Cara Mengenali Pasar Investasi


BIBLIOTIKA - Masing-masing pasar investasi memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Agar tidak salah pilih, pelajari masing-masing pasar yang akan kita masuki.

Ada cukup banyak ceruk atau pasar yang bisa didatangi para investor yang menginginkan keuntungan dari dunia investasi. Karenanya kita perlu mengenali masing-masing pasar itu agar bisa memiliki gambaran yang lebih akurat tentang dimana pasar yang paling tepat untuk kita berinvestasi.

Pengenalan pasar investasi ini juga memerlukan kehati-hatian agar tidak terjerumus dan salah pilih dalam memasuki arena bermain uang ini, karena masing-masing pasar yang ada memiliki sejumlah kelebihan beserta kekurangannya.

Berikut ini adalah empat jenis ceruk atau pasar investasi yang bisa diperhatikan.

Investasi 1: Pasar saham

Dunia saham tidak lagi menjadi monopoli kota-kota besar, karena di banyak kota kecil pun sekarang telah ada cukup banyak orang yang mulai gemar bermain saham. Ini terbukti dari biro-biro atau kantor-kantor perwakilan saham yang banyak didirikan di berbagai kota akhir-akhir ini.

Nah, jika kita tertarik dengan jenis pasar saham ini, yang perlu diperhatikan adalah bermain secara bijak, yakni dengan sejumlah yang tak terlalu besar terlebih dulu, khususnya kalau kita adalah pemain pemula. Selain itu, gunakan ‘uang bebas’ untuk bermain saham ini, dalam arti uang yang memang tidak dibutuhkan untuk keperluan lain atau kebutuhan sehari-hari.

Di dalam dunia saham, dikenal istilah tingkat atau lapis. Tingkat satu biasanya adalah investasi saham yang bisa dikatakan minim risiko, tingkat dua memiliki risiko ringan, dan tingkat tiga adalah saham yang berisiko besar. Tentu saja semakin besar risiko juga menjanjikan hasil yang lebih besar pula. Namun apabila kita merupakan pemain pemula sebaiknya memilih saham tingkat satu terlebih dulu untuk meminimalisir tingkat kerugian.

Saham tingkat dua dan tingkat tiga memiliki tingkat ketidakpastian yang tinggi, dan ini tentunya akan lebih baik dipilih jika kita telah cukup lama berkecimpung dalam dunia investasi ini, sehingga dapat melakukan prediksi secara lebih baik.

Investasi 2: Pasar properti

Ada adagium yang menyatakan bahwa investasi yang tak akan merugi adalah investasi dalam bidang properti. Keyakinan seperti itu muncul mungkin disebabkan oleh pemikiran bahwa jumlah orang yang membutuhkan tanah atau rumah semakin bertambah, namun luas tanah tidak pernah bertambah. Tetapi keyakinan semacam itu tidak selamanya benar, karena tidak jarang investasi dalam pasar properti juga mendatangkan kerugian.

Ada semboyan terkenal dalam dunia properti, yakni, “Lokasi, lokasi, lokasi”. Semboyan itu sudah jelas menunjukkan bahwa sesuatu paling inti dan paling penting dalam pasar properti adalah masalah lokasi. Semakin baik lokasi properti tersebut, maka keuntungan yang diperoleh pun bisa diharapkan semakin baik. Itu pula berarti bahwa harga properti yang murah tidak menjamin keuntungan jika tidak berada di lokasi yang menjanjikan.

Jika kita berminat dengan investasi di pasar properti, maka salah satu hal yang patut diperhatikan adalah bahwa pasar investasi ini tergolong sebagai investasi jangka panjang. Selain itu, investasi dalam bentuk properti juga tidak bisa dikonversikan dengan uang dalam waktu cepat. Karenanya, uang yang digunakan untuk investasi jenis ini sebaiknya merupakan uang yang memang tidak akan digunakan dalam jangka waktu tertentu.

Terakhir, jangan mudah tergiur dengan janji pengembang mengenai kelebihan properti tertentu karena jika kita salah dalam memilih dan menentukan, hasilnya malah akan merugikan. Perhatikan sarana dan prasarana yang terdapat dalam lingkungan properti tersebut, dan sekali lagi; perhatikan lokasinya. Investasi dalam bentuk properti biasanya akan mendatangkan hasil keuntungan yang besar jika kita bijak dan berhati-hati dalam memilihnya.

