikat bagian utara.

Tikus mondok telanjang

Tubuh tikus itu tidak memiliki bulu, tampak kisut, pucat, namun memiliki mata hitam yang terlihat bercahaya. Namun yang membuatnya menarik perhatian bukan penampilan tersebut, melainkan adanya tonjolan dua gigi yang sangat besar pada mulutnya.

Uniknya, dua tonjolan gigi besar itu tumbuh melalui bibir, sehingga tikus ini tidak harus membuka mulut pada saat mengerat jalan di bawah tanah. Gigi itu begitu kuat, sehingga tikus ini terkenal bisa menggerogoti beton.

Tokek ekor daun

Tokek ekor daun memiliki penampilan yang sekilas mirip hewan kartun. Selain memiliki mata yang terlihat sangat aneh, hewan ini pun sekilas tampak sedang tersenyum lebar jika sedang membuka mulutnya. Hewan yang tinggal di hutan hujan Malagasi ini sekarang terancam punah karena rusaknya habitatnya.

Potoo

Potoo adalah spesies burung yang dapat ditemukan di Meksiko, Amerika Tengah dan Selatan, dan terkenal karena kemampuan kamuflasenya yang luar biasa. Hewan ini memiliki wajah yang aneh, mulutnya terlihat seperti sedang tersenyum, paruhnya pendek, dan matanya berwarna kuning.

Tampilannya mirip hewan yang biasa ada di film-film kartun. Burung ini tidak berbahaya bagi manusia, namun sangat berbahaya bagi serangga terbang atau kelelawar, karena Potoo merupakan predator yang terkenal rakus.

Ikan kelelawar hidung merah

Ikan kelelawar hidung merah (Rosalipbat fish) mungkin tidak termasuk hewan terkenal, namun hewan ini memiliki tampilan wajah yang cukup aneh jika dibandingkan ikan-ikan lainnya.

Ikan ini memiliki wajah yang datar, hidungnya panjang dan runcing, serta terlihat “menor”. Hewan yang hidup di kepulauan Galapagos dan perairan Amerika Tengah ini merupakan perenang yang lambat dan lebih memilih menyeret dirinya di dasar laut menggunakan sirip sebagai tangan.

Hatchetfish

Hatchetfish adalah ikan kecil yang biasa menghuni kedalaman jurang. Ukuran hewan ini relatif kecil, spesies terbesar yang dikenal hanya berukuran 12 sentimeter. Ikan itu juga tidak berbahaya, namun wajahnya merupakan mimpi buruk.

Hatchetfish adalah bukti bahwa hewan tidak perlu gigi tajam atau mata bersinar merah untuk menjadi seram. Tampilan wajah ikan ini benar-benar menyeramkan, mirip nenek sihir yang jahat. Ikan ini dapat ditemukan di perairan tropis dan subtropis di seluruh dunia, dan biasa memakan makhluk-makhluk yang lebih kecil di jurang, seperti copepoda (sejenis crustacea).

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.