Panduan dan Tips Membeli Saham


BIBLIOTIKA - Ada beberapa panduan dan tips yang dapat digunakan ketika kita ingin memilih saham untuk keperluan berinvestasi. Berikut ini di antaranya, yang bisa Anda cermati.

Sebaiknya, cari dan pilihlah perusahaan yang bergerak dalam bidang bisnis yang kita mengerti, prospek yang bagus dan manajemen yang bisa dipercaya. Manajemen ini penting diperhatikan karena ini merupakan salah satu kunci dari keberhasilan perusahaan, sekaligus juga para pemilik sahamnya.

Yakinkan diri dengan mencari informasi mengenai hal itu; apakah manajemennya baik, apakah manajemennya berpihak pada para pemegang saham, apakah laporan keuangannya jujur, dan hal-hal lain menyangkutnya.

Ada begitu banyak perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia atau BEI, dan kita perlu mempelajari kualitas dari masing-masing perusahaan itu agar dapat memilih perusahaan yang tepat dan terbaik untuk menaruh uang kita sebagai investasi.

Karena begitu banyaknya perusahaan yang ada, maka sebaiknya pilihlah perusahaan-perusahaan yang memiliki bidang bisnis yang kita mengerti, kemudian pilihlah yang terbaik di antara mereka. Setelah itu, pilihlah perusahaan yang memiliki reputasi baik.

Jika ingin pasti, kita bisa mendatangi secara langsung perusahaan itu untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas. Yakinkan diri kita sendiri bahwa laporan keuangan yang diumumkan oleh perusahaan itu adalah laporan yang jujur, yang riil sesuai dengan kenyataannya.

Tingkat fluktuasi harga saham memang naik-turun dalam waktu singkat, tergantung pada psikologi dan sentimen pasar. Karenanya, kalau bisa, carilah waktu ketika harga saham menurun untuk membeli saham tersebut.

Namun, meski begitu, tidak usah terlalu memikirkan atau mengandalkan naik-turunnya tingkat harga saham ini, namun cermatilah bagaimana kondisi dan kualitas perusahaan tersebut. Karena, terlepas dari naik-turunnya harga saham karena fluktuasi, perusahaan yang baik dan tengah berkembang akan dapat terus mempertahankan keuntungannya.

Dalam jangka pendek mungkin saham perusahaan ini mengalami penurunan harga, namun apabila manajemennya bagus dan perkembangannya terus melaju, maka harga sahamnya di masa mendatang bisa saja menaik dan terus menaik.

Setiap hari, di berbagai koran atau surat kabar selalu memberitakan atau menginformasikan tentang pergerakan naik-turunnya nilai saham. Informasi tentang hal itu biasanya disampaikan dalam satu halaman penuh, namun ternyata tidak setiap orang memahami isinya. Jangankan memahami, bahkan tertarik untuk melihatnya pun terkadang tidak sama sekali.

Dunia saham memang mungkin masih asing bagi masyarakat awam, khususnya yang tidak atau belum terbiasa dengan pasar saham. Mungkin bayangan mereka selama ini adalah bahwa saham atau pasar modal adalah konsumsi orang terbatas dengan pendidikan yang tinggi, plus dengan dana yang besar. Padahal, sekali, kenyataannya tidaklah seperti itu.

Tak kenal maka tak sayang, mungkin pepatah itulah yang paling tepat untuk menggambarkan dunia saham dan pasar modal ini kepada masyarakat awam. Padahal, kalau sudah kenal, bisa saja orang jadi kecanduan pada pasar modal.

Nah, kalau kita mungkin masih terhitung awam dalam hal ini, namun memiliki niat atau pikiran untuk terjun atau setidaknya mulai mengenal dunia saham dan pasar modal, maka berikut ini adalah sejumlah tips seputar saham untuk para pemula.

Mental dulu, baru untung

Jangan salah, bermain saham itu membutuhkan mental selain juga memerlukan pikiran. Yang dimaksud mental di sini adalah kekuatan mental dalam menghadapi risiko yang mungkin terjadi. Ingat, harga saham itu mengalami tingkat fluktuasi atau tensi naik-turun yang sangat cepat, bahkan tak jarang dalam hitungan menit.

Meskipun harapan kita dalam bermain saham ini adalah memperoleh keuntungan, namun kadangkala justru kerugianlah yang kita peroleh ketika harga saham yang kita beli mengalami penurunan.

Karenanya, sebelum kita memutuskan untuk bermain saham, maka kita harus meyakinkan diri terlebih dulu bahwa kita memiliki kekuatan mental untuk mengalami kerugian. Setiap orang tentu saja siap untuk untung, namun tidak setiap orang siap untuk rugi. Karenanya, jika kita memang merasa tidak berani menanggung risiko kerugian (apalagi kerugian sampai dalam jumlah yang besar), maka sebaiknya jauhi pasar saham.

Setelah merasa siap

Nah, setelah kita merasa siap dan yakin memiliki kekuatan mental untuk menghadapi risiko kerugian dari investasi yang kita lakukan di pasar saham, maka apa yang harus dilakukan?

Sebagai awalan, kita harus membuka rekening (efek ataupun saham) di perusahaan sekuritas yang terdaftar di BEI atau Bursa Efek Indonesia, dan menyetor sejumlah uang atau deposit (mulai dari Rp. 10 juta sampai dalam jumlah tertentu yang telah ditetapkan masing-masing perusahaan). Besarnya deposit itu memang berbeda-beda, tergantung pada perusahaan sekuritasnya. Mereka pun ada yang menawarkan full service, namun ada juga yang hanya melayani jual-beli.

