Bibliotika

Pilihan Redaksi

Aneka Manfaat Jeruk Mandarin untuk Kesehatan

Aneka Manfaat Jeruk Mandarin untuk Kesehatan

BIBLIOTIKA - Jeruk mandarin (Citrus nobilis Lour) adalah jeruk yang masih satu varietas dengan jeruk keprok. Buah ini kadang disebut jeruk jepun, jeruk maseh, jeruk paseh, jeruk ragi, atau cina kondeh.

Di Belanda, jeruk ini disebut mandarine atau mandarijn. Di Jepang disebut mandarinen apfelsine, di Tailand disebut Som-khieo-wan, di Malaysia disebut limau jepun, di Filipina disebut dalangita atau darangita, sementara bahasa Inggris menyebutnya mandarin orange atau tangerine orange.

Jeruk mandarin memiliki kulit tipis dan gampang dikupas. Sementara pohonnya relatif kecil, dengan tinggi antara 2-8 meter, dengan batang yang kadang berduri kadang tidak. Pohon jeruk mandarin dapat tumbuh di daerah pegunungan dengan ketinggian 700-1.200 meter di atas permukaan laut. Selain dimakan langsung, jeruk mandarin juga kadang dibuat sirup atau limun.

Sebagaimana jeruk lain, jeruk mandarin juga memiliki kandungan nutrisi, di antaranya sukrosa, gula pereduksi, asam sitrat, asam folat, vitamin A, vitamin B, vitamin C, protein, kalsium, kalium, fosfor, besi, niasin, pektin, dan flavonoid.

Komponen utama jeruk mandarin adalah air, dan jeruk ini memiliki tingkat kadar gula sangat rendah. Karenanya, konsumsi jeruk mandarin akan bermanfaat untuk mendukung diet penurunan berat badan dan sebagai diuretik. Jeruk mandarin juga mampu membantu mengusir racun dari dalam tubuh.

Tidak hanya buahnya, bahkan kulit jeruk mandarin juga mengandung aneka senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan, di antaranya hesperidin, nobiletin, inositol, minyak atsiri, eukaliptol, asam metilantraniat, vitamin A, vitamin B1, vitamin C, dan lain-lain. Dengan semua kandungan tersebut, jeruk mandarin pun bagus untuk kesehatan, dan berikut ini manfaat yang bisa diperoleh dari mengonsumsi jeruk mandarin.

Menurunkan risiko kanker hati

Penelitian di Kyoto Prefectural University of Medicine menemukan bahwa jeruk mandarin dapat menurunkan risiko terkena kanker hati. Penelitian itu melibatkan 75 orang partisipan yang memiliki penyakit hepatitis kronis.

Sebanyak 30 orang diminta meminum jus jeruk mandarin secara rutin, dan sisanya tidak meminum jus tersebut. Hasilnya, 30 orang yang meminum jus jeruk mandarin tidak terkena kanker hati, sedangkan 45 orang lainnya memiliki risiko terkena kanker hati sebesar 8,9%.

Sumber vitamin C

Jeruk mandarin memiliki kandungan berupa serat, air, fruktosa, vitamin, dan mineral. Dari semua kandungan tersebut, vitamin C adalah yang paling tinggi. Karenanya, mengonsumsi jeruk mandarin sama artinya mengasup vitamin C yang dibutuhkan tubuh. Vitamin C memiliki peran penting dalam membangun sistem kekebalan tubuh, serta menangkal radikal bebas, sehingga tubuh tidak rentan terkena penyakit.

Membantu menurunkan berat badan

Kandungan serat yang terdapat dalam jeruk mandarin cukup banyak, mencapai 3 gram serat per 100 gram buah. Kandungan serat alami itu dapat membantu melancarkan metabolisme tubuh, melancarkan pencernaan, serta membuat Anda lebih lama merasakan kenyang, sehingga Anda bisa beraktivitas secara baik tanpa tergoda untuk ngemil.

Menurunkan kadar kolesterol

Jeruk mandarin memiliki kandungan antioksidan yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, sekaligus membersihkan kolesterol jahat yang menimbulkan plak pada peredaran darah. Antioksidan di dalam jeruk mandarin juga berperan dalam menangkal radikal bebas, sehingga secara tak langsung menjauhkan Anda dari kemungkinan hipertensi, stroke, atau penyakit jantung.

