Bibliotika

Pilihan Redaksi

4 Korban Bullying yang Membalas Dendam

4 Korban Bullying yang Membalas Dendam

BIBLIOTIKA - Bullying adalah istilah yang merujuk pada tindakan penganiayaan, baik secara fisik maupun psikis. Umumnya, perilaku semacam itu ditujukan orang-orang—biasanya anak-anak sekolah—kepada orang atau teman mereka yang dianggap aneh, berbeda, lemah, atau pendiam. Meski perilaku semacam itu tidak bisa dibilang baik, tapi ada cukup banyak orang, khususnya remaja, yang melakukannya, karena mungkin merasakan “kesenangan” ketika bisa menindas yang lemah.

Perilaku bullying tidak hanya terjadi di dunia nyata, tapi juga terjadi dunia maya. Ketika internet sudah menjadi bagian hidup banyak orang di dunia, ada orang-orang yang suka mem-bully orang lain di dunia maya, dengan berbagai alasan, dan dengan berbagai bentuk.

Karenanya, banyak orang yang kini menaruh perhatian khusus pada masalah ini, dan menyerukan agar siapa pun tidak lagi melakukan tindakan bullying kepada siapa pun, di mana pun, apa pun alasannya. Selain bukan perbuatan baik, perilaku mem-bully orang lain dapat menimbulkan masalah. Baik pada korban yang di-bully, maupun akibat yang bisa saja terjadi.

Korban bullying bisa merasakan depresi yang lalu berakhir bunuh diri. Atau, sebaliknya, korban bullying bisa saja marah dan membalas dendam dengan cara mengerikan. Sama-sama buruk, dan berbahaya. Seperti kisah-kisah berikut ini, yang dapat dijadikan contoh betapa perilaku mem-bully orang lain memang sebaiknya tidak dilakukan.

Charles Andrew Williams

Pada 5 Maret 2001, Charles Andrew Williams datang ke sekolahnya, dan menembakkan senjata yang menewaskan 2 siswa dan melukai 13 orang lain. Charles Andrew Williams adalah siswa SMA Santana, California, Amerika Serikat. Dia melakukan tindakan brutal itu karena bermaksud membalas dendam pada teman-teman sekolah yang sering mem-bully dirinya.

Sebelumnya, Charles kerap menjadi sasaran bullying di sekolah. Karena itu pula, dia tidak memiliki teman. Karena kesepiannya, dia mencoba bergabung dengan kelompok skateboarder, dan dia diterima untuk menjadi bagian kelompok. Tetapi, beberapa anggota skateboarder itu ternyata juga suka mem-bully Charles. Bahkan, 2 skateboard milik Charles hilang dicuri.

Kemarahan yang bertumpuk-tumpuk membuat Charles nekat. Dia mengambil senjata revolver panjang kaliber 22 mm milik ayahnya dari lemari apartemen, dan melakukan penembakan itu. Setelah penangkapan, Charles mengaku dia melakukannya karena “capek di-bully”.

TJ Lane

Tidak jauh beda dengan yang dilakukan Charles Andrew Williams, TJ Lane juga melakukan penembakan serupa di sekolahnya. TJ Lane adalah siswa sekolah di SMA Chardon, Ohio, AS. Pada 27 Februari 2012, dia membawa pistol kaliber 22 ke sekolah, dan menembakkannya ke kerumunan siswa di sekolah. Akibatnya, 3 siswa laki-laki tewas, dan sejumlah siswa lain mengalami luka-luka.

Belakangan terungkap, TJ Lane melakukan perbuatan nekat itu karena kerap menjadi korban bullying. Di sekolah, dia dikenal siswa pendiam, dan teman-temannya sering menyebutnya “anak buangan”.

Di Twitter, TJ Lane sempat menuliskan rencananya untuk balas dendam pada kawan-kawannya, bahwa dia akan membawa senjata ke sekolah. Tetapi, waktu itu, tidak ada yang menganggap serius ancamannya. Selain di Twitter, polisi yang menangani kasus itu juga mendapati TJ Lane kerap menulis di akun Facebook miliknya, tentang kesepian sekaligus kemarahannya.

Siswa SMA George Washington

Pada Maret 2010, seorang siswa di SMA George Washington di Manhattan, New York, menusuk temannya sendiri dengan pisau steak, sebanyak 16 kali. Pelaku penusukan maupun korbannya tidak disebutkan namanya. Yang jelas, si pelaku berusia 14 tahun, sementara si korban berusia 15 tahun.

