Bibliotika

Pilihan Redaksi

Rjukan, Kota yang Tak Pernah Melihat Matahari

Rjukan, Kota yang Tak Pernah Melihat Matahari

BIBLIOTIKA - Rjukan adalah kota di Norwegia yang tidak pernah terkena cahaya matahari. Meski matahari sedang bersinar sangat terik, Kota Rjukan tetap gelap. Karena itu pula, kota ini disebut sebagai kota yang tidak pernah melihat matahari.

Kota Rjukan dihuni oleh sekitar 3.500 penduduk, dan kota ini masuk dalam kawasan Telemark, tepatnya di lembah di kaki Gunung Gaustatoppen. Dari Kota Oslo, ibu kota Norwegia, jaraknya sekitar 2 jam 30 menit. Meski bukan kota wisata, tapi kota ini banyak didatangi wisatawan. Bukan untuk melihat pemandangan alam atau keindahan kotanya, melainkan untuk menikmati suasana kota yang sama sekali tidak pernah terkena sinar matahari.

Dalam setahun, matahari sebenarnya muncul di Kota Rjukan selama 6 bulan, dari sekitar September sampai Maret, ketika musim dingin tiba. Tetapi, ketika matahari muncul, sinarnya tidak mampu mencapai Kota Rjukan. Pasalnya, kota itu dikelilingi lereng-lereng curam dan dikepung oleh pegunungan. Karenanya, sinar matahari terhalang, sehingga tidak sampai ke kota.

Pada tahun 1913, Sam Eyde—pendiri Kota Rjukan—memiliki ide cemerlang untuk mendatangkan sinar matahari ke kota tersebut. Ia merancang pembuatan sebuah cermin raksasa di atas gunung. Rencananya, cermin itu akan dapat memantulkan cahaya matahari ke Kota Rjukan, sehingga penduduk di sana bisa merasakan sinar matahari.

Sayangnya, ide cemerlang itu terbentur masalah biaya dan teknologi di masa itu yang belum memungkinkan. Karenanya, pada masa itu, para penduduk di Kota Rjukan harus rela naik gondola lalu pergi ke lereng gunung jika ingin merasakan sinar matahari. Kondisi itu tentu agak mencengangkan, mengingat kita—di Indonesia—setiap hari bisa menikmati kehangatan sinar matahari dengan mudah.

Sampai kemudian, pada 2013, ada seorang warga Kota Rjukan yang juga punya ide untuk mendatangkan sinar matahari ke kota. Martin Andersen, seorang pekerja di sebuah pembangkit hidroelektrik, membuat tiga cermin khusus berukuran 17 meter persegi, dan diletakkan di atas lereng gunung setinggi 450 meter. Cermin itu menggunakan metode heliostat.

Heliostat adalah salah satu cara memanfaatkan sinar matahari sebagai penerangan. Fungsinya bukan mengubah panas menjadi energi listrik, melainkan hanya memanfaatkan sinar matahari untuk dipantulkan ke dalam sebuah ruang sebagai penerangan. Hasilnya, cahaya matahari yang terpantul dari cermin-cermin tersebut bisa menerangi kota seluas 600 meter persegi. Sejak itu, penduduk Kota Rjukan tidak harus capek naik ke lereng gunung jika ingin menikmati sinar matahari.

Martin Andersen menghabiskan biaya sampai 5 juta nok atau sekitar 8 miliar rupiah untuk membuat cermin-cermin besar tersebut. Biaya itu diperoleh dari pemerintah serta sumbangan sponsor. Atas prestasi tersebut, dia pun mendapatkan penghargaan dari pemerintah kota sekaligus dipuja penduduk Rjukan. Sementara cermin temuannya dikenal dengan sebutan “The Sun Mirror”.

Baca juga: Fakta-fakta Menarik Seputar Jakarta

Fakta-fakta Menarik Seputar Jakarta

Fakta-fakta Menarik Seputar Jakarta

BIBLIOTIKA - Jakarta adalah ibu kota Indonesia, yang menjadi kota terbesar di negara ini. Selain sebagai pusat pemerintahan, Jakarta juga menjadi pusat ekonomi, keuangan, perdagangan, hiburan, dan lain-lain. Sebagai ibu kota, Jakarta dikelilingi kota-kota satelit, yaitu Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, yang membentuk kawasan metropolitan Jabodetabek. Kawasan itu menjadi kawasan hunian sekaligus urban terbesar di Asia Tenggara.