Mencegah kanker payudara

Selain membantu menurunkan risiko kanker hati, jeruk mandarin juga diketahui dapat menurunkan risiko kanker payudara. Hal itu dimungkinkan, karena jeruk mandarin memiliki kandungan senyawa limonen, yang merupakan zat antikanker, khususnya kanker pada payudara.

Mencegah dan mengatasi TBC 

Untuk mencegah atau mengatasi TBC pada paru-paru, Anda bisa mengikuti resep berikut.

Siapkan 10 gram buah jeruk mandarin, 60 gram kaktus gepeng yang sudah dikupas kulitnya, dan 15 gram umbi bunga lili kering. Semua bahan tersebut direbus dengan 500 cc air sampai tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum.

Mengatasi hipertensi

Untuk mengatasi hipertensi atau tekanan darah tinggi, Anda bisa menyiapkan 1 buah jeruk mandarin, 1 buah apel, dan 1 buah labu siam. Semua buah itu disatukan, dan dijus atau diblender. Tambahkan gula pasir secukupnya, kemudian diminum.

Meningkatkan stamina

Untuk meningkatkan stamina atau energi pada tubuh, Siapkan 100 gram jeruk mandarin, 200 gram labu parang/labu kuning, serta 150 gram wortel. Semua bahan diblender dengan air secukupnya, lalu diminum. Lakukan 2 kali sehari.

Menjaga kesehatan kulit

Rutin mengonsumsi jus jeruk mandarin dapat membantu menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Kandungan antioksidan di dalamnya dapat membantu menghindarkan kulit dari serangan sinar UV yang dapat menyebabkan kerusakan kulit. Selain diminum sebagai jus, Anda juga bisa mendapatkan manfaat ini dengan mengonsumsi jeruk mandarin secara langsung, atau mengoles-oleskan buah ini pada kulit.

Aneka manfaat lain

Selain manfaat-manfaat yang telah disebutkan di atas, jeruk mandarin juga memiliki beberapa manfaat lain, berikut ini di antaranya:

Selain meningkatkan sistem imun pada tubuh, vitamin C dalam jeruk mandarin juga dapat melindungi tubuh dari radikal bebas, bakteri, dan virus yang merugikan tubuh.

Kandungan limonen dalam jeruk mandarin memiliki efek sebagai peluruh dahak (ekspektoran) dan sebagai antiasma. Sementara minyak atsiri pada jeruk mandarin dapat meningkatkan sekresi cairan pencernaan.

Jeruk mandarin mengandung asam folat dan provitamin A dalam jumlah besar, yang sangat baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, guna mencegah penyakit.

Serat yang terdapat dalam jeruk mandarin juga bermanfaat untuk meningkatkan transit usus, dan mencegah atau memerangi kondisi seperti sembelit.

Jeruk mandarin mengandung antioksidan kuat yang ampuh dalam mengatasi penuaan dini, serta membantu awet muda.

Jeruk mandarin dianjurkan untuk orang yang memiliki tekanan darah tinggi, tetapi tidak disarankan untuk orang yang menderita penyakit ginjal dan masalah pencernaan.

Baca juga: Aneka Manfaat Buah Leunca untuk Kesehatan

Aneka Manfaat Buah Leunca untuk Kesehatan

Aneka Manfaat Buah Leunca untuk Kesehatan

BIBLIOTIKA - Leunca (Solanum nigrum L) adalah tumbuhan dari suku terung-terungan (Solananceae) yang berasal dari Eropa dan Asia barat, kemudian menyebar ke Amerika, Australia, Malaysia, dan Indonesia. Orang Indonesia, khususnya orang Jawa, menyebut buah ini dengan nama ranti. Orang Ternate menyebutnya bobose, sementara orang Eropa menyebut buah ini dengan nama black nightshade.

Tanaman leunca dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 120 cm. Tanaman leunca memiliki batang yang tidak berkayu, dan ditutupi bulu halus, begitu pula dengan daunnya. Panjang daun tumbuhan Leunca dapat mencapai 7 cm dan lebar 5 cm.

Buah leunca biasanya berdiameter kurang lebih 1 cm. Buah leunca berbentuk bulat kecil-kecil, berwarna hijau saat masih muda, lalu berubah merah atau ungu pekat saat telah masak. Jika tidak biasa memakannya, rasa buah ini terasa sedikit pahit.

