Jenis-jenis Kelelawar Paling Unik di Dunia

Kelelawar kaki pengisap

BIBLIOTIKA - Jika umumnya kelelawar yang kita lihat berwarna hitam, ternyata ada jenis kelelawar yang justru berwarna putih. Di hutan hujan tropis Meksiko, juga Brazil dan Karibia, ada jenis kelelawar yang disebut kelelawar hantu. Kelelawar ini bertubuh putih, dan biasa hidup sendirian.

Selain kelelawar hantu, ada pula jenis kelelawar lain yang tak kalah uniknya, yaitu kelelawar pemancing. Kelelawar itu biasa memakan ikan, dan mereka menunggu mangsanya di atas permukaan air, menunggu ada calon mangsa yang mendekati.

Berikut ini adalah jenis-jenis kelelawar yang unik dan aneh, yang mungkin belum pernah kita ketahui.

Kelelawar pisang

Disebut kelelawar pisang, karena hewan ini sering ditemukan di perkebunan pisang. Merupakan spesies eksklusif wilayah Meksiko barat, kelelawar pisang dianggap unik karena memiliki moncong yang sangat panjang, bahkan paling panjang dibanding kelelawar lain pada umumnya.

Hewan ini nectarivorous, yang berarti memakan nektar, yang merupakan penyerbuk penting dalam habitat hutan tropis.

Kelelawar hantu

Berbeda dengan umumnya kelelawar lain yang berwarna hitam, kelelawar hantu memiliki warna putih. Hewan ini ditemukan di hutan hujan tropis dari Meksiko hingga Brazil, juga di Pulau Trinidad, Karibia. Disebut kelelawar hantu karena biasa hidup sendirian, berbeda dengan umumnya kelelawar yang biasa hidup berkelompok.

Hewan ini biasa menghabiskan siang harinya dengan bersarang di bawah pohon palem, kemudian terbang tinggi di malam hari untuk berburu ngengat atau serangga terbang lainnya.

Kelelawar chapin’s

Kelelawar ini memiliki bulu-bulu yang panjang sehingga menyerupai rambut, dan yang jantan biasa mengeluarkan bau yang aneh untuk menarik perhatian kelelawar betina selama musim kawin.

Dibanding jenis lain, kelelawar ini merupakan satu-satunya kelelawar yang memiliki keunikan semacam itu. Hewan ini hidup di hutan hujan Afrika Tengah, dan biasa memakan serangga.

Kelelawar bermuka kerutan

Hewan yang biasa memakan buah-buahan ini ditemukan di Meksiko dan Amerika Tengah, dan di sana dikenal dengan nama murcielago viejito (kelelawar orang tua) atau murcielago zopilote (kelelawar kondor).

Disebut kelelawar bermuka kerutan, karena hewan ini memiliki tubuh agak telanjang dan keriput, serta memiliki lipatan besar kulit yang mereka gunakan sebagai masker untuk menutupi wajah mereka ketika tidur.

Kelelawar bertelinga besar

Seperti namanya, kelelawar ini memiliki telinga yang besar, lebih besar dibanding kelelawar umumnya. Dengan telinganya yang besar, kelelawar ini pun memiliki kemampuan pendengaran yang lebih baik dibanding kelelawar yang telinganya lebih kecil.

Hewan ini memiliki generasi yang beragam, dan ditemukan di banyak bagian dunia. Mereka biasa memangsa serangga terbang.

Kelelawar pemancing

Kelelawar ini hidup di Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Disebut kelelawar pemancing, karena kebanyakan hewan ini memakan ikan. Mereka memiliki kaki yang panjang serta bercakar, dan dengan kaki itu mereka sering menunggu mangsanya di permukaan air.

Ketika ada ikan yang mendekati permukaan air, kelelawar ini akan mencengkeramnya dengan kakinya yang bercakar, kemudian menyantapnya. Sementara beberapa spesies yang lebih kecil biasa memakan serangga air.

Kelelawar bermuka hantu

Jenis kelelawar ini banyak tersebar di dunia, paling banyak terdapat di Amerika Serikat, Amerika Selatan, dan Peru. Disebut kelelawar bermuka hantu, karena hewan ini nyaris bermuka rata, tidak memiliki hidung, serta wajah mereka dihiasi noda yang aneh sekaligus keras, serta dahi yang menonjol.

Keseluruhan penampilannya itu menjadikannya tampak sangat aneh. Kelelawar ini biasa keluar pada malam hari, dan memakan serangga.

Kelelawar kaki pengisap

Kelelawar ini dapat bergelantungan di mana pun, bahkan di tempat yang halus sekalipun. Merupakan endemik Madagaskar, kelelawar ini biasanya bergelantungan di daun-daun palem.

Semula, kelelawar ini diperkirakan menggunakan kakinya untuk mengisap daun palem atau permukaan halus lainnya ketika butuh bergelantungan. Namun kemudian diketahui kalau ternyata kelelawar ini bisa bergelantungan dengan mudah karena mampu menghasilkan zat lengket yang berfungsi semacam lem. Karena itu, hewan ini pun dapat bergelantungan di mana saja.

Kelelawar berhidung tabung

Ini merupakan salah satu kelelawar yang memiliki wajah sangat aneh di antara mamalia lainnya. Ditemukan di hutan hujan Filipina, kelelawar ini memiliki telinga gelap dengan bintik kuning, mata berwarna oranye, dan hidung yang mirip tabung. Karena itulah hewan ini dinamakan kelelawar berhidung tabung.

Sekilas, penampilannya mirip tokoh-tokoh dalam film kartun. Kebanyakan mereka memakan buah ara dan buah-buahan lainnya, tetapi dalam keadaan tertentu mereka juga makan serangga.

Kelelawar berkepala palu

Ditemukan di hutan hujan Afrika, kelelawar berkepala palu adalah spesies kelelawar berukuran besar. Kelelawar yang jantan memiliki bentuk kepala yang besar sekaligus aneh, mirip palu, karena sebagian besar toraks di kepalanya merupakan ruang untuk beresonansi, sehingga dapat menghasilkan suara yang sangat keras untuk menarik perhatian kelelawar betina. Karena itu pula, hewan ini pun disebut kelelawar berkepala palu. Mereka biasa memakan buah-buahan, namun kadang-kadang juga memakan hewan lain.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.