Akibat penusukan yang dilakukan berkali-kali, korban mengalami luka tusuk di lengan, betis, dan punggung. Meski akhirnya dokter bisa menyelamatkan jiwanya.

Kepada polisi, siswa yang melakukan penusukan itu mengatakan, dia terpaksa melakukan perbuatan itu karena sudah lama di-bully oleh si korban. Sedangkan salah satu saksi yang merupakan teman sekelas korban mengatakan, “Dia (si pelaku) sering diolok-olok namanya dan budayanya.”

Tomohiro Kato

Nama Tomohiro Kato terkenal, akibat perbuatannya yang mengerikan. Dia mengendarai truk, yang lalu ia tabrakkan ke kerumunan pejalan kaki di Tokyo, Jepang. Setelah itu, dia turun dari truk, dan secara membabi-buta menikam orang-oang dengan pisau yang dibawanya. Akibat penyerangan brutal tersebut, 6 orang tewas akibat luka-luka tusukan, 1 orang tewas tertabrak, dan 10 orang lain luka-luka.

Tomohiro Kato ditangkap di tempat kejadian. Di persidangan, ia menyatakan dirinya mengamuk, karena telah menjadi korban bullying di internet.

Baca juga: Bagaimana Manusia Mengenal Dendam

Bagaimana Manusia Mengenal Dendam

Bagaimana Manusia Mengenal Dendam

BIBLIOTIKA - Dendam adalah keinginan untuk membalas suatu perlakuan tidak menyenangkan yang pernah diterima atau dialami. Kadar perlakuan tidak menyenangkan itu bisa ringan sampai berat, begitu pula dendam yang menyertai. Perasaan dendam bisa dibilang banyak dimiliki manusia. Sebegitu dekat manusia dengan perasaan ini, hingga banyak film yang mengangkat kisah pembalasan dendam. Sebagai manusia, bagaimana sebenarnya makhluk ini bisa mengenal perasaan dendam?

David Chester, ilmuwan dari Virginia Commonwealth University, bersama Nathan DeWall dari University of Kentucky, melakukan riset mengenai dendam yang dirasakan manusia, dan menyebut perasaan itu sebagai “jembatan psikologis” yang hadir antara provokasi hingga agresi benar-benar muncul.

Riset mereka, yang diterbitkan di Jurnal Oxford Academic, menyatakan bahwa orang yang dihina atau ditolak secara sosial akan merasakan sakit emosional. Area di otak yang menjadi penanggung jawab rasa sakit otomatis itu akan menyerukan agresi sebagai pembalasan. Itu merupakan respons yang dibawa manusia sejak purba.

Dalam penelitiannya, David Chester juga mendapati bahwa sakit emosional ternyata memiliki keterkaitan dengan “kenikmatan”. Ketika seseorang mengalami provokasi atau penderitaan dari orang lain, sakit hati memang timbul. Namun, bersamaan dengan itu, muncul pula perasaan “senang” karena merasa memiliki kesempatan untuk membalas dendam. Orang bersangkutan akan menganggap sakit hati yang diterimanya sebagai semacam utang, yang memungkinkannya untuk menagih (dalam hal ini membalas dendam), demi keadilan dan kepuasan hati.

Perasaan dendam yang dialami seseorang juga mengaktifkan bagian otak yang bertanggung jawab pada sikap penghargaan, yang disebut nucleus accumbens. Orang yang diprovokasi akan bersikap agresif, karena tahu akan mendapat imbalan yang setimpal, yaitu kesempatan membalas dendam. Meski begitu, pembalasan dendam—khususnya yang dilancarkan pada pihak lain—disepakati sebagai sesuatu yang destruktif.

Michael McDullough, psikolog dari University of Miami, mengamini hal tersebut. Bagi sebagian orang, menurutnya, balas dendam memang kadang menjadi alasan untuk meneruskan hidup yang pernah hancur. Karena, jika ia bunuh diri atau pasrah, berarti telah kalah atau tertindas. Karena itu, balas dendam seperti rasa gatal yang harus digaruk, atau rasa lapar yang harus dipuaskan dengan makan.

Namun, Michael McDullough menyatakan, “Kita bisa mengapresiasi untuk apa aksi balas dendam tersebut, dan mencoba memahami bahwa ia bukan sebatas hal yang berkaitan dengan pikiran, namun juga sebagai cara untuk membantu orang mengurangi hasrat pembalasan dendamnya.”

