Ikan-ikan Paling Aneh di Dunia

Anglerfish

BIBLIOTIKA - Di kedalaman dasar laut, ada cukup banyak jenis ikan yang hidup, dan kebanyakan mereka memiliki tampang serta penampilan yang aneh. Beberapa di antaranya memiliki keanehan pada tubuhnya, sebagian lain dianggap aneh karena kemampuan uniknya.

Karena hidup di laut dalam yang bertekanan tinggi, ikan-ikan itu pun umumnya memiliki penampilan yang mengerikan. Berikut ini adalah beberapa ikan yang dianggap aneh, yang semuanya hidup di dasar laut.

Viper

Ikan viper (Mesopelagic) memiliki tampilan yang tampak kejam, dengan mulut yang lebar dan gigi yang tajam. Ikan ini hidup di kedalaman 80 sampai 1.600 meter di bawah laut.

Seperti kebanyakan ikan yang ada di lautan dalam, ikan viper juga tidak memiliki warna kulit alias tembus pandang, dan organ tubuhnya menyala karena proses yang disebut bioluminescence. Ikan ini memiliki mata yang besar, yang digunakannya untuk mengumpulkan cahaya, meski dalam kondisi minim cahaya atau tak ada cahaya sama sekali.

Yang paling mengerikan adalah mulutnya yang sangat lebar. Dengan mulutnya itu, ikan viper dapat menelan ikan lain secara utuh, meski ukurannya lebih besar dari dirinya. Hal itu dimungkinkan, karena perut ikan viper bersifat elastis, sehingga dapat mengembang.

Ikan viper juga diketahui melakukan praktik kanibalisme, alias memakan sesamanya. Hal itu karena kehidupan di dasar laut yang minim makanan, sehingga tidak banyak hewan lain yang berkeliaran di sana.

Fangtooth

Fangtooth (Anoplogaster cornuta) memiliki panjang tubuh yang hanya 6 inci, namun penampilannya sangat menyeramkan seperti monster. Ikan ini memiliki tubuh yang pendek, kepala yang berukuran besar dibanding tubuhnya, dan biasa hidup di kedalaman laut yang cukup ektrim, yaitu pada kedalaman 1.600 kaki.

Tekanan bawah laut yang tinggi, juga temperatur yang hampir membeku di sana menjadikan makanan sulit ditemukan. Karenanya, ikan fangtooth pun hampir memakan semua yang dapat ditemukannya. Ikan ini dapat ditemukan di lautan tropikal seperti Australia.

Dragonfish

Dragonfish (Grammatostomias flagellibarba) biasa hidup di kedalaman 5.000 kaki atau 1.500 meter di bawah laut. Yang menjadikannya aneh, ikan ini memiliki semacam belalai yang menyala, yang terhubung dengan dagunya. Selain itu, bagian samping tubuhnya juga terdapat bagian yang menyala, yang digunakannya untuk memberi tanda pada ikan sesamanya selama musim kawin.

Gurita

Ikan gurita (Architeuthis dux) adalah salah satu makhluk laut yang terbesar, dan dapat tumbuh hingga sepanjang 60 kaki. Hewan ini sangat misterius, karena belum pernah ada yang menyaksikannya di alam liar. Kebanyakan yang dilihat orang adalah ketika hewan itu mati karena terperangkap dalam jaring nelayan.

Ikan ini termasuk pemakan daging, dan mereka diperkirakan akan memangsa apa pun yang dapat ditemukannya. Uniknya, meski besar, ikan ini juga menjadi mangsa ikan paus, karena pernah ditemukan di dalam tubuh ikan paus yang telah mati.

Angler

Angler (Melanocetus johnsoni) memiliki tubuh yang dapat berkembang hingga 5 inci, dan menyerupai bola basket. Ikan ini hidup pada kedalaman 3.000 kaki di bawah permukaan laut. Yang menjadikannya aneh, ikan ini memiliki semacam antena yang terletak di atas mulutnya. Antena itu mengeluarkan cahaya berwarna biru kehijauan, mirip kunang-kunang. Dengan cahaya itu pula, ikan ini memikat calon-calon mangsanya.

Di kedalaman laut, cahaya yang dikeluarkan ikan ini menarik perhatian hewan-hewan lain, termasuk ikan-ikan kecil. Angler kemudian akan memangsa mereka yang mendekat, dan langsung menelannya. Uniknya, ikan ini juga dapat menelan utuh ikan lain yang tubuhnya lebih besar. Hal itu dimungkinkan karena tulang-tulang ikan ini sangat elestis, sehingga dapat mengembang.

Gulper

Gulper (Eurypharynx pelecanoides) hidup di kedalaman 3.000 sampai 6.000 kaki di bawah laut, dan dapat tumbuh hingga sepanjang 2 sampai 6 kaki. Yang mengerikan, ikan ini memiliki mulut yang ukurannya lebih besar dibanding ukuran tubuhnya, dengan rahang yang besar menjulur ke bawah. Selain itu, mulut yang besar itu juga sangat lentur, sehingga dapat dibuka lebar, dan siap memangsa serta menyantap apa pun yang ditemukannya.

Di dasar laut, gulper termasuk predator yang sangat ditakuti. Ikan-ikan yang lebih besar sekalipun menjauh darinya, karena gulper dapat melahap mereka dengan mudah dengan mulutnya yang sangat besar.

Giant isopod

Giant isopod (Bathynomus giganteus) hidup di kedalaman 2.000 hingga 7.000 kaki di bawah permukaan laut, dan dapat tumbuh hingga sepanjang 14 sampai 16 inci. Spesies yang tergolong krustasea ini biasa mencari makanan di dasar laut yang gelap, dan jika terpaksa dapat bertahan hidup tanpa makan hingga lebih dari 8 minggu.

Yang menjadikannya aneh bukan hanya karena kemampuannya itu, tetapi juga “menu” makanannya. Giant isopod biasa memakan bangkai atau ikan mati di dasar laut. Kadang-kadang, hewan ini terperangkap dalam jaring nelayan. Namun, biasanya pula para nelayan akan membuangnya kembali karena merasa jijik untuk memakannya.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.