Sebagai ibu kota sekaligus kota terbesar, Jakarta memiliki pengaruh yang luas bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Hal itu terbukti dengan banyaknya orang dari berbagai daerah yang berdatangan ke Jakarta untuk mengadu nasib. Meski tidak semua orang yang mencari penghidupan di Jakarta terjamin sukses, namun Jakarta tampaknya memiliki daya tarik yang sukar ditepiskan banyak orang. Terlepas dari hal itu, berikut ini fakta-fakta menarik seputar Jakarta yang perlu kita tahu.

Sepuluh kali ganti nama

Kota Jakarta telah berganti nama, setidaknya sepuluh kali. Mula-mula, kota ini bernama Sunda Kelapa. Kemudian berganti nama secara berkelanjutan, seiring masuknya Belanda ke Nusantara, mulai dari Sta Batavia, Gemeente Batavia, dan Stad Gemente Batavia.

Pada zaman pendudukan Jepang, Jakarta berganti nama menjadi Betshu Shi. Setelah itu berganti nama lagi menjadi Jakarta Toko. Setelah Indonesia merdeka, Jakarta secara berturut-turut berganti nama menjadi Jakarta, Kota Praja Jakarta, Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya, sampai akhirnya memakai nama Jakarta yang digunakan hingga sekarang.

Tempat diperkenalkannya Garuda

Lambang Indonesia, Garuda Pancasila, diperkenalkan pertama kali ke khalayak umum oleh Presiden Soekarno pada tahun 1950, di Hotel Des Indes, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat. Sayangnya, hotel bersejarah itu kemudian dihancurkan oleh pihak swasta pada tahun 1971, atas izin pemerintah Orde Baru, demi pembangunan pusat perbelanjaan.

Asal usul lambang DKI Jakarta

Lambang DKI Jakarta yang kita kenal sekarang, dibuat oleh Gubernur ke-6 Jakarta, bernama Henk Ngantung, yang punya nama asli Hendrik Hermanus Joel Ngantung. Sebelum menjadi Gubernur Jakarta, Henk Ngantung dikenal sebagai pelukis tanpa pendidikan formal.

Memiliki stadion terbesar

Jakarta memiliki beberapa bangunan yang termasuk terbesar di dunia. Stadion Senayan atau Stadion Utama Gelora Bung Karno adalah satu di antara stadion terbesar di seluruh dunia, dengan kapasitas awal sekitar 100.000 orang.

Memiliki pasar grosir terbesar 

Selain memiliki stadion terbesar, Jakarta juga memiliki pasar grosir yang diakui terbesar di dunia, yaitu Pasar Tanah Abang. Pasar grosir ini dibangun pada tahun 1935.

Memiliki stasiun terbesar 

Stasiun Jakarta Kota sempat menjadi stasiun terbesar se-Asia Tenggara, dengan 580 kereta yang bolak-balik setiap hari.

Kota yang paling diincar

Meski sangat padat dan terkenal sering mengalami masalah kemacetan parah, Jakarta termasuk kota yang paling diincar para investor untuk investasi properti, mengalahkan Shanghai, Kuala Lumpur, maupun Singapura. Hal itu tak bisa dilepaskan dari kenyataan kalau Jakarta memiliki potensi ekonomi dan infrastruktur yang besar.

Fakta-fakta menarik lain

Selain yang telah disebut di atas, Jakarta masih memiliki banyak fakta menarik lain. Berikut ini di antaranya:

Jakarta termasuk kota yang memiliki gedung pencakar langit dalam jumlah banyak. Dari 40 kota yang memiliki gedung pencakar langit terbanyak di dunia, Jakarta menempati peringkat ke-17.

Pada tahun 2020, Jakarta merencanakan membangun gedung pencakar langit tertinggi se-Asia Tenggara, dan tertinggi ke-5 di dunia. Rencananya, gedung itu akan bernama The Signature.

Pada tahun 2012, Kampung Rawa di Jakarta Pusat dinobatkan sebagai kampung terindah versi CNNgo.

Selain dikenal sebagai kota dengan mal terbanyak, Jakarta juga memiliki museum terbanyak, dengan 47 museum tersebar di seluruh kota.

Di tengah himpitan pembangunan, ternyata Jakarta masih memiliki tiga hutan, yaitu Hutan Muara Angke yang berlokasi di pesisir utara Jakarta, Hutan Srengseng di Jalan Srengseng Raya, Jakarta Barat, dan Hutan Kota Tebet di Jakarta Selatan.

Dari 34 provinsi di Indonesia, Jakarta adalah satu-satunya kota dengan status setingkat provinsi, dan 70 persen perputaran uang Indonesia terjadi di sana.

Dari 17 gubernur yang pernah memimpin Jakarta selama 488 tahun, hanya dua orang yang lahir di kota ini, yaitu Soerjadi Sudirja dan Fauzi Bowo.

