Hewan-hewan dengan Kemampuan Menakjubkan

gurita

BIBLIOTIKA - Tokek mampu mengalahkan gravitasi, sehingga dapat merayap di tembok yang vertikal, atau bahkan di langit-langit. Lumba-lumba memiliki ketajaman pendengaran yang berasal dari giginya. Ngengat dapat mengenali jodohnya dari jarak bermil-mil jauhnya. Bunglon mampu menggunakan lidahnya untuk menangkap mangsa, dengan kecepatan jet. Burung kolibri mampu menggerakkan sayapnya 90 kali kepakan per detik, hingga dapat mengambang di udara seperti helikopter.

Berikut ini adalah hewan-hewan yang memiliki kemampuan-kemampuan menakjubkan, dari gurita sampai kelelawar.

Gurita: Perubah bentuk

Di kedalaman laut, gurita memiliki kemampuan yang menakjubkan. Ketika menghadapi ancaman, ia dapat menyembunyikan delapan tentakelnya. Kemudian, menggunakan sel-sel pigmen dan otot khusus yang dimilikinya, untuk mengadopsi warna, pola dan tekstur sekitarnya, gurita dapat membuat seluruh tubuhnya nyaris tak terlihat.

Jika upaya pertahanan diri semacam itu dianggap kurang berhasil, gurita pun akan menyemprotkan tinta sebagai pengalih perhatian sehingga ia bisa melarikan diri, sementara penyerangnya kesulitan untuk melacak karena terkurung tinta.

Selain itu, gurita juga dapat berenang cepat, dan mampu menjadikan tubuhnya fleksibel hingga mudah masuk melalui celah-celah sempit atau lubang-lubang gua lautan. Terakhir, jika terpaksa, ia akan mengorbankan satu tentakelnya untuk diputus, dan nantinya tentakel itu akan tumbuh lagi—mirip ekor kadal.

Tokek: Anti gravitasi

Hewan ini memiliki suara yang unik sekaligus pertahanan diri yang unik. Dalam keadaan terdesak, ia dapat memutuskan ekornya untuk mengalihkan perhatian. Namun, yang paling mengagumkan dari tokek adalah kemampuan anti gravitasinya, yang menjadikan hewan ini dapat merayap di dinding vertikal atau bahkan langit-langit dengan mudah.

Kemampuan tokek yang unik itu dimungkinkan, karena hewan ini memiliki helai-helai rambut mikroskopis yang disebut setae, yang mengelompok pada setiap kakinya, sehingga memicu tarikan molekul yang menjadikan tokek dapat berjalan di hampir semua permukaan.

Ikan buntal: Bola beracun

Ikan buntal atau blowfish memang bukan hewan yang lincah atau cekatan. Namun ia memiliki kemampuan menakjubkan ketika harus berhadapan dengan bahaya. Ketika menghadapi ancaman, ikan ini dapat meningkatkan ukurannya beberapa kali lipat untuk mengintimadasi predator. Ikan ini memiliki perut yang elastis yang dapat mengembang seperti bola setelah ia meneguk air dan udara.

Selain itu, ikan ini juga memiliki kandungan racun yang berbahaya. Racun tetrodotoxin dalam tubuhnya memiliki kadar bahaya 1.200 kali lipat dibanding sianida, sehingga sangat mematikan. Racun dalam seekor ikan buntal dapat menewaskan 30 manusia dewasa.

Bunglon: Tak terlihat

Kemampuan unik bunglon sangat terkenal sekaligus hebat, yaitu mengubah warnanya sesuai lingkungan sekitar, sehingga dapat dikatakan tak terlihat. Di dunia hewan, kemampuan itu sangat efektif dalam mempertahankan diri dari ancaman.

Kemampuan unik bunglon dalam berbaur dengan lingkungan alam mereka dimungkinkan berkat sel-sel kulit khusus yang disebut kromatofora, yang menjadikan kadal ini sulit dilihat dan ditemukan oleh predator lain. Selain itu, bunglon juga pendaki yang hebat, juga penyergap yang menakjubkan. Lidah, yang digunakannya untuk menangkap mangsa, dapat bergerak secepat pesawat jet.