Dalam riset lain yang dilakukan David Chester dan Nathan DeWall, ditemukan fakta bahwa para pembalas dendam sesungguhnya hanya mendapatkan kenikmatan temporer. Riset yang dipublikasikan di Journal of Personality and Social Psychology itu menyatakan, “(Balas dendam) Hampir sama dengan hal-hal lain, yang akan terasa nikmat dalam momentum tertentu. Setelahnya, Anda akan merasa lebih buruk dibanding saat Anda memulainya.”

David Chester dan Nathan DeWall juga melanjutkan penelitian mereka dengan membedah isi otak orang yang mampu menahan diri untuk tidak membalas dendam, meski telah diprovokasi sedemikian rupa. Mereka menemukan, bagian otak yang bertanggung jawab atas sikap tersebut adalah lateral pre-cortex, bagian yang juga menangani penalaran dan menghambat tindakan impulsif seperti aksi balas dendam.

Terkait hal itu, David Chester mengatakan, “Jadi, kita tidak ditakdirkan untuk menyerah pada dorongan untuk membalas dendam. Kita telah mengambangkan bagian lateral pre-cortex yang sangat canggih, yang bisa menghambat perilaku impulsif, dan membimbing kita pada perilaku yang lebih sesuai dengan norma sosial. Ada harapan untuk persoalan ini, meski kita menyadarinya atau tidak.”

Baca juga: Daftar Peringkat 158 Negara Paling Bahagia di Dunia

Tokoh-tokoh Terkenal yang Diduga Anggota Illuminati

Tokoh-tokoh Terkenal yang Diduga Anggota Illuminati

BIBLIOTIKA - Sebagai masyarakat rahasia, Illuminati telah berdiri selama 250 tahun. Usia yang begitu tua itu tidak hanya menjadikan Illuminati sebagai organisasi yang kuat dengan anggota yang banyak, namun juga memiliki kekayaan luar biasa. Hal itu tidak bisa dilepaskan dari fakta bahwa banyak anggota Illuminati yang merupakan orang-orang terkaya di dunia.

Dengan kekayaan yang luar biasa tersebut, Illuminati pun bisa menjalankan berbagai misi, rencana, serta agenda-agenda mereka, dalam berbagai bidang terkait kehidupan di dunia.

Meski terkenal sebagai organisasi rahasia yang melangsungkan segala aktivitas secara rahasia, namun kebocoran selalu terjadi. Seperti kecurigaan terhadap tokoh-tokoh terkenal yang diduga sebagai anggota Illuminati. Meski kecurigaan-kecurigaan itu tidak pernah terkonfirmasi, namun banyak pihak menduga bahwa tokoh-tokoh dan orang-orang terkenal berikut ini adalah anggota Illuminati.

Alan Greenspan (pejabat Federal Reserve)
Alger Hiss (pendiri U.N.)
Angelina Jolie (aktris)
Ben Bernanke (pejabat Federal Reserve)
Benjamin Disraeli (Perdana Menteri Inggris)
Benjamin Netanyahu (Presiden Israel)
Bob Hope (artis)
Bill Gates (inovator teknologi)
David Bowie (musisi)
Dick Cheney (mantan wakil Presiden AS)
Dr. Benjamin Spock (dokter anak)
Dr Dre (produser hip-hop)
Dwight D. Eisenhower (mantan wakil Presiden AS)
Elizabeth II (Ratu Inggris)
Franklin D. Roosevelt (mantan wakil Presiden AS)
George H.W. Bush, Sr (mantan Presiden AS)
George Lucas (sutradara Hollywood)
George W. Bush, Jr (mantan Presiden AS)
Gerald Ford (mantan wakil Presiden AS)
Henry Kissinger (diplomat)
Herbert Hoover (mantan wakil Presiden AS)
Hillary Clinton (mantan Menteri Luar Negeri AS)
Jim Henson (pelopor program anak-anak)
John Foster Dulles (mantan pejabat Amerika Serikat)
John Maynard Keynes (ekonom)
Johnny Carson (pelopor talk show)
Lee Harvey Oswald (pembunuh John F. Kennedy)
Mikhail Gorbachev (mantan Presiden Uni Soviet)
Nicolas Cage (aktor Hollywood)
Oprah Winfrey (presenter)
Paul McCartney (musisi)
Pat Robertson (pendiri U.N.)
Richard Branson (pengusaha)
Richard Nixon (mantan Presiden AS)
Rick Rubin (musisi)
Ronald Reagan (mantan Presiden AS)
Salvador Dali (seniman)
Shirley Temple Black (aktris)
Steve Jobs (inovator teknologi)
Steven Spielberg (sutradara Hollywood)
Tom Cruise (aktor)
Tony Blair (mantan Perdana Menteri Inggris)
Warren Buffett (investor)
William F. Buckley, Jr (politisi)
Winston Churchill (Perdana Menteri Inggris)

