Jenis-jenis Ulat Bulu yang Sangat Beracun

io moth caterpillatr

BIBLIOTIKA - Ulat bulu memiliki tampilan yang khas, yakni tampak lembut atau bahkan lucu, dengan bulu-bulu serta warna yang tampak mencolok. Sebenarnya, warna mencolok ulat bulu adalah peringatan bagi sesamanya agar tidak menyerang mereka, karena terdapat racun di tubuh mereka. Kenyataannya, ada cukup banyak ulat bulu yang mengandung racun berbahaya, bahkan ada yang racunnya dapat membunuh manusia.

Berikut ini adalah jenis-jenis ulat bulu yang sebaiknya tidak didekati apalagi disentuh, karena dianggap sebagai ulat-ulat bulu paling beracun di dunia.

Io moth caterpillar

Pada waktu tumbuh membesar, ulat ini akan berubah dari warna aslinya yang oranye menjadi hijau terang, dengan garis-garis merah dan putih di sekujur tubuh. Ulat yang disebut Io moth caterpillar ini memiliki dua jenis racun di daerah punggungnya. Ketika menyengat, korbannya akan mengalami rasa terbakar dan peradangan.

Ulat ini dapat ditemukan di padang rumput hutan atau ladang jagung, juga di semak-semak.

Spinny oak slug caterpillar

Panjang ulat ini kurang dari satu inci, dan memiliki warna pastel, termasuk hijau, biru, kuning, serta merah muda. Di bagian belakang tubuhnya terdapat empat kelompok duri, dan dari duri-duri itulah racunnya dilepaskan. Racun ulat ini menimbulkan reaksi yang parah bagi korbannya.

Ulat ini biasa memakan buah kurma, willow, dan biasa hinggap di pohon-pohon serta tanaman kayu, serta dapat ditemukan di hutan dari selatan Quebec hingga Maine, Missouri, Texas, dan Florida.

Saddleback caterpillar

Ulat ini memiliki wujud yang cantik, dan biasa terdapat di taman, pot bunga, kebun, dan lain-lain, serta biasa memakan segala jenis tanaman. Meski berwujud cantik, ulat bulu ini sangat berbahaya, karena sengatan racunnya dapat menimbulkan pembengkakan, rasa mual, ruam, sampai berhari-hari.

Berbeda dengan kedua ulat di atas, ulat yang disebut Saddleback caterpillar ini juga kadang bisa kita temukan di pekarangan kita.

Cinnabar moth caterpillar

Ulat ini sangat rakus, mereka akan memakan banyak tanaman yang bisa mereka temukan. Jika suatu saat bahan makanan mereka habis, ulat-ulat ini bahkan akan saling serang dan terjadi praktik kanibalisme antara sesama ulat bulu.

Dalam upaya mempertahankan hidup itulah ulat-ulat ini dibekali racun yang cukup mematikan bagi mangsanya. Jika tersentuh manusia, racun ulat ini akan menimbulkan gatal serta ruam di sekujur tubuh.

Monarch caterpillar

Ulat ini merupakan bakal atau calon yang kelak akan menjadi kupu-kupu Monarch caterpillar. Ketika menjadi kupu-kupu, Monarch caterpillar sangat cantik dan indah. Tetapi, ketika masih berupa ulat, makhluk kecil ini cukup berbahaya.

Ulat ini berukuran kecil, dengan bentuk yang lucu serta berwarna kuning dengan garis hitam dan putih. Ulat ini juga tumbuh dengan cepat, rata-rata panjangnya sekitar 2 inci. Seperti yang disebutkan di atas, ulat ini sangat beracun, meski merupakan calon kupu-kupu yang sangat indah.

Gypsy moth caterpillar

Ulat ini memiliki ciri khas yang unik. Tubuhnya hanya sedikit memiliki bulu, tetapi bagian kepalanya memiliki bulu dalam jumlah banyak. Bulu-bulu itu merupakan tempat simpanan racun ulat tersebut, yang akan dapat menyebabkan nyeri serta dermatitis bagi orang yang terkena (bersentuhan) dengannya.

Ulat yang disebut Gypsy moth caterpillar ini menyukai jenis daun mapel atau semacamnya, dan biasa hinggap di pohon ek atau pohon elm. Yang mengerikan, pohon-pohon yang dihinggapi ulat ini biasanya akan mati perlahan-lahan.

Bag shelter caterpillar

Di antara jenis-jenis ulat bulu lain, ulat ini dianggap paling berbahaya, karena racunnya dapat mengakibatkan kematian pada manusia. Penampilan ulat ini tak jauh beda dengan ulat-ulat bulu lainnya, tampak lemah dan berambut-rambut halus. Tetapi, begitu ulat ini bersentuhan dengan manusia, racunnya akan menimbulkan efek berbahaya, yang gejala awalnya biasa ditandai dengan sesak napas dan ruam di sekujur tubuh.

Ulat Bag shelter caterpillar biasa memakan daun-daun, dan keluar mencari makan pada malam hari.

Puss caterpillar

Disebut pula Slug caterpillar puss atau Woolly, ulat bulu ini memiliki penampilan yang lucu dan unik. Tubuhnya seperti bola berbulu yang tampak mirip kapas lembut. Tetapi sebaiknya jauhi ulat ini, karena bersentuhan dengannya dapat berbahaya. Saat disentuh, ulat ini akan melepaskan asam beracun yang terdapat pada duri-duri di sekujur tubuhnya.

Korban yang tersengat racun ulat ini biasanya akan mengalami sakit kepala, mual, dan muntah-muntah, dan hal itu dapat berlangsung hingga berhari-hari. Ulat yang dianggap paling beracun di Amerika Utara ini biasa terdapat di pohon jeruk, elm, dan pohon ek.

Stinging rose caterpillar

Disebut sebagai “penyengat mawar”, ulat ini memiliki ukuran tubuh tidak sampai satu inci panjangnya dengan warna merah, oranye, kuning, ungu, dan hijau. Sementara spesies yang lain memiliki warna-warni kehitaman. Yang berbahaya, ulat bulu ini memiliki duri yang menyimpan kelenjar racun.

Ketika sesuatu atau seseorang menyentuh ulat ini, duri pada ulat itu secara spontan akan menusuk kulit dan melepaskan racunnya. Korbannya akan mengalami ruam, iritasi kulit, hingga reaksi hipersensitif. Ulat ini dapat ditemukan pada tanaman-tanaman berkayu, semisal dogwood, mapel, ek, apel, dan poplar.

Hickory tussock caterpillar

Ulat ini memiliki tubuh berwarna hitam dan putih, yang ditutupi rambut putih keabu-abuan dengan jumbai bulu yang hitam di sepanjang punggungnya. Jumbai bulu itu panjang, tajam, dan rambut-rambut halus itu terhubung dengan kelenjar racun. Ketika tersentuh sesuatu, rambut-rambut ulat ini seketika akan menyuntikkan racunnya, dan si korban biasanya akan mengalami ruam kulit atau hipersentivitas.

Ulat yang disebut Hickory tussock caterpillar ini terdapat di Kanada bagian selatan, dan Amerika bagian utara. Mereka biasa memakan buah kemiri, juga kenari, serta pohon elm, ek, dan willow.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.