Tarsier: Mata yang tajam

Tarsier adalah primata yang dapat ditemukan di Asia Selatan. Pada saat ini populasinya terancam punah, dan diperkirakan tinggal 5.000 sampai 10.000 individu. Hewan ini memiliki mata besar yang terlihat aneh, dan bola matanya masing-masing sebesar otaknya, dengan diameter sekitar 16 milimeter, yang memungkinkannya berburu dalam kegelapan malam yang paling pekat.

Kemampuan tarsier bukan hanya pada matanya yang tajam. Ia juga memiliki kemampuan pendengaran yang hebat, serta dapat memutar kepalanya hingga 180 derajat ketika mencari mangsa. Di hadapan tarsier, mangsa dapat berlari, tapi tidak dapat bersembunyi.

Platypus: Indra keenam

Hewan yang mirip bebek ini mungkin terkesan canggung, juga memiliki indra penglihatan yang minim. Tetapi, mamalia berkaki jaring ini memiliki indra keenam yang menakjubkan; electoreception. Dengan kemampuan tersebut, platypus dapat mendeteksi mangsa dengan merasakan medan listrik yang dihasilkan oleh gerakan otot.

Sebagai ilustrasi, jika seekor platypus dimasukkan ke dalam ruangan gelap, dan matanya ditutupi serta telinganya disumbat, ia akan tetap dapat memburu mangsanya. Selain itu, hewan ini juga memiliki cakar yang tajam serta racun pada tumit mereka, sehingga tendangannya sangat berbahaya.

Lumba-lumba: Pendengaran ultrasonic


Lumba-lumba adalah hewan yang ramah, serta suka bermain-main dengan manusia. Selain itu, hewan ini juga memiliki kemampuan yang dapat dikatakan jauh melebihi manusia, khususnya dalam hal pendengaran. Mereka memiliki kemampuan pendengaran yang dapat mendeteksi frekuensi sepuluh kali lipat dari yang dapat dilakukan pendengaran manusia umumnya.

Yang lebih menakjubkan lagi, lumba-lumba mendengar melalui gigi-gigi mereka. Gigi lumba-lumba berfungsi seperti antena yang sangat peka, dan menjadikan mereka seperti dilengkapi dengan sistem GPS internal.

Kolibri: Penari di udara

Kolibri, atau hummingbird, adalah hewan paling menakjubkan dalam hal kemampuan terbang. Sayap kolibri dapat bergerak dengan cepat—mencapai 90 kali kepakan per detik—yang memungkinkan burung ini mengambang di udara laksana helikopter.

Selain itu, kolibri adalah satu-satunya burung dalam kerajaan hewan yang dapat terbang mundur. Di udara, burung ini adalah penari yang tiada tanding. Mereka biasa memakan nektar yang manis, serta serangga dan laba-laba, untuk kebutuhan protein. Diperkirakan, kemampuan kolibri juga ditunjang nutrisi makanannya.

Ikan panah: Penembak jitu

Sebagaimana namanya, ikan panah dapat membidik dengan sangat tepat dan akurat, hingga sejauh 6 kaki. Meski hewan air, ikan ini tidak hanya dapat menembak dengan tepat di dalam air, namun juga dapat menembak serangga di darat.

Ketika berburu mangsa, ikan panah akan menembakkan air dari dalam mulutnya dengan kecepatan sekaligus ketepatan yang menakjubkan. Hal itu dimungkinkan karena ikan ini memiliki lidah lentur serta insang yang kuat, sehingga ia dapat menembakkan air dari bawah permukaan air.

Penglihatan ikan ini juga sangat tajam, sehingga memungkinkannya melihat target mangsa, bahkan melalui cahaya yang telah terbiaskan air. Serangga yang kebetulan berada di atas permukaan ikan ini dapat terkena tembakannya jika lengah.