Investasi 3: Pasar uang

Karena tidak paham dan tidak ingin repot-repot mengurusi investasi, kita mungkin saja memilih untuk menggunakan jasa pialang atau agen untuk memutarkan uang yang kita miliki dalam suatu pasar uang dengan harapan dapat memperoleh keuntungan. Ini banyak dilakukan oleh para pemula, khususnya bagi yang merasa awam, tak punya waktu luang, atau karena tak ingin repot-repot.

Apabila jenis seperti ini yang kita pilih, maka satu hal yang perlu diperhatikan adalah perjanjian atau klausul dari kesepakatan investasi tersebut. Yakinkan diri bahwa kita memahami isi klausul perjanjian itu agar kerjasama tersebut tidak mendatangkan penyesalan di belakang.

Biasanya, dan yang sering terjadi, seluruh kerugian yang ditimbulkan dari investasi jenis ini ditanggung oleh kita sebagai investor, dan agen hanya bertugas memutar dan menanamkan uang kita di pasar uang tanpa dibebani risiko kerugian apapun.

Ada pula agen yang menawarkan tingkat keuntungan sebesar 2 persen perbulan, dan berani menanggung kerugiannya jika investasi itu merugi. Tawaran seperti ini biasanya juga diikuti dengan perjanjian bahwa apabila investasi tersebut menghasilkan keuntungan lebih dari 2 persen maka akan menjadi milik si agen.

Apapun yang kita pilih dan apapun yang kemudian kita sepakati, kuncinya adalah berhati-hati. Berhati-hati dalam menyepakati suatu klausul perjanjian dengan sang agen, juga berhati-hati dalam menggunakan uang untuk investasi itu. Lebih baik jika menggunakan uang dalam jumlah kecil terlebih dulu, dan menggunakan uang yang benar-benar tidak diperlukan atau dibutuhkan dalam jangka waktu tertentu.

Investasi 4: Money game

Ini biasanya menjadi jenis investasi yang terkesan sangat menggiurkan, namun juga paling berbahaya. Menggiurkan, karena inilah jenis investasi yang berani menjanjikan keuntungan sampai 20 persen atau bahkan lebih, sehingga banyak orang yang tergiur dengan harapan dapat meraih keuntungan besar dalam waktu yang tak terlalu lama. Namun juga berbahaya karena investasi jenis ini tidak menjanjikan kelanggengan dan berisiko membuat semua uang yang kita tanamkan hilang sia-sia.

Money game atau permainan uang adalah jenis investasi yang bisa dibilang sangat spekulatif. Investasi jenis ini ada karena juga ada begitu banyak orang yang tidak terlalu paham dunia investasi yang ‘sehat’, atau karena memang menginginkan keuntungan besar dalam waktu yang singkat.

Biasanya, orang tertarik dengan money game karena melihat ada orang-orang tertentu yang telah terbukti berhasil mendapatkan keuntungan sebagaimana yang dijanjikan oleh pihak penyelenggaranya. Namun perlu diingat bahwa money game bukanlah jenis investasi yang ‘langgeng’ atau yang terjamin keberlangsungannya.

Pada awalnya, orang-orang yang mengikuti suatu jenis money game mungkin memang mendapatkan keuntungan atau hasil besar sebagaimana yang dijanjikan pihak penyelenggaranya. Namun uang yang dihasilkan sebagai keuntungan itu biasanya didapatkan dari uang yang disetor oleh para anggota di bawahnya.

Ini berarti bahwa orang yang berinvestasi dalam money game akan mendapatkan hasil selama masih ada orang lain yang bergabung dalam investasi itu. Namun keuntungan dan hasil investasi akan berhenti ketika jumlah anggota money game tersebut juga berhenti.

Sebaiknya, jangan tergiur dengan janji hasil besar dari permainan investasi jenis ini. Karena, sebagaimana yang telah disinggung di atas, money game memang menjanjikan keuntungan besar (dan kadang memang begitu) namun juga memiliki tingkat risiko kerugian yang sama besarnya (dan sekali lagi, seringnya memang begitu).

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.