Di Jawa Barat, buah leunca populer bagi para penggemar masakan Sunda atau dijadikan lalapan. Biasanya, leunca dijadikan makanan pendamping atau teman makan nasi, yang dipadukan tauco atau oncom ditambah cabai. Meski bentuk buahnya kecil-kecil, namun leunca memiliki kandungan gizi yang tinggi. Di dalam buah leunca terkandung nutrisi meliputi kalsium, saponin, antropin, diosgenin, titogenun, zat samak, dan lain-lain, yang bermanfaat bagi kesehatan.

Lebih lengkap, dalam 100 gram buah leunca terkandung nutrisi berikut:
  1. Kalori: 45 kkal
  2. Protein: 4,7 gram
  3. Lemak: 0,5 gram
  4. Karbohidrat: 8,1 gram
  5. Kalsium: 210 mg
  6. Fosfor: 80 gram
  7. Besi: 6,1 mg
  8. Vitamin A: 1.900 SI
  9. Vitamin B1: 0,14 mg
  10. Vitamin C: 40 mg

Yang perlu diperhatikan terkait buah leunca, buah ini memiliki kadar racun tergantung kultivarnya, sehingga tidak semua buah leunca dapat dikonsumsi. Hanya buah leunca yang berasal dari kultivar dengan kadar racun rendah yang dapat dimakan.

Buah leunca yang masih muda memiliki kandungan zat alkaloid cukup tinggi, namun tidak menjadi racun dan tidak berbahaya. Sedangkan buah leunca yang lebih tua—dengan warna ungu pada kulitnya—memiliki kadar racun lebih rendah.

Karena itu, sebaiknya berhati-hati saat akan mengonsumsi buah leunca, agar tidak menimbulkan efek yang tidak diinginkan. Agar lebih aman, Anda bisa merebus buah leunca terlebih dulu sebelum dimakan, agar kandungan racun di dalamnya dapat berkurang.

Selain buah, daun leunca juga memiliki kandungan glikoalkolaid solanain yang cukup tinggi, dan sangat beracun apabila dikonsumsi dalam keadaan mentah, meski tidak berakibat fatal.

Meski memiliki racun di dalamnya, namun kadar racun dalam buah dan daun leunca bisa dibilang tidak berbahaya, sehingga orang tetap mengonsumsi buah dan daunnya. Di Indonesia, leunca bahkan kerap dijadikan lalapan atau bahan sayuran. Bahkan, sejak dua ribu tahun yang lalu, leunca telah dijadikan sebagai bagian pengobatan tradisional karena khasiat yang dikandungnya.

Sebelum melihat manfaat apa saja yang dikandung buah leunca dalam menunjang kesehatan, perlu dijelaskan dulu bahwa Anda bisa mengonsumsi buah leunca dengan berbagai cara, dan tetap bisa memperoleh manfaatnya.

Pertama, Anda bisa memakannya langsung seperti mengonsumsi lalapan.

Kedua, Anda bisa menjadikan buah leunca sebagai jus. Caranya adalah dengan mencampurkan 10 butir buah leunca pada jus sayuran.

Ketiga, Anda bisa mencampurkan 20 gram leunca kering yang direbus dengan 800 cc air (4 gelas) hingga tersisa separuh dari air rebusan. Lalu air rebusan itu diminum 2 kali sehari, dengan porsi segelas per konsumsi, pada pagi dan sore hari.

Berikut ini aneka manfaat buah leunca dalam membantu menjaga kesehatan.

Sebagai antikanker

Buah leunca memiliki kandungan senyawa solasonine, solasodine, solamargine, dan solanine, yang mampu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker yang tidak terkendali.

Senyawa solasodine mempunyai efek dalam menghilangkan rasa sakit, menurunkan panas, antiradang, dan mencegah shock. Senyawa solamargine dan solasonine mempunyai efek antibakteri, sedangkan senyawa solanine bersifat sebagai antimitosis. Senyawa-senyawa tersebut dapat mengatasi gangguan kanker seperti kanker payudara, kanker leher rahim, kanker lambung, dan saluran pernafasan.