Teripang: Kemampuan meleleh

Teripang atau ketimun laut memiliki kemampuan yang sangat unik ketika menghadapi ancaman. Echinodermata ini mampu melonggarkan atau mengencangkan pelindung tubuh luar mereka, sehingga memungkinkan mereka masuk melalui celah kecil dan sempit untuk berlindung dari musuh.

Kemampuan itu dimungkinkan, karena teripang memiliki tubuh yang penuh cairan, sehingga mudah dikembangkan atau dikempiskan.

Ngengat: Konektor cinta

Dalam hal menemukan jodoh, ngengat memiliki kesamaan dengan manusia, yaitu dipengaruhi oleh zat tubuh yang disebut feromon. Serangga bersayap ini diperkirakan memiliki 250.000 spesies yang berbeda, namun mereka sama-sama memiliki zat kimia bernama feromon yang memancar dari tubuh untuk tujuan menarik dan mencari pasangan.

Ketika ngengat jantan mencium aroma feromon ngengat betina yang dianggapnya tepat dijadikan jodoh, ia akan sanggup mendeteksinya—bahkan jika jaraknya bermil-mil jauhnya.

Belut listrik: Energi mematikan

Di antara mekanisme pertahanan diri yang dimiliki hewan, belut listrik memiliki pertahanan diri yang sangat aneh sekaligus menakjubkan. Hewan ini mampu melumpuhkan mangsa atau musuhnya dengan menggunakan sengatan listrik dari tubuhnya. Kejutan listrik yang disalurkan belut ini juga tidak main-main—daya listriknya mencapai 500 volt—sehingga cukup untuk membunuh manusia dewasa.

Kura-kura raksasa: Paling panjang umur

Hewan ini dikenal lambat ketika berjalan, namun ia adalah hewan yang sangat panjang umur, karena dapat hidup hingga 200 tahun. Seekor kura-kura di kebun binatang di India mati pada tahun 2006, dalam usia 255 tahun.

Sementara Esmeralda, seekor kura-kura Aldabran raksasa di Seychelles, telah merayakan ulang tahunnya yang ke-170. Dalam hal kemampuan hidup paling lama, kura-kura sulit ditandingi.

Bintang laut: Tubuh yang bisa tumbuh

Bintang laut menghadapi predator dengan mengandalkan pelindung tubuhnya yang dilengkapi warna pelangi, yang memungkinkan mereka berbaur dengan lingkungan laut sekitar mereka, sehingga tidak terlihat. Namun, ketika anggota tubuh mereka terpotong, bintang laut memiliki kemampuan menakjubkan dalam hal menumbuhkan anggota tubuh yang baru.

Umpama lengannya terputus, bekas putusnya lengan itu akan dapat menumbuhkan lengan baru. Kemampuan itu mirip tanaman yang dicangkok. Hanya saja, bintang laut tidak membutuhkan tanah untuk tumbuh.

Kelelawar: Kemampuan ekolokasi

Kelelawar adalah satu-satunya mamalia yang bisa terbang. Namun kehebatannya bukan cuma itu, karena kelelawar juga memiliki kekuatan ekolokasi (echolocation) ultrasonik yang memungkinkan mereka memahami tata letak ruangan yang gelap gulita, atau untuk mencari mangsa tersembunyi.

Sayap kelelawar sangat tipis, dan hal itu memungkinkan kelelawar untuk bermanuver secara tajam sekaligus tepat—mereka mengalahkan burung untuk keterampilan penerbangan. Selain itu, membran tipis pada sayap kelelawar dapat sembuh dengan cepat jika robek, juga dilengkapi dengan kekuatan ekolokasi yang sangat canggih.

Ketika terbang, kelelawar memancarkan gelombang suara untuk menciptakan sebuah echo. Hal itu kemudian ditangkap nadi, yang menciptakan gambaran cetak biru mengenai objek yang ada di depannya. Dengan kemampuan itu, kelelawar tak pernah tersesat, sekaligus dapat mengenali ruangan tempatnya berada meski gelap gulita.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.