Jenis-jenis Serangga Paling Unik

horse fly

BIBLIOTIKA - Sepanjang 2003 sampai 2005, desert locus—salah satu jenis serangga—menginvasi lebih dari 20 negara, dan menyebabkan kerusakan yang amat parah di Afrika Barat. Total biaya yang telah dikeluarkan masing-masing negara untuk memerangi serangga ini mencapai 400 juta dollar, sementara total kerugian yang telah diakibatkan serangga ini mencapai 2,5 milyar dollar. Karena “prestasinya” itulah desert locus dinobatkan sebagai serangga paling merusak di dunia.

Selain desert locus, ada pula jenis serangga lain, yaitu queen of termites. Jika desert locus menyerang tanaman dan persawahan, queen of termites menyerang kayu-kayu kering. Jika rumah atau bangunan kayu diserang kawanan serangga ini, akibat yang ditimbulkannya akan lebih parah jika dibandingkan serangan badai atau kebakaran.

Berikut ini jenis-jenis serangga di dunia yang memiliki keunikannya masing-masing, dari yang terberat, terpanjang, ternyaring, yang hidup paling lama, hingga yang paling merusak.

Horse fly: 
Serangga terbang tercepat

Dalam dunia serangga, horse fly adalah serangga terbang paling cepat, karena dapat terbang dengan kecepatan hingga 90 mil per jam. Selain itu, ia juga memiliki kemampuan bermanuver yang sangat baik di udara, dapat berbelok dan berganti arah dengan kecepatan yang mengagumkan.

Kemampuan uniknya itu ditunjang dengan mata miliknya yang besar, sehingga dapat melihat dengan sudut hampir 360 derajat.

Goliath beetle: 
Serangga terberat

Berasal dari keluarga scarab beetle, serangga ini juga suka memakan tanaman mati. Dengan tubuh sepanjang 2 hingga 4,3 inci dan berbobot sekitar 29 gram, goliath beetle menjadi serangga terberat. Mereka memiliki fungsi yang penting dalam ekosistem sebagai dekomposer.

No-See-Um: 
Serangga paling mengganggu

No-See-Um adalah lalat sangat kecil yang suka berkumpul dalam sebuah kelompok, dan terbang tanpa arah yang jelas. Mereka biasanya hidup di tempat yang memiliki sumber air, namun kadang juga masuk ke rumah-rumah dengan melewati celah pintu, lubang udara, atau jendela.

Seperti nyamuk, hanya serangga betina yang menggigit dan mengisap darah dengan tujuan mendapatkan protein untuk membesarkan telur-telurnya.

Giant stick insect: 
Serangga terpanjang

Serangga ini memiliki panjang sekitar 163 milimeter. Jika diukur bersama kakinya yang terentang, panjangnya mencapai 295 milimeter. Dalam beberapa kasus, ada yang lebih panjang dua kali lipat dari ukuran itu, sehingga giant stick insect pun dianggap serangga terpanjang. Ada lebih dari 3.000 spesies serangga ini yang ditemukan, beberapa dari mereka memiliki sayap dan dapat terbang.

Brevisana brevis: 
Serangga ternyaring

Spesies jangkrik ini memiliki suara yang dapat terdengar antara seperempat hingga satu mil jauhnya, sehingga dianggap sebagai serangga yang memiliki suara paling nyaring. Pada jarak dekat, bunyi yang dikeluarkannya dapat mencapai 120 dB. Sebagai perbandingan, musik di diskotik hanya berukuran 100 dB.

Queen of termites: 
Serangga dengan waktu hidup terlama

Serangga ini telah ada di bumi sejak 200 juta tahun yang lalu. Di masa sekarang, serangga ini masih eksis, dan diketahui dapat hidup hingga 50 tahun, sehingga menjadi serangga dengan waktu hidup paling lama. Serangga ini memakan kayu-kayu kering. Rumah yang kebetulan diserang serangga ini biasanya akan mengalami kerusakan parah. Ratu serangga ini dapat menghasilkan telur antara 5.000 sampai 7.000 telur per hari.

Desert locus: 
Serangga paling merusak

Jika queen of termites menyerang bangunan kayu yang ada di rumah-rumah, desert locus menyerang perkebunan dan persawahan. Mereka memangsa dedaunan, bunga-bungaan, padi, sayur-sayuran, buah-buahan, hingga biji-bijian. Masing-masing mereka akan makan dengan ukuran yang sama dengan berat tubuhnya.

Yang jadi masalah, serangga ini biasa menyerang dalam jumlah jutaan. Sehingga tingkat kerusakan yang ditimbulkannya jauh lebih parah dibanding yang dilakukan queen of termites.

Thorn bug: 
Serangga dengan bentuk teraneh

Thorn bug memiliki ukuran dan warna bervariasi, namun serangga dewasa biasanya berukuran sekitar 0,5 inci dan berwarna hijau. Serangga aneh ini dapat ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan, Meksiko, dan Florida Selatan.

Black bulldog ant of Australia: 
Serangga paling berbahaya

Sesuai namanya, semut ini hanya terdapat di Australia. Panjangnya sekitar 1 inci, dan dapat tumbuh hingga mencapai 2 inci. Diangga sebagai serangga paling primitif, semut ini sangat garang dan agresif, sehingga sangat berbahaya bagi manusia.

Sunset moth from Malagasy: 
Serangga paling cantik

Serangga ini berasal dari Madagaskar dan Amerika Selatan. Dianggap sebagai serangga tercantik, karena sayapnya dapat berganti warna dari biru ke hijau keemasan, lalu berubah lagi menjadi kuning ketika dilihat dari sisi yang berbeda.

Sebenarnya, sayap serangga ini tidak memiliki pigmentasi (zat warna) apa pun. Warna yang muncul pada sayapnya berasal dari refraksi cahaya asal pita-pita mikro pada sayapnya. Serangga cantik ini biasa aktif pada siang hari, meski serangga dari keluarga yang sama juga aktif pada malam hari.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.