Di kalangan masyarakat dunia, Jakarta sudah terkenal sebagai kota yang sangat sibuk dan padat.

Dalam setahun, ada 686.864 ton polutan udara yang dihasilkan Jakarta. Dalam setahun pula, hanya 81 hari udara di Jakarta dikatakan bebas polusi.

Jakarta adalah kota penghasil 6.500 ton sampah per hari, belum termasuk sampah yang berserakan di jalan.

Pada tahun 1621, untuk pertama kalinya Batavia (Jakarta) mengalami banjir besar.

Di masa lalu, Jakarta pernah memiliki moda transportasi Trem (light-rail).

Ada sekitar 130 pusat perbelanjaan di Jakarta, yang merupakan jumlah terbanyak dibanding kota-kota besar lain di seluruh dunia.

Ada 13 sungai yang membelah wilayah Jakarta.

Jakarta terkenal sebagai kota dengan kemacetan tinggi pada jam-jam berangkat dan pulang kerja.

Menurut riset Ipsos Business Consulting, biaya hidup di Jakarta lebih mahal dibandingkan Bangkok, Hong Kong, dan New York.

Berdasarkan data Forbes, Jakarta adalah kota yang paling aktif di Twitter.

Jakarta memiliki angka kriminalitas yang cukup tinggi.

Berdasarkan statistik, 9 dari 18 kejahatan di Jakarta terjadi di angkot.

Bang Pei adalah mantan bos preman Pasar Senen Jakarta, yang diangkat menjadi Menteri Keamanan pada masa Presiden Soekarno.

Geng Sepeda Motor sudah ada di Indonesia, khususnya di Jakarta, sejak tahun 1915. Pada masa itu namanya “Motorfietsrijders te Batavia”.

Sekitar 4.000 tahun yang lalu, pinggir laut Jakarta ada di Ciputat.

Baca juga: Fakta-fakta Menarik Kota-kota Dunia

Fakta-fakta Menarik Kota-kota Dunia

Fakta-fakta Menarik Kota-kota Dunia

BIBLIOTIKA - Masing-masing kota memiliki ciri dan keunikan tersendiri, meliputi letak, luas wilayah, hingga arsitektur dan bangunan yang ada di dalamnya. Berikut ini beberapa fakta menarik seputar kota-kota di dunia, meliputi kota dengan wilayah terluas, kota dengan penduduk paling sedikit, kota tertua dan termuda, kota tertinggi dan terendah, hingga kota pertama di dunia yang memiliki penduduk 1 juta orang.

Kota dengan wilayah terluas

Mount Isa, yang terletak di barat laut Queensland, Australia, adalah kota dengan wilayah paling luas di dunia. Luas wilayah kota itu mencapai sekitar 41.000 kilometer persegi. Di sana juga terdapat jalan raya kota sepanjang 189 kilometer, yang menjadi jalan raya kota paling panjang di dunia.

Kota dengan penduduk paling sedikit

Kota Hum, yang terletak di Kroasia, adalah kota dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia. Jumlah orang yang menghuni kota ini hanya sebanyak 23 orang. Kota Hum didirikan pada tahun 1102, dan sebelumnya bernama Kota Cholm. Kota ini memiliki arsitektur gedung zaman abad pertengahan.

Kota tertua dan kota termuda 

Jericho adalah kota paling tua di dunia, karena usianya diperkirakan mencapai 10.000 tahun. Di kawasan Arab, kota ini disebut Ariha. Sementara kota paling muda di dunia adalah Tel Aviv, yang usianya baru 80 tahun. Dua kota itu—yang paling tua dan paling muda—sama-sama ada di wilayah Timur Tengah yang terus bergolak.

Kota dengan daratan tertinggi 

Kota Potosi, di Bolivia, dinobatkan sebagai kota di dataran paling tinggi di dunia, karena memiliki ketinggian 4.100 meter (13.500 kaki) di atas permukaan laut. UNESCO menetapkan kota ini sebagai warisan dunia yang harus dilindungi.

Kota dengan daratan terendah

Jericho, yang dinobatkan sebagai kota paling muda di dunia, juga merupakan kota dengan daratan paling rendah di dunia. Kota ini berada di 260 meter (853 kaki) di bawah permukaan laut.

Kota pertama dengan penduduk 1 juta orang

Di masa sekarang, kota yang memiliki penduduk 1 juta orang adalah hal biasa. Saat ini bahkan ada lebih dari 300 kota yang memiliki penduduk lebih dari 1 juta. Tapi kota manakah yang pertama kali memiliki penduduk sebanyak itu? Jawabannya adalah Roma.