Baca juga: Sejarah dan Asal Usul Illuminati

Sejarah dan Asal Usul Illuminati

Sejarah dan Asal Usul Illuminati

BIBLIOTIKA - Tidak ada organisasi besar lain yang lebih misterius dan rahasia dibanding Illuminati. Sebegitu besar, hingga organisasi ini bisa dibilang mencakup hampir semua bidang dalam kehidupan dunia. Dan sebegitu misterius, hingga keberadaan Illuminati bisa dibilang ada dan tak ada, karena segala hal menyangkut mereka diselubungi rahasia.

Terlepas dari sebagian orang yang menyangkal atau tidak percaya keberadaan Illuminati, faktanya organisasi rahasia ini diyakini berada di belakang hampir semua pergerakan massa yang menyebabkan perubahan besar sepanjang sejarah. Setidaknya, Illuminati diketahui menjadi dalang dua revolusi besar, yaitu Revolusi Amerika dan Revolusi Prancis pada abad ke-18. Illuminati juga dipercaya menjadi penyulut pecahnya Perang Dunia.

Seperti umumnya masyarakat rahasia, Illuminati juga menjalankan kerahasiaan pada semua hal yang mereka lakukan, meski akhirnya kerahasiaan mereka ada pula yang bocor dan diketahui masyarakat di luar mereka. Dalam upaya merahasiakan diri, Illuminati menggunakan banyak hal, termasuk menyelubungi diri dengan aneka misteri hingga kamuflase dan penyimpangan informasi.

Awal mula Illuminati

Awal mula Illuminati terjadi di Bavaria, pada 1770. Pada waktu itu, Adam Weishaupt, seorang Yahudi pemeluk Katolik Roma, terpilih sebagai Guru Besar Hukum Canon di Universitas Ingolstadt, sebuah jabatan yang biasanya diduduki oleh Imam Yesuit. Ketika itu, Adam Weishaupt baru berusia 22 tahun, dan bukan dari kalangan klerikal (bukan kaum religius).

Latar belakang itu menyebabkan Adam Weishaupt sering mendapat intimidasi dari rekan-rekan dan atasannya. Menghadapi tekanan tersebut, Adam Weishaupt tidak memberi respons langsung. Namun, diam-diam, dia membentuk kader eksklusif yang disebut Perfectibilists. Belakangan, kader eksklusif yang semula berisi beberapa orang itu berubah menjadi organisasi, dan nama Perfectibilists berubah menjadi Illuminati.

Perfectibilists (yang lalu berubah menjadi Illuminati) dibentuk pada 1 Mei 1776, yang secara kebetulan merupakan hari suci pagan Beltane. Tujuan dibentuknya kader itu adalah untuk membangun masyarakat yang bebas dan adil, tempat pria dan wanita dipandang sama dan sederajat, tanpa ada tekanan dari otoritas gereja atau politik yang otoriter. Untuk tujuan tersebut, mereka pun mempropagandakan ideologi kebebasan berbicara, dan secara tersruktur melakukan penggulingan terhadap kekuasaan yang ada.

Pergerakan organisasi tidak akan lancar tanpa ada dana yang menunjang. Dalam hal itu, Illuminati mendapat bantuan dana dari dinasti Rothschild, yang terkenal berafiliasi dengan Freemansory. Selain dari dinasti Rothschild, Illuminati juga diketahui mendapat pendanaan dari beberapa pengusaha dan bankir, termasuk Jean Gaspard Schweizer asal Swiss, dan Ludwig von Goldman asal Austria. Meski begitu, dinasti Rothschild menjadi penyumbang terbesar pergerakan Illuminati.

