Makanan dan Minuman Pengusir Racun Dalam Tubuh

blueberry

BIBLIOTIKA - Tanpa disadari, ada banyak racun yang masuk ke dalam tubuh kita setiap hari. Meski kita mungkin tidak merasa pernah memasukkan racun apa pun ke dalam tubuh, tapi kenyataannya banyak racun di sekitar kita, dan racun-racun itu terhirup, terisap, atau masuk ke dalam tubuh melalui berbagai cara. Racun-racun itu berasal dari bahan kimia, plastik, produk perawatan tubuh, udara yang dihirup, polutan, bahkan termasuk makanan atau minuman yang kita konsumsi.

Perlahan namun pasti, racun-racun yang masuk sedikit demi sedikit itu lama-lama makin banyak karena terus tertimbun. Ketika kadar racun dalam tubuh semakin banyak, kondisi tubuh kita pun tidak sebugar sebelumnya. Dampak umumnya adalah mudah terserang masalah kesehatan atau penyakit. Karena latar belakang itulah kemudian kita mengenal detoksifikasi.

Detoksifikasi adalah proses pengeluaran racun-racun dari dalam tubuh. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk hal tersebut, namun berikut ini kita akan menggunakan cara yang lebih alami dan lebih aman, yaitu melalui konsumsi makanan. Berikut ini adalah makanan dan minuman yang bisa membantu melakukan detoksifikasi atau mengusir racun-racun dari dalam tubuh kita.

Almond

Kacang almond bisa dikonsumsi untuk tujuan detoksifikasi, khususnya pada sistem pencernaan tubuh. Selain itu, almond juga baik dikonsumsi, karena mengandung serat, kalsium, magnesium, dan protein, yang membantu menyeimbangkan kadar gula.

Alpukat

Selain enak, alpukat juga rendah kolesterol. Jika dikonsumsi secara rutin, alpukat dapat membantu membersihkan hati dari kontaminasi racun. Selain itu, alpukat juga mampu memblokir sekitar 30 karsinogen (penyebab racun) pada tubuh.

Bit

Buah bit mengandung senyawa kimia alami pada tanaman dan mineral yang ampuh melawan infeksi, pembersih darah, juga hati. Bit juga memiliki khasiat dalam menyeimbangkan kadar keasaman dalam tubuh.

Blubeberry

Di samping membantu dalam urusan detoksifikasi, blueberry juga mampu mengurangi efek kerusakan jaringan akibat inflamasi. Ketika dikonsumsi, blueberry bertindak sebagai antibiotik pencegah infeksi saluran kemih, dan memiliki sifat antivirus.

Cranberry

Selain blueberry, cranberry juga memiliki kemampuan dalam hal detoksifikasi. Buah ini mengandung antibiotik super dan komposisi antivirus yang dapat membantu membersihkan tubuh dari bakteri berbahaya, khususnya dalam saluran kemih.

Kubis

Mudah diperoleh, sekaligus enak, itulah kubis. Namun sayuran ini juga memiliki khasiat dalam hal detoksifikasi. Kubis membantu mendetoksifikasi saluran kemih, dan meredakan nyeri pada perut akibat infeksi. Selain itu, kubis juga termasuk sayuran yang memiliki sifat antikanker dan kaya antioksidan.

Minyak biji rami

Minyak biji rami kaya asam lemak Omega-3 yang berfungsi dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, minyak biji rami juga berperan dalam menjaga kesehatan otak, dan mengusir racun dari organ-organ dalam tubuh.

Bawang putih

Tidak hanya berfungsi sebagai bumbu dapur, bawang putih adalah makanan dengan banyak khasiat, salah satunya untuk detoksifikasi. Bawang putih juga memiliki sifat antibakteri, antivirus, antikanker, dan membantu melancarkan saluran pernapasan, sehingga menjadikan paru-paru lebih sehat.

Ketumbar

Selain bawang putih, ketumbar juga termasuk bumbu dapur yang dapat berfungsi mengusir racun dari dalam tubuh. Anda bisa memanfaatkan ketumbar untuk dicampurkan sebagai bumbu masakan sehari-hari. Namun, jika mau, Anda juga bisa memakannya menth-mentah. Ketumbar memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang mampu mengurangi peradangan dan infeksi.

