Panduan Memulai dan Mempersiapkan Wirausaha

Panduan Wirausaha

BIBLIOTIKA - Di dalam upaya wiraswasta, yang penting diperhatikan bukan hanya produk atau usaha dalam wiraswasta itu saja, melainkan juga diri sendiri (Anda sendiri), sebagai pengelolanya. Karena, sehebat apa pun sebuah produk atau wiraswasta, tetap saja tidak akan menghasilkan capaian yang maksimal apabila si pemilik tidak memiliki semangat atau kemampuan yang sama maksimalnya.

Karenanya, berikut ini adalah hal-hal yang perlu Anda pikirkan, pertimbangkan, untuk mengoreksi diri sendiri. Daftar cek berikut ini memiliki fungsi untuk mengevaluasi diri Anda sendiri dalam hal kesiapan mengelola usaha Anda.

Pada masing-masing point berikut ini telah disediakan tanda (……….) untuk Anda isi dengan jawaban Anda sendiri. Jika Anda merasa sesuai dengan isi kalimat dalam point, berikan jawaban “Ya”, tetapi jika Anda merasa tidak atau belum sesuai dengan isi kalimat pada point yang Anda baca, berikan jawaban “Tidak”.

Intinya, semakin banyak kualitas yang Anda miliki, yang ditunjukkan oleh jawaban “Ya”, maka berarti semakin besar pula kemampuan Anda untuk dapat berhasil memulai dan menjalankan sebuah usaha.
  1. Kebutuhan untuk mencapai hasil (……….)
  2. Hasrat untuk mencari kesempatan-kesempatan baru (……….)
  3. Kemauan mengambil risiko (……….)
  4. Suatu energi tingkat tinggi (……….)
  5. Kemampuan memulai sendiri, berunding dan membuat kesepakatan (……….)
  6. Hasrat untuk menyusun strategi sebuah usaha secara pribadi pada prinsip-prinsip Anda sendiri (……….)
  7. Kemampuan memotivasi orang lain dan bergaul baik dengan mereka (……….)
  8. Dukungan dari keluarga (orang tua/pasangan) (……….)
  9. Tanggung jawab dan pengalaman kepemimpinan di awal karir Anda (……….)
  10. Berpikir kreatif (……….)
  11. Kemampuan melaksanakan ide-ide (……….)
  12. Pelatihan teknis yang sehat (……….)
  13. Pelatihan bisnis sebelumnya dari sekolah (……….)
  14. Tertarik dalam meneliti konsep bisnis atau usaha (……….)
  15. Memiliki model peran yang kokoh atau mentor (……….)
  16. Keterampilan dan kecerdasan berpolitik dalam sebuah organisasi (……….)
  17. Kemampuan menyesuaikan gaya manajemen untuk saat-saat tertentu (……….)
  18. Pelatihan manajemen khusus di luar tugas (……….)
  19. Integritas dan kejujuran (……….)
  20. Kemampuan dalam kepemimpinan (……….)
  21. Memiliki kerajinan dan ketahanan (……….)
  22. Pengendalian diri (……….)
  23. Kemampuan merencanakan dan melihat jauh ke depan (……….)
  24. Bakat dan hasrat bagi aktivitas bisnis tertentu (……….)
  25. Ambisi dan etika kerja yang kokoh (……….)
  26. Kecerdasan dan pola pikir pembelajaran yang berkesinambungan (……….)
  27. Keterampilan berkomunikasi secara efektif (……….)
  28. Kemampuan mengambil keputusan yang sehat (……….)
  29. Kemampuan untuk mendelegasikan secara efektif (……….)
  30. Uang yang disimpan untuk diinvestasikan dalam bisnis (……….)

Bisnis macam apa yang harus Anda jalankan?


Setelah Anda mengidentifikasi peluang, mengevaluasi kemam¬puan Anda, dan menentukan profitabilitas potensial bagi setiap usaha bisnis, barulah Anda bisa mempertimbangkan untuk memulai bisnis Anda sendiri. Untuk lebih jelasnya, berikut ini uraian dari masing-masing langkah tersebut.

Langkah 1:
Membuat daftar problem di pasar


Dimulai dengan mendengar atau melihat apa yang sedang berlangsung di pasar. Perlu membuat daftar bidang dimana kebutuhan orang-orang tidak dipenuhi dengan cukup baik atau tidak sama sekali. Terutama penting bagi Anda agar tidak membatasi diri hanya kepada satu jenis produk, jasa, atau daerah geografis tertentu. Anda harus memiliki pikiran terbuka dan dasar persepsi yang luas.

Langkah 2:
Mengidentifikasi peluang bisnis yang bersangkutan


Perhatian sekarang ini diarahkan kepada apakah setiap problem atau kesenjangan dapat diubah menjadi peluang bisnis. Salah satu hal yang menarik mengenai langkah ini adalah bahwa setiap problem atau kesenjangan dapat membantu terbentuknya banyak peluang bisnis yang berbeda. Ini membutuhkan pikiran yang terbuka dan kekuatan mental.

Langkah 3:
Menentukan kemampuan dan sumber daya yang dibutuhkan


Proses ini dapat dipercepat dengan dua cara. Pertama, jika Anda memiliki latar belakang yang kuat untuk memulai dan mengelola suatu usaha, Anda dapat menyewa para spesialis untuk menangani segi teknis bisnis. Kedua, Anda dapat mengajak seorang mitra yang mempunyai pengalaman teknis yang baik, dan sebaiknya dengan menyewa orang lain.

Langkah 4:
Memproyeksikan dimensi  finansial dari peluang-peluang yang masih ada


Mencakup menentukan tingkat yang diharapkan penjualan, pengeluaran, laba, prasyarat modal awal, dan  arus kas yang diproyeksikan bagi setiap bisnis.

Langkah 5:
Membuat urutan peluang menurut keinginan pribadi, nilai finansial dan penaksiran risiko


Setiap peluang yang ada harus diurutkan menurut nilai finansialnya. Ini mencakup penetapan target laba minimal atau pendapatan atas investasi. Sekalipun peluang yang tersisa sampai kini tampak memiliki potensi laba, Anda mungkin perlu mencoret usaha-usaha yang tidak akan menghasilkan tingkat laba yang memadai untuk menyokong risiko yang ditanggung.

Langkali 6:
Memilih peluang bisnis yang akan dikejar


Jika proses enam langkah ini telah mengidentifikasi suatu peluang yang menarik, kini Anda berada pada posisi siap untuk beralih ke langkah selanjutnya, yaitu membangun suatu bisnis yang akan memberi Anda peluang masuk akal untuk mengatasi rintangan.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.