Sebagai anti-inflamasi

Inflamasi atau peradangan dapat terjadi sewaktu-waktu pada tubuh. Buah leunca memiliki sifat sebagai anti-inflamasi, sehingga dapat mencegah dan mengatasi peradangan yang terjadi. Di Cina, buah leunca bahkan telah lama digunakan untuk meredakan radang ginjal.

Sebagai analgesik

Kandungan senyawa di dalam buah leunca dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan sakit. Di Meksiko, buah ini telah lama digunakan untuk mengatasi pusing dan sakit kepala secara tradisional.

Sebagai antipretik

Buah leunca memiliki sifat sebagai antipiretik, yaitu menurunkan panas dan demam. Karenanya, Anda bisa mengonsumsi buah ini saat mengalami demam, untuk menurunkan panas tubuh yang Anda alami.

Sebagai diuretik

Buah leunca memiliki sifat diuretik, yang berfungsi meluruhkan dan melancarkan saluran kemih. Leunca juga dapat membantu mengatasi infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih kebanyakan menyerang wanita, karena uretra wanita lebih rentan terhadap kontaminasi bakteri. Gejala yang sering timbul adalah selalu ingin buang air kecil, terasa sakit, dengan kram kandung kemih, dan terasa gatal atau panas ketika buang air seni.

Sebagai ekspektoran

Mengonsumsi buah leunca dapat membantu melegakan pernapasan akibat pilek atau asma, juga dapat meredakan batuk, serta mengencerkan dahak.

Mencegah hipertensi

Rutin mengonsumsi buah leunca dapat membantu menurunkan risiko hipertensi. Karenanya, jika Anda termasuk memiliki risiko tinggi terhadap penyakit ini, Anda bisa mulai rutin menjadikan leunca sebagai lalapan sehari-hari.

Menjaga kesehatan organ hati

Kandungan senyawa di dalam buah leunca dapat membantu meningkatkan kinerja organ hati, selain dapat menetralkan dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Meringankan sakit pinggang

Buah leunca dapat membantu meringankan nyeri atau sakit pinggang, pegal linu, otot dan pinggang kaku, serta encok. Bagi Anda penderita reumatik, leunca juga dapat mengatasi reumatik serta gejala-gejala yang ditimbulkan.

Sebagai kontrasepsi sementara

Mengonsumsi buah leunca dapat menurunkan produksi sperma dan tingkat kesuburan pria. Hal ini bisa dijadikan sebagai sarana kontrasepsi sementara bagi pria yang belum ingin punya anak dengan pasangannya. Namun, karena efek ini pula, pria yang ingin segera punya anak sebaiknya tidak mengonsumsi buah leunca.

Manfaat lain

Selain manfaat-manfaat yang telah disebut di atas, buah leunca juga memiliki aneka manfaat lain, di antaranya berikut ini:

Sebagai antimikroba dan antibiotik. Buah leunca memiliki kemampuan membunuh kuman dan virus yang masuk ke tubuh.

Mengatasi penyakit kulit, termasuk gatal-gatal pada kulit, campak, dan cacar air.

Di India, buah leunca digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit anjing gila atau rabies.

Jika dikonsumsi rutin, buah leunca dapat membantu mengatasi mata kering.

Leunca dapat membantu mengatasi masalah pada ginjal.

Baca juga: Aneka Manfaat Buah Loquat untuk Kesehatan

Madinah, Kota Paling Sejahtera di Dunia

Madinah, Kota Paling Sejahtera di Dunia

BIBLIOTIKA - Kota apa yang paling sejahtera di dunia? Madinah bisa menjadi jawaban. Selain terkenal sebagai kota untuk ibadah umat Muslim, Madinah memiliki berbagai hal yang memungkinkannya sebagai tempat sejahtera di dunia.

Madinah memiliki peluang investasi yang disebut berkontribusi secara signifikan bagi bidang perdagangan, industri, pariwisata, dan sektor pertanian. Sementara itu, tingginya tingkat pengunjung dan peziarah dari berbagai penjuru dunia menjadikan Madinah sebagai salah satu tujuan wisata utama.

