Hewan-hewan Buas Pemangsa Manusia

komodo

BIBLIOTIKA - Ternyata, beberapa hewan yang sering digambarkan sebagai hewan ramah dan lucu kadang tidak sesuai kenyataannya. Kuda nil, misalnya. Meski dalam komik sering digambarkan sebagai hewan yang lucu, namun hewan itu sebenarnya buas dan mudah tersinggung.

Ketika berhadapan dengan calon mangsa—hewan lain atau manusia—kuda nil juga sangat agresif dan mematikan. Begitu pula beruang kutub. Dalam kenyataan, hewan itu tidak seramah yang digambarkan dalam film-film.

Berikut ini adalah hewan-hewan yang buas dan berbahaya di alam liar, yang sebaiknya dijauhi jika tidak ingin menjadi korban mereka.

Komodo

Hewan ini memiliki tampilan mengerikan, dengan ukuran seperti aligator. Yang berbahaya, komodo memiliki deretan gigi tajam seperti pisau cukur, dan mereka dapat mencium keberadaan mangsa dari jarak hingga dua mil jauhnya.

Komodo biasa berburu dalam kelompok. Ketika mendapatkan mangsa, mereka akan mencabik-cabiknya dengan gigi-gigi mereka yang tajam. Bahkan jika si mangsa tidak mati akibat gigitan itu, infeksi yang dihasilkan gigitan komodo juga sangat mematikan.

Untungnya, hewan yang ditemukan di Indonesia ini menempati pulau-pulau yang jarang dihuni manusia, sehingga tidak atau belum terlalu banyak membunuh orang.

Serigala

Bahkan dalam film-film pun, sosok serigala sudah sangat menakutkan. Tampilan mereka tampak buas, dengan tampang menyeramkan dan sepasang mata yang menyorot tajam. Lolongan mereka juga bikin merinding siapa pun yang mendengarnya.

Dalam pencarian mangsa, serigala adalah pemangsa yang sangat terampil, dan mereka akan melakukan apa pun untuk mendapatkan makanan. Manusia yang kebetulan apes berpapasan dengan serigala biasanya akan kesulitan menyelamatkan diri. Di antara banyak serigala di alam liar, serigala yang dianggap paling buas ada di Siberia, terutama yang tinggal di dekat danau Baikal, Rusia.

Harimau bengal

Harimau bengal atau harimau putih adalah salah satu di antara beberapa kucing besar yang dianggap paling indah di dunia. Namun, harimau bengal juga sangat berbahaya. Ketika menemukan mangsa—termasuk manusia—hewan ini akan langsung menerjang, dan mencabik-cabik dengan ganas.

Harimau bengal dapat ditemukan di India, Nepal, dan Bangladesh, dan sering dijadikan hewan buruan karena tampilan mereka yang indah. Karena seringnya diburu pula, harimau itu sekarang semakin langka. Harimau bengal yang dianggap paling berbahaya ada di wilayah Bagh Ranthambhore, India.

Jaguar

Jaguar memiliki ukuran yang cukup besar, sekaligus gerakan yang sangat cepat. Hewan buas yang umumnya ditemukan di belahan bumi barat ini memang jarang menyerang manusia secara sengaja. Namun, jika ada manusia yang memasuki habitat mereka, semisal di Amazon, hewan itu pun tidak akan ragu untuk menyerang.

Jaguar memiliki rahang yang kuat, serta cakar dan deretan gigi yang tajam. Mereka dapat membunuh mangsa hanya dalam waktu beberapa detik. Orang-orang yang kebetulan apes dimangsanya dapat dibilang tak berbentuk lagi setelah dicabik-cabik hewan buas ini.

Buaya air asin

Di Australia, hewan ini dianggap sebagai salah satu hewan paling berbahaya, sekaligus paling mematikan bagi manusia. Buaya air asin, atau yang juga disebut buaya muara, sering menyerang manusia yang sedang berenang, ataupun yang sedang bekerja di perahu. Buaya ini bisa dikatakan benar-benar agresif, karena akan menyerang manusia yang ditemukannya. Di alam liar, bertemu hewan ini bisa dibilang bertemu kematian.