Roma di Italia adalah kota pertama yang memiliki penduduk mencapai 1 juta orang, pada 133 Masehi. Bandingkan itu dengan London di Inggris yang baru memiliki penduduk sebanyak 1 juta pada tahun 1910, atau New York di Amerika yang baru mencapainya pada 1875.

Kota dengan nama terpanjang

Semua orang mengenal Bangkok, tapi mungkin tidak semua orang tahu nama asli Bangkok. Kota terkenal di Thailand itu sebenarnya memiliki nama yang sangat panjang, bahkan paling panjang di dunia.

Selengkapnya, nama asli Kota Bangkok adalah Krung Thep Mahanakhon Amon Rattanakosin Mahinthara Ayuthaya Mahadilok Phop Noppharat Ratchathani Burirom Udomratchaniwet Mahasathan Amon Piman Awatan Sathit Sakkathattiya Witsanukam Prasit.

Nama itu diberikan oleh pendiri Bangkok, Raja Phra Buddha Yotfa Chulaloke, sekitar abad ke-18. Nama tersebut telah tercatat sebagai nama kota terpanjang di dunia menurut Guinness Book of World Record.

Baca juga: Daftar 50 Kota Besar Teraman di Dunia

Posisi Tidur yang Menyehatkan Otak

Posisi Tidur yang Menyehatkan Otak

BIBLIOTIKA - Tidur ternyata tidak hanya mempengaruhi kesehatan tubuh, tetapi juga berpengaruh pada kesehatan otak. Studi yang dilakukan tim ilmuwan di Stony Brook University, New York, Amerika Serikat, menemukan bahwa posisi tidur memiliki keterkaitan dengan tingkat kecerdasan sekaligus cara kerja otak.

Hasil penelitian yang diterbitkan di Journal of Neuroscience itu menyatakan, tidur miring seperti janin adalah posisi tidur paling baik untuk kesehatan otak. Posisi tidur miring seperti janin menjadikan otak lebih mudah membuang limbah sisa metabolisme untuk keluar dari tubuh, sehingga mengurangi risiko penyakit syaraf—semisal Alzheimer—di usia tua.

Tentu saja kita tidak bisa terus menerus mempertahankan posisi miring seperti janin selama tidur. Umumnya, kita berubah-ubah posisi selama tidur sepanjang malam. Namun, memulai tidur dengan posisi miring, dengan tulang leher dan punggung yang tersangga dengan baik, akan menjadikan tidur kita lebih nyenyak, sekaligus memberi manfaat positif seperti dinyatakan di atas, yaitu membantu menjaga kesehatan otak.

Dr. Helene Benveniste, yang melakukan penelitian soal ini bersama timnya, menemukan bahwa saat manusia tertidur dalam posisi miring, cairan otak tertentu yang disebut cairan serebrospinal akan tersaring keluar dari otak, dan digantikan oleh cairan interstitial, yang mengeluarkan limbah metabolisme dari otak. Limbah berupa protein tersebut akan berpengaruh negatif jika terus menumpuk di otak.

Jika limbah protein menumpuk di otak, kesehatan tubuh secara tidak langsung akan menurun, dan dapat menyebabkan perubahan perilaku seperti gelisah atau mudah marah. Tidak hanya itu, penumpukan limbah protein pada otak juga menjadikan orang mudah lupa, yang dalam jangka panjang mempertinggi risiko pikun atau demensia.

Baca juga: Hal-hal yang Menyebabkan Lelah Saat Bangun Tidur

10 Artis Tercantik dan Terseksi dari Korea Selatan

10 Artis Tercantik dan Terseksi dari Korea Selatan

BIBLIOTIKA - Korea Selatan adalah negara yang menghasilkan industri hiburan dalam skala raksasa, yang pengaruhnya masuk ke berbagai negara di dunia. Korea Selatan menghadirkan banyak film dan drama televisi, grup-grup penyanyi fenomenal, sampai model-model cantik yang mempesona. Artis-artis dari Korea Selatan pun dikenal oleh banyak penggemar di seluruh dunia, dan nama-nama mereka tidak kalah dibanding nama-nama dari Hollywood.

Di antara banyak artis wanita yang kita kenal dari Korea Selatan, berikut ini adalah 10 artis yang juga model wanita, yang dianggap paling seksi.

Song Hye-kyo

Song Hye-kyo memenangkan Smart Model Contest, ketika usianya masih 14 tahun. Sejak itu, ia pun berkarir di dunia modeling, dan membintangi berbagai drama televisi. Beberapa drama televisi yang dibintanginya sangat populer, di antaranya “Autumn in My Heart” dan “Full House”.