Sebagaimana halnya dengan menabung di bank, kita pun harus mengisi formulir dan melengkapi persyaratan administrasi di perusahaan sekuritas ini, lalu menunggu antara dua sampai tiga hari untuk kemudian mulai dapat melakukan aktivitas investasi.

Saham mana yang dibeli?

Kalau merasa bingung tentang saham perusahaan mana yang bagus untuk dibeli, maka sebaiknya kita mempelajari terlebih dulu kualitas dari masing-masing perusahaan yang mungkin menarik minat kita.

Taruhlah di antara sekian banyak perusahaan yang ada di BEI itu ada sepuluh perusahaan yang menarik minat kita karena mereka beroperasi pada bidang bisnis yang kita sukai. Nah, dari sepuluh perusahaan itu, pelajarilah untuk kemudian dipilih perusahaan yang benar-benar paling baik.

Skala penilaiannya bisa pada keunggulan manajemen, tingkat kinerjanya, kekuatan bisnisnya, dan juga apakah sahamnya memang menguntungkan ataukah tidak (bisa dianalisis dari waktu yang telah berlalu).

Yang penting, dalam investasi di pasar modal ini, jangan terlalu terpengaruh pada naik-turunnya harga saham dalam jangka pendek, karena investasi sebaiknya direfleksikan pada jangka panjang karena inilah yang biasanya lebih memberikan keuntungan. Jadi, pilihlah perusahaan yang memiliki harapan baik di masa mendatang.

Cara menilai

Masih bingung dalam menentukan perusahaan mana yang paling bagus untuk kita beli sahamnya? Baiklah, kita gunakan metode yang lebih mudah.

Di dalam pasar saham ada dua metode umum yang dapat dijadikan sebagai semacam acuan dalam menilai suatu perusahaan. Dua acuan itu adalah sesuatu yang disebut ‘analisis fundamental’, dan ‘analisis teknikal’.

Yang disebut analisis fundamental adalah analisis yang dilakukan dengan menilai sahamnya berdasarkan fundamental perusahaan bersangkutan, dan ini menyangkut keuangan perusahaan, visi dan misi perusahaan, serta strategi bisnis yang dilakukannya.

Sedang yang disebut dengan analisis teknikal adalah analisis yang dilakukan dengan menilai harga saham suatu perusahaan berdasarkan refleksi harga yang telah berlaku, dan ini berkaitan dengan tren, proyeksi ke depan, dan juga sentimen pasar.

Mulailah, dan yakinlah

Sebanyak apapun arahan atau tips atau resep yang diberikan menyangkut pasar saham dan investasi pasar modal ini, selamanya kita akan tetap diam di tempat kalau kita tidak mulai bergerak. Karenanya, setelah segala hal yang diperlukan telah dirasa cukup (baik pengetahuan mengenai perusahaan, dana yang dimiliki dan refleksi ke depan menyangkut investasi, maka mulailah.

Yang paling penting dalam memulai investasi di pasar saham ini (sebagaimana dalam bentuk investasi lainnya) adalah keyakinan diri kita sendiri terhadap saham mana yang ingin kita beli. Karenanya, jangan membeli saham karena sekedar terpengaruh tren atau karena ikut-ikutan.

Setelah kita mulai membeli suatu saham di suatu perusahaan atau di beberapa perusahaan, rajin-rajinlah mempelajari aktivitas di dunia saham melalui surat kabar atau media lain yang memuatnya, untuk mempelajari akuntansi, membaca laporan keuangan dan juga informasi-informasi terkait lainnya.

Jangan panik, dan tenanglah


Seperti yang telah dinyatakan di awal catatan ini, kita perlu memiliki mental yang kuat sebelum memutuskan untuk bergabung dalam dunia saham ini, karena dunia saham memiliki tingkat fluktuasi yang cepat, dan naik-turunnya harga saham bisa ikut mempengaruhi kinerja jantung kita.

Namun, apabila kita menghadapi laporan bahwa saham yang kita miliki mengalami penurunan harga atau nilai, maka jangan buru-buru panik. Tetaplah tenang dan yakinlah. Kalau kita memang sudah merasa yakin dengan perusahaan yang sahamnya kita beli, dan kita meyakini kualitas kinerja perusahaan itu, maka kita bisa yakin pula bahwa harga saham mereka yang turun itu akan kembali naik pada harga asalnya, atau bahkan bisa melebihi dari harga asalnya.

Perlu diperhatikan bahwa di Indonesia ini, seringkali yang mempengaruhi naik-turunnya harga saham adalah hal-hal yang ‘tak masuk akal’ seperti karena rumor, isu, ataupun karena spekulasi. Karena itu pula, jika suatu waktu nilai saham yang kita miliki mengalami tingkat kenaikan harga yang bagus, jangan tahan lama-lama, segera jual saja.

Sebagai pemula, kita tidak pernah yakin apakah harga yang naik itu akan terus naik atau malah kemudian akan turun. Karenanya, jangan serakah dengan menunggu-nunggu agar harganya bisa naik lagi. Kalau memang dirasa tingkat kenaikan yang ada itu sudah cukup memberikan keuntungan, maka sebaiknya jual saja daripada menyesal di belakang hari.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.