Cara Berinvestasi dengan Deposito Premi


BIBLIOTIKA - Ingin berinvestasi deposito dalam bentuk yang berbeda? Deposito premi adalah salah satu pilihannya, karena deposito yang ini berbeda dengan bentuk deposito konvensional.

Salah satu investasi yang bisa dibilang tak memiliki risiko atau setidaknya minim risiko adalah deposito. Sangat jarang orang yang kehilangan uangnya ketika berinvestasi dalam bentuk deposito, meskipun tingkat keuntungannya juga tidak bisa dibilang besar.

Sebagaimana dalam hal lain, investasi yang tak berisiko juga memberikan hasil yang tak terlalu menggiurkan. Namun ada bentuk deposito lain yang cukup menggiurkan, karena bentuk deposito ini menjanjikan tingkat keuntungan yang cukup besar. Namanya deposito premi.

Bentuk deposito premi ini bukan hanya berbeda dalam bentuk setoran minimalnya, namun juga berbeda dalam tingkat bunganya. Yang jelas lebih tinggi dibanding jenis deposito biasa.

Secara singkat, aturan main deposito premi ini adalah seperti ini; deposito terdiri atas dua mata uang yang telah ditetapkan dan disepakati oleh kedua belah pihak (bank dan deposan), dan pihak bank akan membayar dana pokok serta bunga pada saat jatuh tempo dari salah satu bentuk mata uang yang telah kita pilih.

Dua mata uang yang dimaksud dalam jenis deposito ini keduanya bisa mata uang asing (misalnya dolar Amerika dan yen Jepang) atau mata uang lokal dan mata uang asing (misalnya rupiah dan dolar Amerika).

Salah satu dari kedua mata uang yang kita pilih tersebut akan dijadikan sebagai mata uang dasar, sedang mata uang satunya akan dijadikan sebagai mata uang alternatif. Penghitungan keuntungannya akan didasarkan pada fluktuasi (tingkat naik-turunnya) nilai tukar mata uang dasar maupun alternatif.

Jangka waktu yang bisa dipilih untuk deposito premi ini beragam; dua minggu, satu bulan, atau juga tiga bulan. Pada masa jatuh temponya, kita sebagai deposan bisa menerima kembali uang yang telah kita tanamkan dalam deposito premi tersebut, baik dalam mata uang dasar maupun mata uang alternatif.

Contoh konkritnya seperti ini; kita memasukkan uang sejumlah 50.000 dolar AS ke dalam deposito premi ini, dengan jangka waktu pilihan dua minggu. Kita memilih rupiah sebagai mata uang dasar, dan dolar AS sebagai mata uang alternatif.

Dalam jangka waktu dua minggu tersebut, kita memperkirakan nilai tukar rupiah akan menguat terhadap dolar AS. Nah, saat itu, nilai rupiah di pasar berada pada posisi Rp. 8.655,- perdolar. Kita sebagai nasabah dan pihak bank telah bersepakat bahwa pada saat jatuh tempo nanti nilai rupiah tetap berada di tingkat tersebut dengan jumlah keuntungan deposito sebesar 22 persen.

Lalu dua minggu kemudian, apabila ternyata nilai tukar rupiah meningkat terhadap dolar dan menjadi Rp. 8.610,- perdolarnya, maka pihak bank akan membayar dengan mata uang dolar AS. Dengan perincian nilai pokok deposito sebesar 50.000 dolar AS, ditambah bunga sebesar 22 persen atau 421,92 dolar AS, maka kita akan memperoleh total uang sejumlah 50.421,92 dolar AS.

Tetapi, apabila dua minggu kemudian ternyata nilai tukar rupiah menurun terhadap dolar dan menjadi Rp. 8.650,- perdolarnya, maka pihak bank biasanya akan membayar dalam bentuk rupiah.

Kita akan mendapatkan uang pokok deposito sejumlah 50.000 dolar AS ditambah bunga sebesar 22 persen atau 421,92 dolar AS dalam bentuk rupiah sehingga totalnya sejumlah Rp. 436.401.717,60,-. Angka tersebut diperoleh dari pengkonversian mata uang dolar AS dengan nilai tukar mata uang rupiah pada tingkat Rp. 8.655,-

Perhitungan di atas itu tentu saja cukup menggiurkan, khususnya apabila kita membandingkannya dengan bentuk deposito biasa. Namun yang perlu diperhatikan adalah bahwa untuk dapat mengikuti investasi jenis ini kita memerlukan dana yang cukup besar. Pihak bank yang menyelenggarakan jenis investasi ini biasanya menetapkan jumlah minimal 20.000 dolar AS untuk satu setoran deposito.

Bank-bank yang menyelenggarakan bentuk deposito ini pada mulanya dimulai oleh bank-bank asing. Berbeda dengan produk perbankan lainnya yang biasanya digencarkan dengan berbagai bentuk promosi yang atraktif, program ini bisa dibilang tak terlalu terkenal karena sepinya promosi. Mungkin karena memang program investasi ini lebih ditujukan pada kalangan terbatas.

Biasanya, ada tiga alasan yang menyebabkan seseorang tertarik dengan program investasi deposito ini. Alasan pertama adalah diversifikasi dalam melakukan investasi, alasan kedua adalah untuk memenuhi kewajiban atau kebutuhan dalam mata uang asing tertentu, dan alasan ketiga adalah untuk mendapatkan keuntungan yang cukup menarik dari program investasi.