Kale

Sayuran berdaun hijau ini juga termasuk agen antikanker dan kaya antioksidan yang membantu membersihkan tubuh dari racun.

Biji-bijian

Biji-bijian telah terkenal sebagai sumber makanan yang tinggi protein. Namun khasiatnya bukan hanya itu, karena biji-bijian juga ampuh dalam menurunkan kolesterol, membersihkan saluran pencernaan, menyeimbangkan kadar gula, dan mencegah serangan kanker.

Lemon

Dalam urusan detoksifikasi, lemon sangat baik dalam membersihkan racun yang ada di hati. Selain itu, lemon juga kaya vitamin C yang dibutuhkan tubuh dalam membentuk dan memperkuat sistem imun atau kekebalan. Yang lebih hebat, lemon adalah makanan yang mengandung 20 zat antikanker.

Rumput laut

Rumput laut semakin populer dijadikan bahan makanan, setelah berbagai penelitian membuktikan bahwa rumput laut dapat membantu tubuh dalam mengeliminasi racun penyebab penyakit. Kenyataannya, mengonsumsi rumput laut memang dapat membantu mendetoksifikasi tubuh dari kadar racun.

Gandum

Jika Anda suka makan roti, sebaiknya pilihlah roti yang terbuat dari gandum. Selain lebih sehat, gandum juga dapat membantu menyingkirkan racun-racun dari dalam tubuh.

Pektin

Pektin adalah zat alami yang terkandung dalam buah-buahan seperti apel, jeruk, anggur, dan pisang. Mengonsumsi buah-buahan itu secara otomatis mengonsumsi pektin. Dalam tubuh, zat pektin membantu menghilangkan logam berat dan racun lainnya. Selain buah-buahan, sayuran hijau juga dapat digunakan untuk tujuan sama. Anda bisa menikmatinya langsung, atau dijadikan jus.

Air putih

Anjuran untuk selalu minum air putih dalam jumlah cukup bukan hanya slogan kesehatan. Kenyataannya, fungsi air putih dalam tubuh sangat penting. Selain membantu tubuh terhidrasi, mengonsumsi air putih secara teratur juga membantu membersihkan sistem pencernaan, serta menghilangkan racun dan sisa-sisa makanan yang menempel di usus. Hal itu membuat tubuh dan perut bersih dari limbah makanan.

Air kelapa

Air kelapa adalah cairan alami yang terdapat dalam buah kelapa. Mengonsumsi air kelapa dapat membantu tubuh melakukan detoksifikasi secara alami. Selain membantu membersihkan saluran pencernaan, air kelapa juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh, dan bermanfaat menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Jus labu

Jika Anda mengalami masalah pencernaan, jus labu dapat dijadikan obat alami untuk mengatasinya. Hal itu karena sifat basa yang terdapat dalam jus labu. Selain itu, serat yang terdapat dalam jus labu juga menyembuhkan masalah pencernaan. Karena manfaat itu pula, jus labu juga dapat dimanfaatkan untuk tujuan detoksifikasi.

Teh hijau

Teh hijau adalah antioksidan alami. Minuman ini mengandung polifenol yang membantu meregulasi glukosa dalam darah. Polifenol menghambat pergerakan glukosa ke dalam sel-sel lemak, sehingga mencegah mereka memasuki aliran darah.

Jus jeruk

Tidak hanya menyegarkan, jus jeruk juga menyehatkan, karena merupakan sumber vitamin C yang dikenal dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Jeruk kaya flavonoid dan antioksidan yang melindungi sistem kekebalan tubuh, dengan bertindak melawan kuman dan bakteri yang menyebabkan penyakit.

Sebagai tip, minuman detoksifikasi akan lebih baik jika dikonsumsi sebelum sarapan. Dengan cara itu, proses detoksifikasi akan berjalan dengan baik, dan Anda bisa merasakan manfaat kesehatannya.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.