Panduan Mencari dan Mendapatkan Lowongan Kerja (4)

lowongan kerja

BIBLIOTIKA - Di artikel sebelumnya (Panduan Mencari dan Mendapatkan Lowongan Kerja 3), kita telah mempelajari cara mencari dan mendapatkan lowongan kerja melalui depnaker atau Departemen Tenaga Kerja dan head hunter atau para pencari kerja. Artikel lanjutan ini membahas tentang cara mencari dan mendapatkan lowongan kerja melalui bursa kerja, internet, rekanan, dan kantor pos. Berikut ini uraiannya.

Melalui bursa kerja

Lembaga yang disebut ‘bursa kerja’ ini tak jauh berbeda dengan ‘Executive Search Service’, hanya saja lembaga ini tidak melakukan perburuan. Lembaga ini hanya menjembatani para pencari kerja dengan perusahaan yang mencari tenaga kerja atau tenaga kerja baru.

Pekerjaan yang biasanya diurusi oleh lembaga bursa kerja ini biasanya tergolong ‘pertengahan’, semisal dari tingkat pelaksana sampai pengawas atau supervisor. Lembaga ini sudah cukup banyak bermunculan di masa sekarang, dan mereka mengiklankan diri melalui berbagai media seperti surat kabar, majalah, dan sekarang banyak sekali yang menggunakan internet sebagai media mereka.

Jika kita menginginkan memperoleh pekerjaan dengan perantara lembaga bursa kerja ini, diperlukan kehati-hatian khusus, karena tak jarang lembaga tersebut sengaja diadakan justru untuk mencari keuntungan sendiri. Karenanya, sebelum berhubungan dengan sebuah lembaga bursa kerja dan mempercayakan diri kita kepada mereka, perhatikanlah terlebih dulu apakah lembaga tersebut telah mendapatkan legalisasi atau ijin khusus dari Depnaker ataukah belum / tidak.

Legalisasi atau ijin dari Depnaker tentu akan memperkuat kepercayaan kita kepada lembaga tersebut.

Melalui internet

Seperti orang bilang, ini adalah jaman internet. Karenanya, mencari pekerjaan pun bisa dilakukan dengan menggunakan internet. Dan memang, tidak sedikit (bahkan bisa dibilang banyak sekali) lowongan pekerjaan atau kesempatan pekerjaan atau informasi mengenai lowongan pekerjaan yang disiarkan melalui internet.

Di internet, ada cukup banyak situs yang menginformasikan lowongan pekerjaan, atau menjadi perantara antara pencari kerja dengan pihak perusahaan yang membutuhkan pekerja baru. Di situs-situs semacam itu biasanya telah disusun daftar lowongan kerja yang ada, lengkap dengan sifat penggolongannya.

Maksudnya, situs tersebut telah menggolongkan beberapa jenis pekerjaan dalam daftar-daftar tertentu, sehingga kita lebih mudah dalam mencari dan menelusurinya. Kalau umpama kita menginginkan pekerjaan di bank, misalnya, kita bisa mencarinya di daftar lowongan yang ada di bawah golongan ‘Lembaga Keuangan’.

Situs-situs ini juga memberikan kesempatan kepada kita untuk melamar melalui situs tersebut. Caranya pun tidak sulit. Biasanya, ketika kita memilih suatu situs tertentu dalam hal ‘mencarikan’ suatu pekerjaan, kita hanya diminta untuk mengisikan data diri kita (biasanya meliputi nama, alamat, nomor telepon, e-mail address, dan jenis pekerjaan yang diinginkan) pada formulir yang telah disediakan di dalam situs tersebut (tentu saja formulirnya bukan kertas, namun formulir online).

Nah, begitu data diri kita telah masuk, maka pihak pengelola situs tersebut akan menggunakan data tersebut untuk mencarikan lowongan pekerjaan yang cocok, dan kita tinggal menunggu hasilnya.