Dinasti Rothschild tampaknya memang senang menggelontorkan uang mereka untuk hal-hal besar atau yang mereka pikir dapat digunakan untuk melakukan hal-hal besar. Sebelumnya, dinasti Rothschild diketahui mendanai perang Napoleon, dan mendanai pembentukan Federal Reserve AS pada 1913. (Pada saat ini, dinasti Rothschild memiliki sekitar 220 bank, termasuk Bank of England, Bank of Israel, dan Bank Rakyat China, serta pengendali di banyak perusahaan kelas dunia).

Ketika Illuminati mulai berkembang, organisasi itu segera menarik minat dan mendapat dukungan dari banyak tokoh terkemuka, dari berbagai bidang. Beberapa tokoh yang merupakan anggota awal Illuminati di masa itu di antaranya adalah Ferdinand dari Brunswick, Xavier von Zwack (diplomat), Wolfgang von Goethe (penulis), Gottfried Herder (penulis), Duke Karl Agustus Saxe-Weimar, Georg Hegel (filsuf), Karl von Eckartshausen, Comte de Saint-Germain, dan sejumlah Pangeran, Duke, serta Baron dari Bavaria.

Dalam struktur jabatan organisasi, Illuminati mengadopsi model Freemansonry, antara lain: Novisiat, Minerval, Illuminated Minerval, Illuminatus Minor, Illuminatus Mayor, Illuminatus Drigens, Imam, Magus, dan Rex.

Pada tingkat Imam, calon pemangku jabatan akan dituntut untuk meninggalkan dan memutuskan semua hubungan Masonik yang ada, dan melakukan sumpah setia semata-mata pada Illuminati. Pada tingkat di atasnya, calon pemangku jabatan secara resmi meninggalkan semua hubungan sosial, agama, dan politik, serta dituntut untuk memperluas pengaruh serta tujuan Illuminati.

Pada 1782, Illuminati sempat mendapat tekanan dari otoritas Katolik dan persekutuan Masonik. Karena adanya tekanan tersebut, pada 1785 penguasa Bavaria, Karl Theodor, melarang semua kegiatan Illuminati.

Tetapi, belakangan, ditemukan bukti substansial bahwa pelarangan itu hanya siasat politik belaka. Saat itu, dikabarkan sejumlah anggota Illuminati menjadi dalang dalam Revolusi Prancis dan Revolusi Amerika. Di antaranya Jean-Joseph Mounier Thomas Paine, John Hancock, Alexander Hamilton, dan Thomas Jefferson. Karenanya, Karl Theodor yang menyatakan pelarangan terhadap semua kegiatan Illuminati hanya upaya menutupi fakta bahwa Illuminati menjadi penggerak revolusi yang terjadi di Prancis dan Amerika.

Yang jelas, Adam Weishaupt—sang pendiri Illuminati—masih terus melanjutkan pergerakan organisasi yang dipimpinnya, sampai ia meninggal dunia pada 1811.

Praktik dan doktrin Illuminati

Bisa jadi, Adam Weishaupt mendirikan Illuminati dengan tujuan yang baik, yaitu mengakhiri ketidakadilan, dan mengendalikan sistem sosial tanpa mendominasi. Namun, sejarah telah menujukkan banyak hal. Seiring waktu, cita-cita yang baik sering kali dinodai oleh pihak-pihak yang melencengkannya.

Saat ini, Illuminati menjadi nama yang berkonotasi negatif, dengan rahasia terselubung yang juga negatif. Beberapa pihak yang intens mempelajari Illuminati menemukan bahwa organisasi yang terkenal dengan kamuflasenya ini memiliki sejumlah agenda yang dapat berdampak buruk bagi dunia, bahkan bisa dianggap berbahaya. Beberapa agenda Illuminati yang mulai terungkap di antaranya adalah:

Membentuk satu pemerintahan dunia, lengkap dengan pimpinan terpusat dan mata uang yang sama. Terkait hal ini, banyak pihak mengaitkannya dengan kalimat “Novus Ordo Seclorum” yang terdapat di lembaran uang dolar. Di antara keberhasilan Illuminati dalam tujuan ini adalah terbentuknya NATO, PBB, serta Uni Eropa.

Membentuk pusat perbankan dunia, untuk mengendalikan seluruh transaksi keuangan. Contoh keberhasilan mereka dalam agenda ini di antaranya adalah terbentuknya pertemuan tingkat tinggi antarnegara, seperti G-8 dan G12, serta aneka konferensi yang disponsori Bilderberg (organisasi eksklusif di bawah Illuminati).
   
Melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap warga sipil melalui microchip. Tujuan ini hampir tercapai dengan dibentuknya sistem identifikasi Jaminan Sosial, barkode indentifikasi produk, termasuk pengawasan aktivitas internet dan jaringan intelijen rahasia pemerintahan.

Itu hanya segelintir rencana dan agenda Illuminati di antara banyak agenda lain yang mereka rencanakan. Dengan sokongan dana yang sangat besar dari dinasti Rothschild—yang dipercaya menguasai hampir setengah kekayaan dunia—Illuminati tidak peduli jika harus menerjang berbagai rintangan, termasuk menumbangkan lawan-lawan yang menghadang. Dalam hal itu, ada cukup banyak tokoh terkenal yang dicurigai terbunuh karena mencoba melawan rencana Illuminati.

Baca juga: Tokoh-tokoh Terkenal yang Diduga Dibunuh Illuminati

Daftar Peringkat 158 Negara Paling Bahagia di Dunia

Daftar Peringkat 158 Negara Paling Bahagia di Dunia

BIBLIOTIKA - Sustainable Development Solutions Network (SDSN), salah satu lembaga yang bekerja untuk PBB, melakukan riset terhadap 159 negara di dunia, untuk menemukan dan menyusun daftar negara-negara paling bahagia. Penyusunan indeks tersebut didasari data jajak pendapat Gallup dan sejumlah variabel, seperti produk domestik bruto per kapita, rata-rata usia harapan hidup, tingkat korupsi, dan kebebasan sosial.

Dalam rilis yang diterbitkan, SDSN menyatakan, “Kebahagiaan semakin dianggap sebagai cara yang tepat untuk mengukur kemajuan sosial dan pemenuhan kebijakan publik. Kian banyak jumlah pemerintah nasional dan daerah yang memakai data serta riset kebahagiaan dalam proses pembuatan kebijakan yang memungkinkan rakyat hidup lebih baik.”

Dalam daftar lengkap 158 negara paling bahagia di dunia, di mana posisi Indonesia? Ternyata, Indonesia menempati peringkat ke-74. Sementara Swiss menempati peringkat teratas atau sebagai negara paling bahagia di dunia. Di bawah Swiss, berturut-turut posisi setelahnya ditempati Islandia, Denmark, Norwegia, dan Kanada. Satu-satunya negara Asia Tenggara yang masuk urutan 30 besar adalah Singapura, di peringkat ke-24. Sementara negara Asia lain yang dianggap 30 besar negara paling bahagia di dunia adalah Uni Emirat Arab (peringkat 20) dan Qatar di posisi ke-28.