Satu-satunya tempat aman untuk dapat menyaksikan buaya mengerikan ini tanpa takut diserang olehnya hanya di Taman Nasional Kakadu, di Australia. Taman nasional itu terletak di tepi sungai Adelaide, dan di sana terdapat beberapa buaya air asin yang dipelihara.

Hiu putih besar

Disebut pula great white shark, hewan buas ini biasanya terdapat di lepas pantai Afrika Selatan. Bertemu hewan ini sama saja bertemu maut, karena hiu ini akan langsung mengejar, mencabik, dan memangsa.

Sosok hewan ini sangat besar, buas, mematikan, namun juga tampak indah karena warnanya yang putih mengkilap. Karenanya, di California telah dibangun taman di bawah laut yang secara khusus digunakan untuk “memelihara” hewan buas tersebut dalam sebuah kandang besar.

Di California, ada jadwal ekspedisi khusus yang dapat diikuti siapa pun yang ingin menyelam dan menyaksikan secara langsung hiu putih besar tersebut di kedalaman laut. Tentu saja cukup aman, karena hewan buas itu terkurung dalam kandangnya.

Singa

Ini hewan yang sangat terkenal, karena seringnya muncul dalam film. Di kandang-kandang kebun binatang, singa juga tampak anggun bahkan terlihat tidak berbahaya. Namun, di alam liar, semisal di hutan yang menjadi habitat alaminya, singa adalah predator yang buas dan mematikan.

Di Tanzania, misalnya, jumlah kematian manusia yang disebabkan singa tidak pernah menurun, tapi terus menaik dari tahun ke tahun. Di alam liar, singa akan melakukan apa pun untuk dapat bertahan hidup. Karena habitat mereka semakin rusak dan jumlah kelahiran singa terus bertambah, singa pun semakin ketat dalam bersaing mencari makan. Kenyataan itu kemudian menjadikan wilayah di sekitarnya sebagai tempat perburuan. Ketika berpapasan dengan manusia, singa-singa liar itu pun menjadikannya mangsa.

Kobra

Kobra adalah ular paling mengerikan, sekaligus paling mematikan, dalam hubungannya dengan manusia. Ular ini biasa ditemukan di Asia dan Afrika, dalam iklim tropis, dan sering ditemukan pula di Asia Tenggara. Kobra dapat tumbuh hingga sepanjang 18 kaki, dan ular ini dianggap sebagai ular berbisa paling besar di dunia, sekaligus paling berbahaya. Hewan ini bertanggung jawab atas kematian 200 sampai 300 orang setiap tahun.

Yang menakutkan, kobra cenderung bermigrasi ke wilayah atau daerah yang berpenduduk padat, karena mereka tahu di wilayah semacam itu mereka akan menemukan persediaan makanan yang berlimpah.

Beruang kutub

Beruang kutub (polar bear) memiliki populasi yang sangat besar di provinsi Manitoba, Kanada. Meski sering digambarkan dalam film-film sebagai hewan yang ramah, namun sebenarnya beruang kutub adalah hewan buas. Pada musim-musim gugur, ketika mereka mempersiapkan hibernasi, beruang kutub akan menjadi agresif, dan pada waktu itu biasanya terjadi banyak penyerangan, termasuk pada manusia.

Di wilayah kutub, tidak jarang ada orang yang cukup apes bertemu beruang kutub, dan kemudian menjadi korban karena dimangsa hewan buas ini.

Kuda nil

Tak jauh beda dengan beruang kutub, kuda nil juga sering digambarkan sebagai hewan lucu dan ramah dalam film atau komik. Namun, sebenarnya, hewan ini sangat agresif dan mudah tersinggung. Ketika sedang memakan tanaman, misalnya, kuda nil akan meninggalkan makanannya jika melihat mamalia lain yang dapat diserangnya, bahkan jika mamalia lain itu berukuran lebih besar darinya.

Selain itu, jika kuda nil bermaksud ingin minum, kemudian mendapati ada manusia di antara dirinya dengan tempat minumnya, kuda nil juga tidak akan ragu untuk menyerang manusia yang dianggapnya menghalangi jalannya. Di daerah Zambia, misalnya, kuda nil menewaskan sekitar 150 orang setiap tahun.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.