Hewan-hewan dengan Mata Unik dan Istimewa

udang mantis

BIBLIOTIKA - Di dunia hewan, mata memiliki fungsi yang sama pentingnya sebagaimana manusia. Untuk mencari makanan, juga untuk bertahan hidup—semisal ketika mencari jalan melarikan diri dari predator.

Namun, selain itu, beberapa hewan juga memiliki mata yang fungsinya lebih beragam, sehingga manfaatnya jauh lebih besar dibanding hewan-hewan lain. Berikut ini adalah hewan-hewan yang memiliki mata unik dan istimewa.

Udang mantis

Udang mantis (Mantis shrimp) dikenal dengan agresivitas dan kaki-kakinya yang mengagumkan—kuat dan tajam. Mereka rakus, dan merupakan penjelajah yang sangat hebat, teruama di perairan tropis.

Sebagai penjelajah, udang mantis memiliki mata majemuk, dan setiap ommatidia (tabung lensa) pada matanya memiliki fungsi yang berbeda-beda—untuk mendeteksi cahaya, melihat gerakan, dan lainnya.

Mereka dapat melihat dan membedakan warna lebih baik dari manusia. Mata mereka terletak di ujung tangkai, dan dapat bergerak sendiri-sendiri satu sama lain. Yang unik, visualisasi citra dilakukan oleh matanya, bukan oleh otak sebagaimana umumnya makhluk lain.

Laba-laba berwajah raksasa

Laba-laba adalah salah satu serangga yang memiliki mata majemuk. Laba-laba berwajah raksasa (Ogre faced spider) memiliki enam pasang mata, namun terlihat seperti dua. Hal itu dikarenakan mereka memiliki dua pasang mata yang berukuran besar.

Sebagai hewan nokturnal (beraktivitas di malam hari), laba-laba ini memiliki penglihatan yang sangat baik pada malam hari—bukan saja disebabkan matanya yang besar, namun juga karena adanya sel lapisan penyerap cahaya pada seluruh matanya. Membran matanya sangat sensitif, namun akan segera tumbuh kembali jika kebetulan mengalami kerusakan.

Lalat mata-mata

Lalat mata-mata (Stalk eyed fly) memiliki tubuh yang kecil, namun tampak cantik. Hewan ini dapat ditemukan di hutan-hutan Asia Tenggara dan Afrika, beberapa ditemukan di kawasan Eropa dan Amerika Utara. Nama mereka diambil dari matanya yang terletak di ujung tungkai yang panjang, dan jauh dari kepala.

Mata lalat jantan memiliki panjang yang berbeda dengan mata lalat betina. Ketika musim kawin tiba lalat betina akan memilih jantan yang bertungkai mata paling panjang.

Tokek ekor daun

Tokek ekor daun (Leaf tailed gecko) memiliki sepasang mata yang indah—pupil yang vertikal, serta memiliki beberapa titik/lubang yang akan membesar ketika malam tiba, sehingga dapat menyerap cahaya sebanyak-banyaknya.

Sel-sel yang terdapat pada dua bola matanya membuat tokek ini mampu mendeteksi objek dan berbagai warna di malam hari. Sebagai ilustrasi, penglihatan malam kucing dan ikan hiu dapat lebih tajam 10 kali lipat dibanding manusia, namun tokek ekor daun memiliki ketajaman 350 kali lipat lebih baik dibanding kedua hewan tersebut.

Tokek ekor daun juga memiliki pola mata yang rumit. Selain itu, kedua matanya juga dilindungi lapisan kulit tipis serta dapat dibersihkan menggunakan lidahnya.

Capung

Capung (Dragonfly) adalah serangga bermata majemuk yang paling mudah kita temui sehari-hari di antara serangga lainnya. Hewan ini memiliki mata besar yang memenuhi kepalanya, sehingga terlihat seperti helm, yang juga mampu berputar 360 derajat.

Mata capung memiliki ommatidia lebih dari 30.000 unit, yang berisikan lensa dan pendeteksi cahaya. Dengan itu, capung mampu mendeteksi beragam warna dan cahaya, juga peka terhadap sebuah gerakan sehingga mampu menghindar dari pemangsa.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.