Makanan-makanan untuk Mengatasi Hipertensi

kismis

BIBLIOTIKA - Hipertensi, atau yang lazim disebut tekanan darah tinggi, adalah suatu kondisi yang menyebabkan darah mengalir melalui arteri pada tingkat lebih tinggi dari tekanan normal. Hal itu dapat merusak arteri, dan menyebabkan stroke serta penyakit jantung. Hipertensi juga disebut-sebut sebagai penyakit yang membunuh secara diam-diam, karena biasanya penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang terlihat jelas.

Hipertensi dapat disebabkan karena usia, atau karena keturunan, meski beberapa keadaan seperti pola hidup juga dapat ikut berperan dalam pengembangan hipertensi pada diri seseorang. Di antara hal yang terdapat dalam pola hidup adalah makanan yang dikonsumsi. Beberapa makanan dapat menimbulkan masalah hipertensi. Sebaliknya, beberapa makanan lain bisa membantu mengatasi masalah hipertensi.

Berikut adalah makanan-makanan yang bisa membantu mengatasi hipertensi. Makanan-makanan berikut ini juga baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi.

Gandum

Gandum, seperti oatmeal, adalah sumber yang baik untuk mencukupi kebutuhan serat. Gandum atau oatmeal mengandung serat, protein, vitamin B, juga selenium, yang membantu menjaga kestabilan tekanan darah. Selain itu, gandum dapat membantu Anda menjaga pola makan, karena kandungan di dalamnya membuat rasa lapar berkurang dalam jangka waktu yang lebih lama dari biasanya.

Bawang putih

Bawang putih termasuk makanan yang baik dalam mengatasi masalah hipertensi, karena bertindak sebagai pengencer darah. Selain itu, bawang putih juga mengandung antibakteri dan antijamur, yang dapat membantu melawan banyak penyakit yang mungkin timbul dari hipertensi, seperti penyakit jantung dan stroke.

Pisang

Pisang sangat baik dalam membantu mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung. Mengonsumsi pisang 1-2 buah per hari bisa membantu mengendalikan kadar gula darah. Selain itu, kandungan kalium dalam pisang juga dapat membantu menjaga kesehatan Anda.

Kentang

Kentang adalah sumber kalium tinggi yang membantu menurunkan tekanan darah, namun tetap rendah sodium. Kalium dalam kentang dapat mengontrol hipertensi untuk menjaga keseimbangan tubuh Anda. Sementara kandungan magnesium dalam kentang dapat membantu menurunkan stres, dan meningkatkan kekebalan tubuh secara menyeluruh. Selain itu, jika Anda menginginkan karbohidarat tambahan, kentang juga bisa dijadikan pilihan.

Aprikot

Aprikot adalah salah satu buah yang baik untuk penderita hipertensi, lebih khusus yang telah dikeringkan. Aprikot memiliki kadar garam dalam jumlah yang sedikit dan kandungan zat besi yang tinggi, sehingga sangat baik untuk penderita hipertensi.

Kuaci

Kuaci atau biji labu adalah camilan sehat untuk penderita hipertensi. Biji labu mengandung zat seng tinggi, yang membantu arteri tetap elastis. (Jika tubuh Anda mengalami kekurangan seng, arteri bisa kehilangan elastisitas, yang kemudian menyebabkan peradangan). Kuaci atau biji labu bisa menjadi camilan pilihan yang tidak hanya lezat, namun juga bermanfaat, khususnya dalam mengatasi hipertensi.

Brokoli

Brokoli mengandung banyak nutrisi seperti vitamin C dan betakaroten, yang secara signifikan mengatasi masalah hipertensi. Nutrisi dalam brokoli terdapat secara alami untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan melawan penyakit. Selain itu, brokoli juga mengandung kromium, yang membantu mengatur insulin dan gula darah.

Sayuran lainnya yang memiliki senyawa serupa di antaranya adalah wortel dan sayuran hijau seperti kangkung dan bayam. Sayuran-sayuran tersebut juga sangat baik untuk mengatasi hipertensi.

Kacang mete

Kacang-kacangan merupakan sumber nutrisi seperti zat besi, kalium dan serat. Dalam hal ini, kacang mete juga mengandung magnesium dan tembaga, dua nutrisi penting yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh Anda. Magnesium menenangkan saraf dan otot, sementara tembaga membantu perkembangan jaringan ikat.

Kacang mete juga rendah lemak dan bebas kolesterol, sehingga tidak hanya lezat namun juga sehat. Namun, jika Anda menjadikan kacang mete sebagai camilan, sebaiknya batasi konsumsi sekitar seperempat cangkir sehari, untuk menghindari kandungan garam dari bahan tambahannya.

Ekstrak biji anggur

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji anggur dapat membantu mengatasi hipertensi, khususnya menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah delapan minggu.

Kacang

Mengonsumsi 56 gram kacang walnut setiap hari dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik tanpa meningkatkan tekanan darah. Begitu pula, mengonsumsi satu porsi kacang pistachio secara teratur setiap hari juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Jus bit

Buah bit yang dibuat menjadi jus mengandung nitrat diet yang membantu pembuluh darah lebih rileks, dan membantu melancarkan aliran darah. Karena hal itu, jus bit sangat baik dikonsumsi penderita hipertensi untuk menurunkan tekanan darah. Mengonsumsi satu cangkir jus bit setiap hari dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Kismis

Tak jauh beda dengan kacang, jus bit, atau ekstrak biji anggur, kismis juga memiliki manfaat dalam menurunkan tekanan darah sistolik. Dalam penelitian yang dilakukan pada 46 penderita hipertensi selama 12 minggu, diketahui bahwa kismis mampu menurunkan tekanan darah secara bertahap dan stabil pada minggu ke-4, ke-8, dan ke-12. Selain itu, kismis juga bisa menjadi camilan yang enak dan tak menyebabkan gemuk.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.