Tapi Madinah tidak sebatas itu. Kota ini memiliki kekayaan alam dan mineral yang terkandung di dalam perut bumi, yang memungkinkannya sebagai tempat yang kaya. Sementara data yang dirilis oleh Kamar Dagang dan Industri Madinah menyebutkan, tingginya angka permintaan terhadap produk konsumen diperkirakan mempengaruhi pendaftaran produk komersial hingga mencapai lebih dari 39 ribu. Sejumlah layanan pendukung dan transportasi umum juga diharapkan akan didirikan dalam waktu dekat.

Lembaga penelitian Chamber menyatakan bahwa produk mineral non-logam merupakan industri yang paling menonjol di Madinah. Produk non-logam menyumbang sekitar 25,4 persen dari produksi dengan 51 pabrik dan 8.333 pekerja, serta membentuk 29 persen dari total jumlah pekerja pabrik di daerah tersebut.

Kemajuan itu menjadikan Madinah sebagai salah satu lokasi investasi yang menarik bagi para investor di seluruh dunia. Hingga saat ini, total volume jasa keuangan di Madinah mencapai SR70,4 miliar, dan diperkirakan akan meningkat lebih dari 4 persen dari pabrik-pabrik yang masih aktif beroperasi.

Mengikuti peningkatan jumlah peziarah dan wisatawan, saat ini Madinah memiliki 159 hotel dengan 18 hotel bintang lima, 11 hotel bintang empat, dan 46 hotel bintang tiga. Kota ini juga memiliki cukup banyak unit perumahan.

Selain itu, sejumlah proyek besar yang akan direalisasikan di Madinah juga diprediksi akan berkontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan ekonomi daerah. Salah satunya adalah perluasan Masjid Nabawi yang rencananya dapat menampung lebih dari 1,6 juta jamaah.

Proyek lain yang tak kalah spektakuler di Madinah adalah pembangunan Madinah Knowledge Economic, yang berdiri di atas lahan seluas 4,8 juta persegi. Rencana pembangunan proyek itu akan menyediakan sekitar 20 ribu lapangan kerja, yang berlokasi tepat di samping stasiun kereta api Al-Haramain yang menghubungkan kota Mekkah dan Madinah melalui Jeddah, dan melayani sekitar 3 juta penumpang. Kemewahan proyek itu diprediksi dapat mengumpulkan nilai investasi sebesar SR25 juta.


London, Kota Paling Menarik di Dunia

London, Kota Paling Menarik di Dunia

BIBLIOTIKA - Sebagian besar orang mungkin tidak keberatan jika London disebut sebagai kota paling menarik di dunia. Kenyataannya, kota terkenal di Inggris ini memang memiliki keindahan tata kota, serta penduduk yang ramah. Hal itu menjadikan banyak wisatawan senang mengunjungi London.

Dalam survei yang dilakukan oleh IMF (International Monetary Fund/Dana Moneter Internasional), London menduduki peringkat teratas sebagai kota paling menarik di dunia.

Selain keindahan tata kota dan keramahan penduduk, hal lain yang menjadikan London disebut kota paling menarik di dunia karena biaya hidup yang relatif terjangkau, serta kemudahan dalam menjalankan bisnis. Kesehatan, keselamatan, kekuatan ekonomi masyarakat, serta transportasi, juga termasuk beberapa hal yang menjadi pertimbangan para tim penilai.

Dalam survei yang dilakukan IMF tersebut, ada beberapa kota yang juga masuk sebagai kota paling menarik di dunia. Setelah London di peringkat teratas, peringkat di bawahnya ditempati oleh Singapura, Toronto, dan San Fransisco.

Baca juga: Fakta-fakta Menarik Seputar Las Vegas

Aneka Manfaat Buah Loquat untuk Kesehatan (2)

Aneka Manfaat Buah Loquat untuk Kesehatan

BIBLIOTIKA - Artikel ini lanjutan artikel sebelumnya (Aneka Manfaat Buah Loquat untuk Kesehatan 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah artikel sebelumnya lebih dulu.

Mengontrol tingkat kolesterol

Mengonsumsi buah loquat atau teh daun loquat disinyalir mampu menurunkan kadar kolesterol. Meski penelitian belum memberi ketegasan dalam hal ini, namun beberapa studi yang pernah dilakukan menemukan bahwa konsumsi buah atau teh loquat terkait dengan kadar kolesterol yang lebih rendah.

Menjaga kesehatan tulang

Seiring bertambah usia, salah satu masalah yang kerap muncul pada manusia adalah hilangnya kepadatan mineral tulang, khususnya pada wanita yang telah memasuki masa menopause.