Selain aktif di dunia modeling dan membinangi drama televisi, Song Hye-kyo juga menjadi bintang iklan untuk berbagai produk, di antaranya Olay, FHM, dan Nintendo DS. Tidak hanya di Korea Selatan, Song Hye-kyo bahkan sering disebut sebagai salah satu wanita tercantik dan terseksi di dunia.

Go Ara

Lahir pada 1990, Go Ara telah tampil menjadi model pada usia 13 tahun. Ia sempat ditunjuk sebagai brand ambassador dan product endorser beberapa perusahaan, seperti SK Telecom dan Elite Uniforms. Pada 2008, Go Ara juga mendapat penghargaan Model of the Year. Setelah sukses di Korea Selatan, Go Ara melebarkan karirnya dengan tampil di beberapa film produksi Jepang.

Han Hyo-joo

Lahir pada 1987, Han Hyo-joo memulai karir sebagai model setelah memenangi kontes kecantikan pada 2003. Sejak itu, dia juga aktif menjadi bintang iklan. Tidak hanya untuk produk-produk kecantikan seperti Vogue dan Lacoste, tapi juga untuk berbagai iklan kemanusiaan seperti Anti Smoking Campaign dan Save the Penguin.

Selain sukses di bidang modeling dan menjadi bintang iklan, Han Hyo-joo juga sukses saat menjadi aktris, hingga meraih puluhan penghargaan dari berbagai organisasi film Korea.

Jo Yeo-jeong

Jo Yeo-jeong mengawali karir sebagai model, ketika usianya baru 16 tahun, dengan tampil sebagai model sampul majalah CeCi Magazine, yang terbit pada 1997. Dua tahun setelah itu, Jo Yeo-jeong mendapat kesempatan untuk berperan dalam film, dan sejak itu pula ia aktif membintangi film-film Korea. Meski begitu, bintang Jo Yeo-jeong baru benar-benar bersinar ketika ia membintangi drama berjudul “The Servant”.

Kim Sa-rang

Kim Sa-rang adalah pemenang kontes kecantikan Miss Korea pada tahun 2000, dan telah memiliki pengalaman luas di bidang modeling. Selain cantik dan seksi, Kim Sa-rang juga dikenal cerdas, serta aktif di berbagai kegiatan sosial. Sama seperti kebanyakan artis Korea lain, Kim Sa-rang juga berakting untuk banyak drama televisi.

Ko So-young

Ko So-young telah aktif dalam industri hiburan Korea Selatan sejak tahun 1992. Wanita yang memiliki wajah sangat cantik dengan tubuh yang indah ini juga memiliki pembawaan yang anggun, sehingga disebut-sebut sebagai gambaran ideal wanita Korea Selatan. Selain membintangi banyak drama televisi, Ko So-young juga membintangi film-film layar lebar.

Gong Hyo-jin

Gong Hyo-jin lahir pada 1980, dan telah aktif sebagai model iklan sejak berusia 19 tahun. Karena mengikuti orang tua yang bekerja di Australia, Gong Hyo-jin pun menghabiskan masa remaja di Australia. Setelah lulus SMA, Gong Hyo-jin memutuskan kembali ke Korea Selatan, dan mengejar karir sebagai entertainter. Kini, Gong Hyo-jin dikenal sebagai salah satu wanita tersukses di industri hiburan Korea.

Kim Tae-hee

Kim Tae-hee telah membintangi lebih dari 20 drama televisi, yang sebagian besar memenangi berbagai penghargaan di Festival Film Korea. Dia juga terpilih menjadi brand ambassador LG, produk elektronik Korea Selatan yang sangat populer di dunia. Selain itu, Kim Tae-hee juga sempat menjadi brand ambassador dan spoke-person untuk produk-produk lain seperti Samsung, Toyota, dan Olympus.

Shin Min-A

Shin Min-A memulai karir sebagai model remaja, yang lalu juga terjun menjadi aktris drama. Memulai debutnya di industri hiburan Korea Selatan pada 1999, Shin Min-A membintangi berbagai iklan komersial serta tampil di sesi pemotretan majalah fashion dan gaya hidup. Ia juga tampil dalam beberapa video musik beberapa boyband Korea Selatan terpopuler.

Yoon Eun-hye

Yoon Eun-hye dikenal sebagai penyanyi Korea Selatan tercantik sepanjang masa. Selain menyanyi, Yoon Eun-hye juga berkiprah di dunia modeling, serta menjadi aktris. Pada 2008, Yoon Eun-hye tampil mewakili Korea Selatan dalam event internasional yang diselenggarakan oleh rumah mode Chanel.