Dalam indeks yang disusun SDSN ini, semakin bawah peringkat sebuah negara maka artinya semakin tidak bahagia. Dalam hal itu, Togo, Burundi, Suriah, Benin, dan Rwanda, masuk sebagai lima besar negara paling tidak bahagia di dunia. Lebih lengkap, berikut ini daftar 158 negara tersebut, sebagaimana yang diperoleh dari worldhappiness.report (angka yang terdapat pada samping nama negara adalah skor yang diperoleh):
  1. Swiss (7.587)
  2. Islandia (7.561)
  3. Denmark (7.527)
  4. Norwegia (7.522)
  5. Kanada (7.427)
  6. Finlandia (7.406)
  7. Belanda (7.378)
  8. Swedia (7.364)
  9. Selandia Baru (7.286)
  10. Australia (7.284)
  11. Israel (7.278)
  12. Costa Rica (7.226)
  13. Austria (7.200)
  14. Meksiko (7.187)
  15. Amerika Serikat (7.119)
  16. Brazil (6.983)
  17. Luksembourg (6.946)
  18. Irlandia (6.940)
  19. Belgia (6.937)
  20. Uni Emirat Arab (6.901)
  21. Inggris (6.867)
  22. Oman (6.853)
  23. Venezuela (6.810)
  24. Singapura (6.798)
  25. Panama (6.786)
  26. Jerman (6.75)
  27. Chili (6.670)
  28. Qatar (6.611)
  29. Prancis (6.575)
  30. Argentina (6.574)
  31. Republik Ceko (6.505)
  32. Uruguay (6.485)
  33. Kolombia (6.477)
  34. Thailand (6.455)
  35. Saudi Arabia (6.411)
  36. Spanyol (6.329)
  37. Malta (6.302)
  38. Taiwan (6.298)
  39. Kuwait (6.295)
  40. Suriname (6.269)
  41. Trinidad dan Tobago (6.168)
  42. El Salvador (6.130)
  43. Guatemala (6.123)
  44. Uzbekistan (6.003)
  45. Slovakia (5.995)
  46. Japan (5.987)
  47. Korea Selatan (5.984)
  48. Ekuador (5.975)
  49. Bahrain (5.960)
  50. Italia (5.948)
  51. Bolivia (5.890)
  52. Moldova (5.889)
  53. Paraguay (5.878)
  54. Kazakhstan (5.855) 
  55. Slovenia (5.848) 
  56. Lithuania (5.833) 
  57. Nikaragua (5.828) 
  58. Peru (5.824) 
  59. Belarus (5.813) 
  60. Polandia (5.791) 
  61. Malaysia (5.770) 
  62. Kroasia (5.759) 
  63. Libya (5.754) 
  64. Rusia (5.716) 
  65. Jamaika (5.709) 
  66. North Cyprus (5.695) 
  67. Cyprus (5.689) 
  68. Algeria (5.605) 
  69. Kosovo (5.589) 
  70. Turkmenistan (5.548) 
  71. Mauritius (5.477) 
  72. Hong Kong (5.474) 
  73. Estonia (5.429)
  74. Indonesia (5.399) 
  75. Vietnam (5.360) 
  76. Turki (5.332) 
  77. Kyrgyzstan (5.286) 
  78. Nigeria (5.268) 
  79. Bhutan (5.253) 
  80. Azerbaijan (5.212) 
  81. Pakistan (5.194) 
  82. Jordania (5.192)
  83. Montenegro (5.1922) 
  84. Cina (5.140) 
  85. Zambia (5.129) 
  86. Romania (5.124) 
  87. Serbia (5.123) 
  88. Portugal (5.102) 
  89. Latvia (5.098) 
  90. Filippina (5.073)
  91. Somaliland (5.057) 
  92. Maroko (5.013) 
  93. Makedonia (5.007) 
  94. Mozambik (4.971) 
  95. Albania (4.959) 
  96. Bosnia dan Herzegovina (4.949) 
  97. Lesotho (4.898) 
  98. Republik Dominica (4.885) 
  99. Laos (4.876) 
  100. Mongolia (4.874) 
  101. Swaziland (4.867) 
  102. Yunani (4.857) 
  103. Lebanon (4.839) 
  104. Hungaria (4.800) 
  105. Honduras (4.788) 
  106. Tajikistan (4.786)
  107. Tunisia (4.739) 
  108. Teritori Palestina (4.715) 
  109. Bangladesh (4.694)
  110. Iran (4.686)
  111. Ukraina (4.681) 
  112. Irak (4.677) 
  113. Africa Selatan (4.642) 
  114. Ghana (4.633) 
  115. Zimbabwe (4.610) 
  116. Liberia (4.571) 
  117. India (4.565) 
  118. Sudan (4.550) 
  119. Haiti (4.518) 
  120. Congo (Kinshasa) (4.517) 
  121. Nepal (4.514) 
  122. Ethiopia (4.512) 
  123. Sierra Leone (4.507) 
  124. Mauritania (4.436) 
  125. Kenya (4.419) 
  126. Djibouti (4.369) 
  127. Armenia (4.350) 
  128. Botswana (4.332) 
  129. Myanmar (4.307)
  130. Georgia (4.297) 
  131. Malawi (4.292) 
  132. Sri Lanka (4.271) 
  133. Kamerun (4.252) 
  134. Bulgaria (4.218) 
  135. Mesir (4.194) 
  136. Yaman (4.077) 
  137. Angola (4.033) 
  138. Mali (3.995) 
  139. Congo (Brazzaville) (3.989) 
  140. Komoro (3.956) 
  141. Uganda (3.931) 
  142. Senegal (3.904) 
  143. Gabon (3.896) 
  144. Niger (3.845) 
  145. Kamboja (3.819) 
  146. Tanzania (3.781) 
  147. Madagaskar (3.681) 
  148. Republik Afrika Tengah (3.678) 
  149. Chad (3.667) 
  150. Guinea (3.656) 
  151. Ivory Coast (3.655) 
  152. Burkina Faso (3.587)
  153. Afghanistan (3.575) 
  154. Rwanda (3.465) 
  155. Benin (3.340) 
  156. Suriah (3.006) 
  157. Burundi (2.906) 
  158. Togo (2.839)

Baca juga: Negara-negara Uni Eropa Tenggalam Dalam Utang