Mengonsumsi loquat terbukti dapat membantu mencegah hilangnya kepadatan tulang di berbagai bagian tubuh, karena buah loquat mengandung vitamin, nutrisi, dan senyawa-senyawa yang mendukung kesehatan tulang.

Melancarkan sirkulasi darah

Zat besi adalah mineral penting yang dibutuhkan setiap orang untuk mencegah dan menghindari anemia. Buah loquat memiliki kandungan zat besi dalam kadar tinggi. Zat besi adalah komponen penting hemoglobin, yang berperan dalam mengangkut sel-sel darah merah beroksigen ke seluruh tubuh, sehingga meningkatkan sirkulasi.

Sirkulasi oksigen yang lancar dapat mempercepat penyembuhan, meningkatkan energi, dan memastikan semua sistem organ tubuh bekerja pada kapasitas optimal.

Menyehatkan usus

Buah loquat memiliki kandungan pektin atau serat makanan dalam jumlah tinggi. Serat pektin memiliki kemampuan dalam mengikat dan menghilangkan racun yang terdapat dalam tubuh. Hal itu sangat baik dalam mencegah pengendapan racun berlebih di dalam usus besar, sehingga dapat menurunkan risiko terjadinya kanker pada usus besar.

Menjaga kesehatan kulit

Buah loquat memiliki kandungan vitamin A yang membantu meningkatkan kelembapan kulit, dan menjadikan kulit lebih sehat. Vitamin A dalam buah loquat juga memberi perlindungan antioksidan pada kulit, sehingga mencegah penuaan dini.

Menangkal radikal bebas

Kandungan vitamin A dalam buah loquat dapat berperan sebagai antiksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas serta stres-oksidatif. Selain antioksidan, loquat juga memiliki kandungan flavonoid yang melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Menjaga tekanan darah

Kandungan potassium dalam buah loquat berperan dalam menjaga tingkat natrium, sementara kalium dalam buah loquat membantu mempertahankan tingkat cairan atau keseimbangan elektrolit yang dapat menjaga tekanan darah. Tekanan darah yang stabil membantu menurunkan risiko stroke dan serangan jantung.

Selain itu, buah loquat juga mengandung mineral seperti mangan, magnesium, zat besi, tembaga, vitamin A, dan folat, yang sama-sama berperan dalam menjaga tekanan darah agar selalu stabil.

Mendukung diet

Loquat adalah buah yang rendah kalori, namun memiliki kandungan serat makanan. Diet kaya serat dapat menekan nafsu makan, dan meningkatkan metabolisme. Karena itu, buah loquat sangat baik dalam mendukung diet untuk menurunkan berat badan secara sehat.

Meningkatkan pembentukan sel darah merah

Buah loquat merupakan sumber nutrisi yang dibutuhkan untuk produksi sel darah merah. Buah ini menyediakan zat mangan, magnesium, tembaga, zat besi, dan folat, yang semuanya dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah. Selain itu, buah loquat juga mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan kapasitas penyerapan zat besi di dalam tubuh.

Menjaga kesehatan mata

Vitamin A yang terkandung dalam buah loquat merupakan zat antioksidan yang dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan mata. Antioksidan tersebut menjaga dan melindungi mata dari radikal bebas, juga efektif dalam mencegah kerusakan retina yang disebabkan karena radikal bebas. Selain itu, vitamin A dalam buah loquat juga dapat melindungi mata dari katarak serta degenerasi makula.

Catatan:

Mengonsumsi apa pun bisa dibilang tidak baik dan tidak sehat, jika dilakukan secara berlebihan. Begitu pula dengan buah loquat. Meski memiliki banyak manfaat untuk menunjang kesehatan, namun buah loquat juga harus dikonsumsi dalam batas wajar, atau tidak berlebihan.

Terkait konsumsi loquat, ada sebagian yang melaporkan terjadinya toxic myopathy dengan berbagai keluhan, seperti kelemahan dan nyeri non-spesifik, akibat mengonsumsi ekstrak daun loquat dalam jumlah besar. Karena itu, sebaiknya konsumsilah buah atau daun (teh) loquat dalam batas wajar.

Baca juga: Aneka Manfaat Buah Mahoni untuk Kesehatan