Selain itu, yang perlu dicermati dari investasi deposito premi ini adalah; meskipun menjanjikan tingkat suku bunga yang tinggi, namun juga memiliki tingkat risiko yang tak bisa dibilang rendah. Kerugian itu bisa terjadi karena tingkat fluktuasi mata uang yang selalu berubah dan kita tidak bisa begitu yakin akan kestabilannya. Bisa saja kita memperkirakan suatu mata uang tertentu yang kita gunakan dalam program deposito tersebut akan menguat, namun kemudian yang terjadi justru sebaliknya.

Karenanya, untuk bermain dalam investasi jenis ini diperlukan kehati-hatian, pertimbangan pada faktor-faktor yang mempengaruhi peluang berinvestasi, sekaligus juga memahami pergerakan mata uang. Hal ini tentu saja meliputi pertumbuhan tingkat ekonomi dan kebijakan ekonomi, suku bunga bank dan kebijakan bank sentral, serta perkembangan saham dan obligasi.

Sebelum memutuskan untuk memilih jenis investasi ini, kita perlu mempertimbangkan apakah jenis investasi ini sesuai dengan kondisi keuangan kita, dengan tujuan investasi yang kita miliki, dan juga dengan tingkat risiko yang dapat kita terima.

Selain itu, karena investasi ini tidak memperkenankan penarikan uang sebelum masa jatuh tempo yang telah disepakati, baik sebagian ataupun keseluruhan uang yang telah dimasukkan dalam program deposito tersebut, maka sebaiknya gunakan uang yang benar-benar ‘menganggur’ dan tidak akan kita perlukan dalam jangka waktu tertentu jika kita memutuskan untuk mengikuti program investasi yang satu ini.

Yang perlu diperhatikan seputar deposito premi

Karena memiliki tingkat keuntungan sekaligus juga risiko kerugian yang sebanding, maka investasi dalam bentuk deposito premi ini perlu diperhatikan terlebih dulu sebelum diterjuni. Jangan sampai hanya karena tergiur dengan keuntungannya yang terbilang besar kita kemudian melupakan hal-hal penting lainnya menyangkut hal tersebut.

Ingat, investasi ini melibatkan uang dalam jumlah yang cukup besar, dan kita memerlukan pemikiran yang benar-benar matang sebelum memutuskan untuk menaruh uang kita ke dalamnya. Sebagaimana menaruh telur dalam sebuah keranjang, kita harus yakin terlebih dulu bahwa keranjang yang kita gunakan tersebut benar-benar terjamin kekuatannya sehingga telur tidak jatuh dan pecah.

Nah, berikut ini adalah beberapa poin yang perlu kita pikirkan sebelum memutuskan untuk menggunakan uang yang kita miliki untuk berinvestasi dalam deposito premi.

Investasi dalam bentuk deposito premi memang memiliki tingkat keuntungan yang besar, namun bukan berarti tanpa risiko seperti jenis deposito biasa. Ini adalah jenis investasi yang setara dengan investasi valas.

Untuk dapat memperoleh keuntungan dari deposito premi ini, dua hal yang sangat penting untuk diperhatikan adalah jangka waktu yang tepat dan kecermatan dalam menakar nilai mata uang.

Risiko yang paling jelas dari jenis deposito ini adalah; ketergantungannya pada nilai tukar mata uang, dan pada saat jatuh tempo kita akan dibayar dengan mata uang yang melemah. Karenanya, kita harus benar-benar berhati-hati dalam memilih mata uang alternatif yang memiliki kemungkinan menguat di masa mendatang (dalam waktu yang kita pilih dalam investasi deposito tersebut).

Jika kita berada di negara yang mata uangnya melemah terhadap mata uang asing, maka kita berada pada waktu dan tempat yang bagus untuk berinvestasi dengan deposito premi. Hal ini akan menjadikan kita memperoleh bunga deposito yang tinggi, dan juga kesempatan untuk mendapatkan kembali dana dalam bentuk mata uang yang sama.

Karena investasi jenis ini memiliki risiko yang tinggi, maka kita bisa memutuskan untuk menggunakan uang kita dalam deposito premi ini jika memiliki keberanian untuk menanggung risiko kerugian, sekaligus juga memiliki cadangan keuangan yang cukup kuat.

Kita perlu memikirkan terlebih dulu apa tujuan kita dalam berinvestasi. Jika kita menginginkan keuntungan sekaligus keamanan dan tak peduli seberapa besar hasil yang kita peroleh, maka investasi jenis ini tidak cocok dengan kita. Namun jika kita menginginkan keuntungan sekaligus juga kebutuhan akan mata uang asing tertentu, maka ini adalah investasi yang cocok untuk diikuti.

Sekali lagi, karena investasi jenis ini sangat dipengaruhi oleh nilai tukar mata uang, maka jangan asal-asalan dalam melakukan perkiraan sehingga kita dapat meminimalisir risiko kerugian. Memperhatikan faktor yang mempengaruhi fluktuasi nilai tukar mata uang menjadi salah satu hal penting untuk dapat memperkirakan tingkat nilai tukar yang tepat.

Tersedia banyak e-book bermanfaat yang bisa Anda miliki
Baca penjelasannya di sini.