Sekedar catatan, jika kita menggunakan internet sebagai sarana untuk mencari pekerjaan, yang patut diingat adalah jangan gunakan internet sebagai satu-satunya sarana. Maksudnya, selain menggunakan internet kita juga harus tetap mencari lowongan pekerjaan di media lain, dan jadikan saja informasi lewat internet tersebut sebagai sampingan atau tambahan.

Melalui rekanan

Tak bisa dipungkiri, apa yang disebut sebagai ‘rekanan’ itu seringkali menjadi jalur atau sumber informasi yang berharga bagi kita, khususnya dalam hal mencari pekerjaan. Rekanan itu bisa saja sahabat, teman, saudara, famili, kenalan, dan lain-lain—seseorang yang kita kenal dan kemudian menjadi rekan.

Seperti yang di bilang orang jaman dulu, “banyak kawan banyak rezeki” rasanya tepat untuk hal ini, karena seringkali orang memperoleh suatu pekerjaan tertentu karena adanya informasi dari seorang kawan atau rekan yang dikenal.

Biasanya, lowongan pekerjaan yang disampaikan oleh seorang rekanan ini adalah lowongan pekerjaan eksklusif, dalam arti bahwa lowongan tersebut hanya membutuhkan beberapa orang saja. Jadi pihak perusahaan biasanya tidak merasa perlu untuk mengiklankannya di media massa, tapi cukup dengan meminta orang yang dipercayainya untuk mencarikan seseorang untuk mengisi lowongan yang tersedia di perusahaan itu.

Mendapatkan informasi kerja dari seorang rekanan yang dipercaya tentu saja merupakan suatu berkah tersendiri, karena kita biasanya tidak perlu bersaing dengan begitu banyak orang sebagaimana halnya kalau kita melamar pekerjaan karena berdasarkan informasi yang ada di media massa.

Namun, meskipun begitu, kita toh tetap harus menunjukkan potensi yang baik dan kualifikasi yang memadai kalau menginginkan pekerjaan itu langgeng dan tidak berhenti di tengah jalan. Karena, bisa saja mungkin kita diterima bekerja di perusahaan tempat rekanan kita itu berada, namun apabila kita tidak bisa menunjukkan potensi dan kualifikasi yang sesuai dengan yang diinginkan, tetap saja pihak perusahaan tak akan ragu untuk menghentikan kita dari pekerjaan itu.

Melalui kantor pos

Ini adalah perkembangan baru di Indonesia, dimana kantor pos juga ikut berperan aktif dalam menyiarkan dan mensosialisasikan suatu berita atau lowongan pekerjaan. Perkembangan ini mungkin belum menyeluruh di Indonesia, namun di banyak kota sudah mulai dilakukan.

Ada beberapa pertimbangan khusus yang mungkin dilakukan oleh pihak kantor pos sehingga mereka ikut berperan dalam mensosialisasikan pemberitahuan atau iklan lowongan kerja ini. Selain membantu masyarakat dalam memperoleh informasi menyangkut lowongan kerja, salah satu pertimbangannya yang paling jelas adalah karena dengan makin banyaknya surat lamaran yang dikirimkan (melalui pos) maka itu artinya pihak kantor pos akan ikut memperoleh keuntungan, yakni dengan meningkatnya jumlah layanan pos yang dibutuhkan.

Biasanya, pemberitahuan atau iklan-iklan lowongan kerja yang disosialisasikan melalui kantor pos ini tidak hanya lowongan kerja dalam kota, namun juga dari luar kota, atau bahkan dari luar pulau. Iklan-iklan atau pemberitahuan tersebut biasanya ditempelkan pada papan-papan pengumuman di kantor pos, atau bahkan di etalase khusus yang sengaja dipasang untuk keperluan itu.

Karenanya, kalau kita kebetulan tinggal berdekatan dengan kantor pos, tak ada salahnya kalau sesekali mampir ke sana untuk melihat berita atau iklan lowonan kerja yang ada. Siapa tahu salah satunya cocok dan bisa menjadi jalan kita dalam mendapatkan suatu pekerjaan…?

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.