Hewan-hewan dengan Migrasi Terjauh

tonggeret

BIBLIOTIKA - Dalam mencari sumber makanan, bertahan hidup, atau berkembang biak, sejumlah hewan melakukan migrasi. Migrasi itu kadang hanya berjarak beberapa inci dari tempat tinggalnya, namun ada pula yang menempuh jarak hingga ribuan kilometer.

Ikan salmon, misalnya, akan menempuh perjalanan jauh ke tempat kelahirannya di wilayah sungai air tawar ketika akan berkembang biak, meski untuk itu harus berenang melawan arus deras sejauh ratusan kilometer. Berikut ini adalah hewan-hewan yang melakukan migrasi paling jauh di dunia.

Tonggeret

Tonggeret adalah serangga bersuara nyaring. Setelah berdiam diri di dalam tanah selama 17 hari, tonggeret akan bermigrasi menuju dunia luar untuk berkumpul bersama, bernyanyi, dan kawin. Jarak migrasi yang mereka lakukan itu beragam—dari beberapa inci, hingga ribuan kilometer.

Leming

Leming adalah hewan pengerat mirip hamster dan tikus, yang hidup di kutub utara. Mereka dapat melakukan migrasi yang amat jauh dari habitatnya dengan kecepatan yang mengagumkan—hingga 16 kilometer dalam sehari. Banyak leming yang bermigrasi, dan para ilmuwan memperkirakan hal itu terjadi karena populasi leming yang membludak, sementara persediaan pangan tidak mencukupi.

Wildebeest

Wildebeest adalah herbivora yang menyukai padang rumput. Mereka akan melakukan apa saja demi menemukan padang rumput yang lebih hijau, dan karena itulah hewan ini sering melakukan migrasi. Di Tanzania dan Kenya, wildebeest beserta zebra dan rusa mampu berkelana ratusan kilometer dalam sebuah rombongan untuk menghindari musim kering.

Kura-kura hijau

Setelah dilahirkan, kura-kura hijau akan pergi jauh meninggalkan tempat kelahirannya. Namun, ketika akan memiliki anak, mereka akan kembali ke tempat dulu mereka dilahirkan, meski jaraknya berkilo-kilo meter. Kura-kura hijau yang sedang hamil dapat berenang ribuan kilometer menuju tempat berkembangbiaknya demi untuk melahirkan anaknya di tempat dulu ia dilahirkan.

Salmon

Tak jauh beda dengan kura-kura hijau, ikan salmon juga akan menempuh perjalanan jauh ke tempat kelahirannya ketika akan berkembang biak atau ketika akan mati.

Setelah bertahun-tahun hidup di lautan luas, salmon akan menempuh perjalanan jauh demi kembali ke habitatnya semula—di wilayah sungai air tawar—meski untuk itu mereka harus berenang melawan arus deras panjang sejauh ratusan kilometer. Karena hal itu, kadang mereka tiba di tempat tujuan dalam keadaan menyedihkan.

Hummingbird berleher rubi

Hummingbird berleher rubi memiliki kepakan sayap yang sangat cepat. Sebelum melakukan migrasi, burung itu akan hinggap di bunga, memakan serangga, dan mengisap getah pohon. Mereka akan mengkonsumsi dua gram lemak—hampir dua kali bobot tubuhnya—untuk melakukan perjalanan tanpa henti dari Amerika Utara melintasi teluk Meksiko yang jaraknya mencapai 804 kilometer.

Kupu-kupu monarch

Migrasi jarak jauh merupakan ciri khas kupu-kupu Monarch. Setiap musim semi, ribuan kupu-kupu bersayap lebar itu terbang ke wilayah barat, menuju California dan Meksiko. Sedangkan pada musim panas, mereka akan bermigrasi hingga sejauh 4.828 kilometer melalui AS dan Kanada. Hingga kini, kekompakan kupu-kupu Monarch dalam bermigrasi masih menjadi misteri bagi para ilmuwan.

Belut air tawar

Semenjak lahir, belut ini telah siap untuk menghadapi kerasnya kehidupan di air. Setelah menetas di laut Sargasso, belut itu akan berenang menuju sejumlah sungai berair tawar di Inggris dan di pesisir timur Amerika Utara.

Dalam perjalanan, ginjal mereka akan beradaptasi terhadap tingkat salinitas air. Pada waktu akan bertelur, ginjal belut air tawar akan kembali ke kondisi semula, dan anak-anaknya yang akan menetas nantinya juga akan mengalami hal yang sama.

Paus punggung bungkuk

Humpback whale atau paus punggung bungkuk dianggap sebagai hewan pemecah rekor dalam hal migrasi terjauh. Beberapa kawanan paus berbobot 36.000 kilogram itu menghabiskan sebagian besar waktunya dengan menyantap berton-ton makanan di semenanjung Arktik.

Ketika musim dingin tiba, mereka akan berenang sejauh 8.046 kilometer menuju tempat berkembang biak di dekat Kolombia dan di wilayah garis ekuator.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.